KISAH ANGELINA

KISAH ANGELINA
MEMULAI RENCANA


__ADS_3

Keesokan paginya Yurina dan Rinjani sama sama terbangun dari tidurnya... Yurina bangun langsung menuju kamar mandi tanpa melihat ke arah Rinjani...


Selesai mandi... dan berpakaian... Yurina turun dan bergabung bersama keluarga .... tak lama Rinjani menyusul Yurina...


" Dek... nantik bareng sama Rinjan ya...abang ada keperluan hari ini..." seru Yarman dan di anggukan kepala oleh Yurina.


" Bang yo sama kak Bia jadi pergi hari ini...." tanya Yurina kepada Yordan.


" Jadi dek..." seru Yordan sbil menatap sang adik.


" Oh..." seru Yurina ber oh ria saja.


Setelah selesai sarapan Yurina dan Rinjani langsung menuju kampus..


Sepanjang jalan menuju kampus keduanya terdiam tak ada satupun yang memulai pembicaraan.....


Saat sampai di kampus....Rinjani melihat ke arah parkiran dia melihat Ajeng yang juga baru sampai...


Ajeng pun melihat mobil Yurina lalu dia turun bersamaan dengan Yurina.


" Pagi.... Yur...pagi Rinjani..." sapa Ajeng.


" Pagi...Jeng...hmmmmm" seru Rinjani dan di balas deheman oleh Yurina lalu dia pergi meninggalkan Ajeng dan Rinjani.


" Lah... Yur... tungguin gue... ada yang mau gue omongin ini...woi..." seru Ajeng seraya berteriak dan mengejar Yurina...


Sedangkan Rinjani langsung menuju kelasnya....


Yurina pun sesaat menghentikan langkahnya...


" Ada apa...?" tanya Yurina pada Ajeng


" Kamu yang ada apa...?" seru Ajeng balik nanya.

__ADS_1


" Aku... gak napa napa...hanya saja sedikit pusing..." seru Yurina.


" Oh ya... jadikan rencana kita kemaren...?" tanya Ajeng.


" Jadi dong... nantik kita kerumah sakit..." seru Yurina...sambil keduanya memasuki kelas mereka masing-masing karna Yurina dan Ajeng memiliki jurusan yang berbedah.


Saat jam istirahat Ajeng dan Yurina berada di kampus... keduanya saling berbicara santai... namun saat keduanya sedang asik seorang gadis cantik nan rupawan dan berhijab bergabung bersama keduanya...


" Hai...." sapa gadis berhijab itu yang sedang berdiri.


" Hmmm.... hai juga..." di balas deheman oleh Yurina dan di sambut oleh Ajeng.


" Saya boleh duduk di sini...?" izin gadis berhijab itu


" Ah ya silakan..." sahut Ajeng.


" Perkenalkan nama saya.... ALUNA SAFTRI panggil saja luna ..." seru Aluna sambil mengulurkan tangannya.


" Ah ya saya Ajeng dan ini Yurina...salam kenal dari kita berdua..." seru Ajeng sambil menerima uluran tangan Aluna dan memperkenalkan Yurina yang sedang sibuk dengan gamenya.


"Jangan heran..


Yurina memang seperti itu...dia akan bersikap jutek dan cuek sama orang yang baru dia kenal tapi kalau sudah lama kenal dia akan friendly kok..." sahut Ajeng menjelaskan.


Sekilas Yurina menatap Ajeng lalu menaikan sebelah alisnya menatap Ajeng... lalu Yurina menatap Aluna sekilas.


" Kata siapa aku itu cuek.... jutek... kalau aku diajak bicara ya aku jawab lah.." seru Yurina mengelak.


" Heleeh...tadi aja cuman hmmmm muluk lo...." ledek Ajeng.


" Hehehehe tadi kan aku lagi fokus sama game..." seru Yurina nyengir membuat Ajeng langsung bingung.


Pasalnya Yurina memang akan bersikap jutek sama orang asing... tapi ini... apa ini membuat Ajeng tak percaya dengan yang dia dengar dan dia lihat....

__ADS_1


" Oh luna... aku baru lihat kamu disini... kamu mahasiswi baru ya disini..." seru Yurina sambil menatap Aluna.


" Iya Yuri... aku mahasiswi baru disini..." seru Aluna.


" Oh begitu rupanya..." seru Yurina manggu manggukan kepalanya.


" Jurusan apa...?" tanya Ajeng....


" Jurusan Ekonomi..." seru Aluna.


" Wah satu jurusan sama Rinjani rupanya..." seru Ajeng.


" Wah Aluna Safitri sepertinya kita berbeda jalur ya..." seru Ajeng


" Emang kalian apa..." seru Aluna


" Kalau aku jurusan theologi..." seru Yurina


" Kalau gue sih... jurusan Pendidikan ilmu pengetahuan alam" seru Ajeng.


" Wah calon pendeta dan calon guru ipa... rupanya..." seru Aluna.


" Benar ya kita beda jalur..." seru Aluna


" Iya bedah jalur dan bedah aliran... tapi aku harap meskipun kita berbeda agama budaya dan tradisi... kita tetap berteman oke..." sahur Yurina.


" Sippp oke apa yang di katakan Yurina benar..." seru Aluna membenarkan perkataan Yurina.


" Yaudah kita bakik kelas... aku duluan ya... soalnya masih ada kelas..." sahut Yurina meminta izin.


" Oke... " sahut keduanya bersamaan.


Yurina pun pergi menuju kelasnya dan meninggalkan kantin

__ADS_1


🌳🌳🌳 BERSAMBUNG 🌳🌳🌳


__ADS_2