KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
KEMARAHAN SONIA DAN PENYESALAN DEWI


__ADS_3

Keesokan harinya keempat orang itu terbangun dari tidur mereka lalu mereka bergegas bersih\-bersih dan siap untuk pergi kekostnya Widya karna hari libur mereka akan pergi dan menanyakan kebenarannya.



Sebelum mereka pergi ke kost nya Widya, Kiara menyampaikan kebenaran tentang Lina.


" Guys bentar deh gue mau lanjutin omongan gue yang semalam." seru Kiara menjeda perkataannya.


" Emanngya lo mau nyampaikan apa sih." seru Sonia penasaran.


" Hmmmm sebelumnya gue mintak maaf karna gue udah nyembunyiin masalah ini dari kalian." seru Kiara.


" Yaudah kia buruan gak usah berbelit-belit deh lo." seru Sonia.


" Oke jadi gini sebenarnya angel tu punya riwayat jantung dan asmag." seru Kiara ingin melanjutkan tapi di potong oleh ketiga sahabatnya karna kaget.


" Apaaaa? jantung... asmag." seru ketiganya bersamaan.


Dan dianggukan kepala oleh Kiara


" Iya benar jadi Lina itu gak bisa kecakpek an atau pun stres jika terjadi hal itu maka ada 2 kemungkinan yang akan terjadi pertama dia akan pingsan dan dirawat di rumah sakit, kedua dia akan......." seru Kiara tak melanjutkan perkataannya karna ketiganya sudah mengerti.


" Jadi maksud lo lina stres lalu meninggal gara-gara dia gak tahan sama rasa sakitnya." seru Ardila.


" Ya bisa jadi bisa enggak." seru Kiara.


" kenapa kia baru sekarang lo ngasih tau kita kenapa." teriak Sonia tidak terima.


Dewi yang mendengar penjelasan nya Kiara merasa bersalah karna dia tau saat mereka bertemu Dewi ingat betul kalau lina sempat menyentuh dadanya yang kesakitan karna dewi penasaran lalu dia bertanya tentang hal itu kepada Kiara.


" Kiara hmmm.... kalau orang yang penyakit jantung itu memang bisa marah-marah juga gak sih." seru Dewi.

__ADS_1


" Hmmmm kalau menurutku itu juga bisa terjadi karna orang yang mengidap penyakit jantung itu tidak boleh marah-marah atau pun stres begitu." jelas Kiara.


" Gue gak nyangka ya kia lo bisa nyembunyiin masalah sebesar ini dari kita lo tau gie itu biar kadang nyebelin tapi gue juga sayang sama Lina kenapa kia lo nyembunyiin hal itu ke gue kenapa kia kenapa ......? seru Sonia dan sambil marah kepada Kiara.


" Sonia semalam kan gue udah jelasin kan karna ini semua keinginan lina yang gak ingin kalian khawatir sama keadaanya kenapa di bahas lagi sih." seru Kiara.


" Apa lo bilang kenapa di bahas lagi.... lo tau gak gue tu bingung saja kenapa Lina bisa meni ggal kenapa itu aja yang gue ingi. tau dan apa ini benar-benar gue kecewa sekali." seru Sonia sambil keluar dari rumah Kiara dan menaiki motornya lalu dia pergi untuk menenangin hatinya sedangkan dewi menangis tersedu-sedu dia menyesali perbuatannya karna sudah membuat Lina marah besar saat itu dia betul-betul sangat menyesal.


" Linaaaa..... maafin aku lin.... maafin aku.... aku udah buat kamu marah dan kecewa sama tuduhan aku Lina maafin aku hiks...hiks...hiks...hiks.... maafin aku Lina maaf " seru Dewi sambil menangis di dalam kamarnya Kiara


Sedang Kiara dan Ardila yang berada si ruang tengah hanya terdiam dan terduduk.


" Kia gimana ini." seru Ardila.


" Udah biarin dulu deh sampai Sonia dan Dewi bisa tenang." seru Kiara sambil bersedekap tangannya di dadanya.


" Hmmm. gue juga pernah lihat Lina kesakitan waktu itu di toilet tapi dia gak cerita kalau dia sedang sakit." seru Ardila


Sonia yang sedang mengemudikan motornya tiba-tiba menghentikan motornya di tepi danau. dia teringat saat dia sedih dan bahagia dia sering mengajak paksa Lina ke danau.


* Flashback on *


" Linaaaa woi..." seru Sonia sambil teriak


" Apa-apaan sih niaaa kamu teriak-teriak emang ini hutan apa." seru Angelina.


" Hahahaha😃 hahahaha." suara tawanya Sonia.


" Ish malah tertawa seperti mak lampir tau gak serem amat tawamu itu." seru Lina sambil bergedik ngeri.


" Udah ah ikut gue ayo naik motor cepetan." seru Sonia sambil menarik pergelangan tangan lina dan menyuruhnya naik ke motornya.

__ADS_1


" Kamu mau nyulik aku ya." seru Angelina sambil tersenyum geli dengan omongannya sendiri.


" Siapa juga yang mau nyulik elu woi." seru Sonia.


" Yaudah deh aku pasrah aja deh mau di bawah kemana hubungan kita." seru Angelina seraya menyanyi.


" Iye elah malah nyanyi lo." seru Sonia sambil tersenyum dan tertawa.


Angelina yang melihat dari kaca spion motornya Sonia kalau dia tersenyum dan tertawa langsung punya ide untuk ngeledek sahabatnya itu."


" Sonia kamu tau gak dulu waktu aku masih tinggal sama mama dan papa aku... aku pernah lihat ayam tetanggaku mati mendadak." seru Angelina menjeda kata-katanya.


" Emangnya mati mendadak kenapa lin." tanya Sonia.


Lina pun tersenyum dengan pertanyaan Sonia.


" Ayam itu mati karna pemiliknya jarang tersenyum dan tertawa. hahahahha.😃😄." seru Angelina sambil tertawa.


" Enggak lucu lin engak lucu kamu lagi nyindir aku kan." tebak Sonia kesel.


" Hahahaha😃 kamu ini merasa tersindir saja perasaan dari tadi aku bicarain ayam tetanggaku deh kok kamu yang tersindir aneh deh kamu." seru Angelina.


" Udah ah kamu ma nyindir aku aku kesel ini." seru Sonia.


" Hehe udah ya jangan ngembek lagi nantik cantiknya hilang lo nia kamu tu sebenarnya manis loh kalau senyum dan tertawa berusaha lah untuk tersenyum oke." seru Angelina sambil tersenyum.


* Flashback off *


" Linaaaa kenapa kamu ninggalin aku kenapa jadi ini maksud kamu anak ayam tetangga mati karna pemiliknya jarang tersenyum lina kamu kenapa berkata begitu aku kangen sama kamu tapi aku janji akan mencoba untuk tersenyum aku janji lina." seru Sonia


Setelah puas dengan meluapkan emosinya Sonia pun kembali kerumahnya untuk beristirahat mencoba untuk mengiklaskan.

__ADS_1


__ADS_2