KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
111


__ADS_3

Mereka sudah dalam perjalanan menuju rumah sakit, di posisi depan ada. Za sebagia supir ditemani Zu disebelahnya yang sibuk dengan ponselnya entah apa yang ia kerjakan, sementara dibangku penumpang ada Zea dan Maysun yang asik berbincang


"Kamu kenal Arhan?" Tanya Zea


"satu kelas sama Arhan tapi nggak akrab banget sih, kenapa?" Tanya Maysun balik


"oh nggak apa sih tanya ajah, soalnya pas kita kemarin kerumah sakit nggak ada satupun temen Arhan yang dateng jenguk" Jujur Zea


"siapa yang mau temenan sama anak nakal modelan Arhan Ze? nakalnya Arhan tuh nggak ada tandingannya!" Jawab Maysun lagi


"loh, ini tapi kamu berempati jenguk dia?" Tanya Zea penasaran


"dari orok sampe SMA bareng, rumah kita sebelahan pisah tembok ajah Ze, cuma Arhan jaga jarak banget ke aku!" Jawabnya lagi


"Jaga jarak?" cicit Zea


"Hmmm, malu mungkin punya temen cupu kaya aku, hehehe" tawa garing Maysun terdengar pilu


"Sebentar ya May, eomma telpon" Ujar Zea


"Assalamu'alaikum Eomma" Jawabnya


.....


"ye, uli ses-eun imi gil-eul gago issseubnida" (iya eomma, kami bertiga sudah dalam perjalanan) Jawab Zea


...


"Ye, al-***-eo eomma ihaehae" (iya Eomma, aku ngerti)" Jawab nya


....


"galge, Assalamu'alaikum" Kemudian melipat ponselnya kembali dimasukkan kedalam kantung kemeja seragamnya, sementara Maysun melirik canggung ke arah Zea


"kenapa May?" Tanya Zea yang tau arti tatapan teman barunya

__ADS_1


"lancar banget Hangeul kamu Ze?" tuturnya tersenyum


"mau kuliah di Korea soalnya May, jadi harus sering di latih" jawab Zea berkelih


"wah aku kira karena suka drakoran kaya aku!" Katanya lagi


"Dek, eomma bilang apa?" tanya Zayyan


"Eomma sama Appa nggak bisa ikut kita kerumah sakit, karena ada urusan mendadak, tapi Yumi Imooga nanti nemenin kita disana" Jelas Zea menjawab pertanyaan Zayyan


"urusan apa?" Sahut Zulfan


"Entahlah, nggak tanya aku Bang" Jawab Zea, Zu dan Ze saling lirik tidak mungkin Eomma Appa nya mendadak membatalkan janji kalau bukan urusan yang luar biasa penting "ah semoga bukan musuh yang tiba-tiba muncul" Ujar Ze dan Za dalam hatinya


*


Mereka sudah berkumpul diruang rawat Arhan, tapi ternyata yata Arhan tengah tertidur pulas setelah diberi obat pereda nyeri oleh Dr Yumi


"Imoo" Ujar Zea yang langsung manja memeluk bibinya itu


"Samchon Asher mana?" Tanya Zea lagi


"dikantor Appa dong, ini tanya Asher apa Dami ini?" Ledek Yumi


"nggak, tadi pagi udah Chatan aku sama Dami Samchon, wle" ujarnya meledek menjulur kan lidahnya


"Imoo tinggal dulu ya, kalian tunggu sini, kasian cuma pengasuhnya ajah yang dari semalem temenin dia" Ujar Yumi bersiap keluar dari dalam ruang perawatan Arhan


menunggu sekitar 30 menit Arhan membuka matanya, menatap sekeliling ternyata kamar rawat nya cukup ramai


"Makasih udah dateng" Ucapnya lirih pada Maysun


"Kita kan temen" Jawab Maysun tersenyum, sementara Triplets Z sibuk dengan ponselnya masing-masing mereka memberikan waktu untuk Maysun dan Arhan mengobrol karena seperti ada jarak diantara keduanya, tapi Zayyan beberapa kali melirik ke arah Maysun dengan tatapan yang entah


"Za, lu naksir Maysun?" Tebak Zulfan

__ADS_1


"ani, Hyeong noe michyeoss-eo, na-ege geuleohge mudneunda!!" (nggak lah, lu gila tanya bgitu ke gw?) Jawab Zayyan langsung bangkit dari duduknya dan keluar dari ruangan Arhan dirawat


"Oppa, Abang Waeyo?" Tanya Zea kaget


"nggak tau, gw tanya dia kesel" Jawab Zulfan menggelengkan kepalanya


"Ayo lihat Arhan!" Ajak Zea


"Gimana Han?" Tanya Zulfan membuka percakapan


"Apa yang gimana?" Tanya Arhan bingung


"idung lu lah! emang apa lagi?" Tanya Zulfan kesal


"ya nggak gimana-gimana bro, bibi lu bilang lusa gw bisa operasi idung gw biar mancung lagi!" Jawabnya


"Lu ke sana apa dokternya yang dipanggil kesini?" Tanya Zulfan antusias


"dokter nya kesini, lu pada bukan kaleng-kaleng ya?" Tanya Arhan berbinar


"iyalah bukan kaleng, gw kan manusia, orang!" Jawab Zulfan lagi


"Bisa ounya rumah sakit se gede ini, lengkap dan canggih semua alatnya, bisa manggil dokter tinggal telpon terbang plung sampe kesini, dan yang paling membuat gw tercengang, ternyata ku bertiga anak pemilik sekolah, gila banget sih kalian" Ujar nya ikut bangga membuat Maysun tercengang dengan fakta yang baru ia ketahui


"hoax itu" Jawab Zea cepat memberikan kode agar Arhan segera tutup mulut


"Beneran?" Tanya Maysun


"Hoax May, lu kan tau Arhan demen banget ngibul!" Jawab Zulfan


"santai ajah lagi Zul, Maysun temen gw nggak akan dia bocorin masalah penting gini ke orang-orang satu sekolah, Eh Maysun kalau lu berani ember bocor, gw beneran nggak mau kenal sama lu" ancam Arhan membuat Maysun mendelikan matanya takut


"jangan gitu lah, masa mainnya anceman sama cewek" jawab Zayyan yang sedari tadi ternyata berdiri didekat pintu, membuat kedua saudara kembarnya saling pandang "nggak biasanya abang care banget sama cewek, ini pasti ada apa-apa deh" tebak Zea dalam hati pun dengan Zulfan yang langsung melirik adik tengah nya seolah rak percaya


🍃🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


__ADS_2