
SEASON 2 Bercerita tentang kehidupan remaja triplets Z
10 Tahun berlalu, Za Zu dan Ze kini sudah berusia 15 tahun, mereka akan segera memasuki gerbang Sekolah Menengah Atas, Eomma dan Appa Zu tidak memberikan ijin ketiganya untuk berpisah sekolah, dan hal inilah yang memicu perselisihan diantara ketiganya
Ketiganya tengah berada dalam satu mobil untuk menuju sekolah milik sang Appa, SMA SAKTI NUSANTARA
"Abang, Oppa, pokoknya Adek nggak mau ya kita saling kenal di sekolah" Ujar Zea yang kini berada di bekang kemudi
"Heh, gimana caranya kita nggak saling kenal, sekarang ajah berangkatnya satu mobil, Oon" sela Zulfan kesal
"Appa, nyebelin banget, gimana caranya punya pacar coba kalo ke sekolah ajah harus dikawal Oppa sama Abang" Ujar Zea lagi
"Pacar ndasmu, noh Jahdami Samchon masih nungguin lu, ampe karang belum kawin-kawin" Ledek Zulfan lagi
"ish, Oppa nih, apaan dah" Jawab Zea Kesal
"Makin kesini kalian makin nggak mirip Eomma tau nggak!" Sargah Zayyan kesal
"Kya..!! Mworago!!!" Teriak Zea dan Zulfan tak Terima dengan pernyataan si tengah Zayyan
"nah itu baru keluar koreanya, dan kompak" Puji Zayyan asal
"nggak jelas banget Abang" ucap Zea
"Abang, beneran mau tampil cupu begitu Bang?" Tanya Zea yang masih terus bertanya namun tangan putihnya cekatan mengemudikan stir bulat digenggaman nya
__ADS_1
"Malu ya Za, punya mirip sama gw?" Tanya Zulfan serius
"Nggak gitu lah Hyeong, cuma males di lendotin cewek-cewek centil" Jawab Zayyan jujur
"Itu keuntungan jadi tampan Bang, Abang mah aneh, di lendotin cewek malah nolak, jangan bilang Abang kelainan deh" ledek Zea
"Ih amit-amit ya Allah, aku naksir cewek ko, tapi bukan disini!" Jawab Zayyan kelepasan
"Jin-Jja?" Teriak Zea dan Zu kompak seolah tak percaya
"Nuguya?" Tanya Zea tak sabaran
"adalah rahasia, nanti kalau udah waktunya pasti aku kasih tau" Jawab Zayyan merona di kedua pipinya
"Unch.. Unch.. " Ledek Zulfan dengan tangan kiri kanannya yang dibuat menggemaskan
"Udah mau sampai sekolah tuh, sana turunnya nggak usah barengan kita gantian satu-satu" Jawab Zayyan mengalihkan pembicaraan
"Nggak, gw sama Zea harus bareng, kalau lu mau belakangan nggak apa" Selak Zulfan buru-buru menyusul Zea yang sudah beranjak lebih dulu
"Ze, tunggu" Teriak Zulfan mengejar Zea
Zayyan melihat dirinya di cermin dalam mobil, kacamata besar dengan rambut dibuat senorak mungkin menghiasi wajah tampan yang sengaja ia tutupi
"Nggak apa cupu, karena ada hati yang mesti gw jaga" Ucapnya dalam hati seraya keluar dari mobil paling akhir
__ADS_1
Baru bebarapa langkah Zayyan menjauh dari mobilnya,
"Aduh, maaf nggak sengaja" Teriak gadis yang membuat Zayyan oleng, namun ia sanggup menyeimbangkan kembali dirinya untuk berdiri tegak, dan hanya menggelengkan kepalanya heran
"masih pagi, kenapa buru-buru banget kaya gitu?" Tanya Zayyan heran sendiri
Sesuai permintaan sang Appa, ketiganya dimasukan dalam satu kelas, sengaja ketiganya dimasukan pada pertengahan semester satu karena ketiganya tidak mau ikut acara Masa Orientasi untuk murid baru
"Anak-anak, kita kedatangan murid baru, ayo Zayyan, Zulfan dan Zea perkenalkan diri kalian" Pinta Ibu Guru wali kelas mereka bernama Ibu Wenti
"Pagi semua, kenalkan saya Zea Yeon Aida kalian bisa panggil saya Zea, Ini Kakak pertama Saya Zulfan Ghiffary dipanggil Zu, dan yang tak kalah tampan Kakak kedua saya, Zayyan Ghiffary kalian bisa panggil Za, kami kembar tiga, mohon bantuannya" Ujar si cantik Zea yang istiqomah dengan niqabnya
Semua mata tertuju pada tiga murid baru yang memiliki wajah menawan, terutama Zayyan yang walau berusaha menutupi ke rupawan an wajahnya dengan bergaya cupu
🍃🍃🍃🍃🍃
Ini akan aku lanjut terus ya, mungkin akan lebih sering muncul triplets Z dari pada Eomma dan Appa Zu
oh iya, kalau berkenan tolong baca juga karya baru aku "Who're Mr. Bagaskara"
Terima kasih atas banyaknya dukungan dan cinta temen-temen yang nggak pernah putus buat aku
salam sayang
Zummar
__ADS_1