KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
30


__ADS_3

"Mami nggak salah, jadi Mami nggak perlu minta maaf, lagian aku Nggak apa-apa Mi, ini udah jadi keputusan Zuumar sama aku waktu dirumah sakit, Kayyisha berharap Zuumar bahagia dengan pilihannya" Ucap Kayyisha lirih


"Makasih ya sayang, kita duduk disini dulu ya, nunggu akadnya sebentar lagi kayanya udah mau di kulai" Ucap Mami lagi


"iya Mi" jawab Kayyisha lemas, "sesak sekali rasanya dada ini ya Rabb, masih bisa kah aku menghentikan semua? kenapa kamu sekejam ini, kenapa harus memilih Wanita lain Zuum? Tapi.. ah sudahlah semoga kamu bahagia dengan pilihanmu" Doa tulus Kayyisha dalam hati dengan air mata yang menetes di ujung pelupuk mata cantiknya, Mami yang melihat ikut merasakan kesedihan sang gadis, "bagaimana bisa kedua anaknya saling mencintai namun ditakdirkan tidak bisa bersatu karena sebuah kesalah fahaman yang fatal" Ucap Mami dalam hati


"Sabar sayang, semoga Allah segera memberi jodoh terbaik dunia akhirat untukmu sekalipun itu bukan Zuumar" doa Mami tulus


"Aamiin Allahumma Aamiin" Jawab Kayyisha, yang menggenggam erat jari-jari Mami, "Dingin sekali tangan kamu Nak" Ucap Mami dalam hati yang ikut mengeratkan genggaman Kayyisha


_


Setelah serangkaian doa, nasehat wejangan dari penghulu bagi calon pengantin selesai diberikan, akad akan segera dimulai


"Saya nikahkan engkau (ananda) Bayhaqi Ghiffary Zuumar Bin Bayhaqi Ghuffar Bagaskara dengan Umaizha Kayyisha Binti Almarhum Muhammad Adyastama dengan mas kawin berlian seberat sepuluh gram dan hotel Zu dibayar tunai." Terdengar suara tidak asing di telinga Kayyisha degan logat Indonesia nya yang masih cukup susah terucap, Matanya menatap Mami seolah tak percaya kalau ijab yang tengah di ucap lelaki yang sangat ia cintai itu, terlantun untuknya


"Saya terima nikahnya Umaizha Kayyisha Binti Almarhum Muhammad Adyastama dengan mas kawin berlian seberat sepuluh gram dan hotel Zu dibayar tunai" Jawab Zummar lantang


"Bagaimana saksi? SAH?" tanya penghulu pada saksi yang duduk tidak jauh dari tempat duduk Zuumar


"SAH, ALHAMDULILLAH" semua saksi berteriak kompak

__ADS_1


"Baarakallahu likulii wahidimmingkumaa fii shaahibihi wa jama'a bainakumma fii khayrin"


Artinya: mudah-mudahan Allah memberkahimu, baik dalam suka maupun duka dan selalu mengumpulkan kamu berdua pada kebaikan. yang diucapkan Penghulu kemudian diaminkan seluruh tamu undangan yang hadir


"Mi, kenapa bisa gini?" tanya Kayyisha bingung tak percaya statusnya baru saja berubah menjadi seorang istri, namun belum sempat Mami jawab Bapak penghulu sudah memanggilnya


"Nak Zuumar, silahkan pengantin wanitanya sudah bisa diajak kesini" Ucap penghulu. Zuumar tersenyum senang, beban yang ia pikul dari kemarin seolah lenyap begitu Ijab Kabul lancar ia ucapkan dengan satu tarikan nafas, setelah nama sang istri dipanggil, terlihat Mami sendiri langsung yang mengantarkan Mantu nya kehadapan suami alias Zuumar anak kandungnya, walau masih terkejut dengan semua nya Kayyisha dengan patuh dan takzim mencium punggung tangan manusia dihapannya yang kini sudah SAH menjadi imam dunia akhirat nya, Zuumar pun dengan sayang mencium kening istrinya itu seraya merapalkan doa baik untuk istri tercintanya dan sempat berbisik "ana 'uhibuk fillah ya Kayyisha"


"Zuumar, jangan lama-lama nyium nya nanti dilanjut di kamar" Ucap Rayyan meledek, membuat Zuumar dan Kayyisha salah tingkah bersamaan.


Selesai sudah semua proses ijab kabul, kini pasangan pengantin yang baru hitungan menit itu menjadi halal sudah berada di atas singgasana megahnya, satu persatu tamu menyalami Zuumar untuk memberi restu juga memberi selamat atas pernikahan si raja pebisnis muda ini, namun semua tamu lelaki hanya berani tersenyum dan memberi ucapan selamat pada istri Zuumar tak ada yang berani bersalam atau sekedar menjabat tangan istri nya, berbeda untuk tamu Wanita yang akan dengan ramah di jabat tangannya oleh Kayyisha dan itu menjadi pertanyaan semua tamu undangan yang hadir saat itu "seberapa menariknya wanita pilihan SANG JAWARA karena hanya terlihat matanya saja, bagaimana mereka bisa sedekat itu sampai ke jenjang pernikahan seperti ini? sementara semua lawan bisnis Zuumar tau masa lalu kelam sang jawara seperti apa, betapa mungkin Tuhan membolak balikan hati manusia, hingga Zuumar si berandalan mendapatkan jodoh wanita dengan spek bidadari itu" Kira-kira begitulah banyak pertanyaan yang ditanyakan Lawan bisnis Zuumar


"Hadirin sekalian pasti banyak sekali bertanya bagaimana bisa saya bertemu hingga menikahi manusia berlevel bidadari syurga seperti istri saya? untuk membuat rasa penasaran kalian terobati, silahkan hadirin semua mengambil buku di meja penerima tamu dengan judul " KISAH KASIH SANG JAWARA TAWURAN" didalamnya saya tuangkan secara details perjalanan hidup saya sampai berada dititik seperti ini, seberat apa perjuangan saya yang disebut iblis saja tidak pantas bisa mendapatkan istri cantik lahir dan bathin nya seperti Kayyisha ini, jangan khawatir soal rupa istri saya, ia tidak cacat apapun, memang saya sendiri yang secara khusus meminta Kayyisha untuk menutup semua bagian tubuh nya, supaya hanya saya yang bisa menikmati indahnya semua keindahan yang Tuhan titipkan pada istri saya" Ucap Zuumar lewat pengeras suara, yang dengan setia terus menggenggam erat jemari istrinya tersebut, tak lama setelahnya para tamu undangan sudah mulai mengantri untuk mengambil buku yang Zuumar tulis sendiri


"Umi" jerit nya bahagia


"Hyeong, gwaenchanh-a?" Ucap Kayyisha berbisik sembari jongkok, menyamakan tinggi tubuhnya dengan Mazar


"bwa, nan gwaenchanh-a!" jawabnya senyum


"kalian bicara apa? aku nggak ngerti" protes Zuumar

__ADS_1


"RAHASIA" ucap Kayyisha dan Manzar kompak, membuat Zuumar semakin sebal dibuatnya


"dekeu, chughahabnida" giliran Asyam Hyun-Ki yang berniat mengerjai Zuumar


"Dami, besok datengin guru privat bahasa asing ini, gw nggak mau ya mereka main rahasian sama gw" ucap Zuumar sebal


"Selamat ya Zuumar dan adek kecilku Kayyisha yang sudah SAH sudah HALAL pula, semoga semuanya dimudahkan ya, Zuumar titip adek ku ya, amanahmu kian besar sekarang, bukan cuma menjaga, merawat dan menyayangi tapi mohon terus. bahagiakan Kayyisha selama disisimu, kalau ada salah beritahu salahnya dimana? kalau dia ada lupa, bantu ingatkan kalau dia membuatmu marah, ingatkan bagaiamana kamu berjuang mendapatkan cintanya" Pesan sakral sang Kaka


"do'ain Zuumar bisa melanjutkan amanah Abang ya Bang" Jawab Zuumar patuh


"Dek, aku sama Manzar turun dulu ya gantian sama tamu yang lain, jaga kesehatan ya" Ucap Asyam sebelum turun dari panggung megah itu, dijawab dengan senyuman manis Kayyisha dibalik cadarnya


"Sha, ada banyak banget yang perlu kita obrolin setelah ini, tapi aku mohon Maafin semua ke egoisan aku ya" Ucap Zuumar lirih berjongkok di hadapan istrinya, membantu Kayyisha melepas sepatu ber hak tinggi itu, diganti dengan sepatu yang biasa digunakan istri tercintanya


"jangan dibahas disini" jawab Kayyisha lirih dan cukup terharu melihat perhatian Zuumar padanya


bahkan adegan itu sempat direkam oleh beberapa pegawainya dan dijadikan story pada medsos mereka masing-masing dengan banyak caption "SISAIN SATU YANG KAYA PAK ZUUMAR TUHAN"


🍀🍀🍀🍀🍀🍀


*Author juga mau dong punya pasangan manis kaya Zuumar 😭

__ADS_1


Teman-teman yang masih setia menjadi pembaca karya receh aku, makasih ya masih bertahan di tengah tulisan yang acak-acakan kaya gini, Terima kasih banyak atas semua dukungan kalian, Saranghae Chingudeul 😘


__ADS_2