KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
37


__ADS_3

Rayyan memberikan ponsel pada Kayyisha, dan itu masih dalam pengawasan Zuumar, kemudian menekan sesuatu dengan tangan kirinya secara cepat, dan menyimpannya kembali didekat bantal


"ehmmm" Rayyan melonggarkan kerongkongan yang kering karena suasana canggung tercipta diantara Kayyisha dan Zuumar


"butuh privasi? gw bisa keluar kok!" Ucap Rayyan menatap bolak balik ke arah Zuumar dan Kayyisha


"nggak" Jawab Kayyisha dan Zuumar kompak


"bus set, kompak amat" Jawab Rayyan kaget


"gw keluar ajah deh, nggak enak banget hawa disini, dingin-dingin gimana gitu" ledek Rayyan yang cukup mengerti ini pertama kalinya mereka kembali bertemu setelah 30 hari lalu Zuumar meninggalkan Kayyisha karena perjanjian setelah malam itu


"gimana luka kamu Zuum?" tanya Kayyisha tanpa berani menatap langsung wajah suami tampannya itu


"biasa kaya gini mah, besok juga udah sembuh" jawabnya dengan sombong, dan "bugh" luka itu di tampol Rayyan


"Sakit an jing" teriak Zuumar spontan


"lu liat kan Sha? doi teriak sakit, itu artinya dia masih kesakitan, jangan percaya ucapan Zuumar, dia cuma nggak mau lu khawatir ajah" ledek Rayyan menjulurkan lidah nya ke depan Zuumar


"temen luck nut" bisik Zuumar geram


"Maaf ya Zuum, kamu pulang bukan bikin penyambutan selamat datang, malah bikin kehebohan kaya gini, ditambah bikin kamu luka-luka juga" ucap Kayyisha tulus menatap sendu wajah suami tampannya, tak bisa dipungkiri satu bulan lebih tak melihat wajah tampan itu membuatnya ingin sekali bangun dari ranjang pesakitan itu dan memeluk pacar halalnya tersebut.


"gimanapun aku suami kamu, udah jadi kewajiban aku buat lindungin kamu, sekalipun nyawa taruhannya Sha" Jawab Zuumar serius mambuat Kayyisha terenyuh mendengar ucapan tulus suaminya itu


"adehhh, jadi obat nyamuk deh gw, udah ah gw tidur ajah" ucap Rayyan menjauh dari ranjang pasien berpasangan tersebut ikut bergabung dengan Naresh, Asher, dan Darrel yang masih nyenyak terlelap namun saat hendak memejamkan matanya ponsel Rayyan bergetar ada pesan masuk dari nomor luar negeri


"Hallo Rayyan, perkenalkan aku -Hana Bahzy Eun Ha- aku teman main Isha saat tinggal di korea, apa aku bisa minta tolong bantuan kamu?" 📩 membaca pesan itu membuat Rayyan mengerutkan keningnya sedikit bingung


"maksudnya, bantuan apa?" balas Rayyan, Kayyisha sempat melirik kearah Rayyan yang sudah sibuk dengan ponselnya kemudian tersenyum tipis


"tapi ini rahasia ya?" balasnya lagi membuat Rayyan makin bingung


"oke" jawab Rayyan mencoba mengikuti alur Hana


"rencana ini hanya aku, Isha dan kamu yang tau, suami Isha apalagi kawan kamu yang bernama Damu tidak perlu tau, bisa janji?" balas Hana lagi 📩


"lelaki itu yang dipegang janjinya, kalau lu udah percaya sama gw, gw bakal bantu" balas Rayyan


"kabarin aku kalau kamu sudah sendiri, nanti aku hubungin lagi lewat panggilan, kalau di pesan aku bingung tulisnya" balas Hana lagi, membuat Rayyan senyum


"oke, tunggu kabar dari gw" Tutup Rayyan kemudian menyimpan ponselnya dalam hatinya "Kenapa Zuumar tidak dilibatkan? Rencana apa yang bakalan Isha sama Hana jalanin? kenapa justru gw yang terpilih, kalau Zuumar tiba-tiba tau gw main belakang sama bini nya apa nggak dibunuh gw?" tanya Rayyan pada dirinya sendiri sambil menatap dua manusia yang masih berada diranjangnya masing-masing namun terlihat tengah mengobrol hangat

__ADS_1


_


Seminggu sudah Zuumar dan Kayyisha dalam masa pengawasan ketat dokter, hari ini mereka sudah diperbolehkan pulang, saat hendak bersiap pulang Rayyan tiba-tiba ijin tidak bisa ikut ke rumah Mami Papi Zuumar


"Zuum, gw mau jemput temen dulu ya di Bandara" Pamitnya pada Zuumar saat Zuumar sudah berada dalam mobil


"Jemput siapa? cewek apa cowok?" selidik Zuumar


"nanti langsung gw bawa ke rumah Mami abis gw jemput" Ucap Rayyan berlalu


_


Rayyan sudah berada di ruang tunggu kedatangan untuk menjemput Hana Bahzy Eun Ha, entah mengapa jantungnya berdegup kencang menyambut wanita cantik berambut pirang ini


"an jrit, kenapa deg-deg an gw? kaya mau kencan buta ajah!" ucapnya menggelengkan kepalanya "jangan baper Ray, ini demi keselamatan Zuumar" Ucapnya dalam hati namun pertahanan nya jebol saat mrlihat wanita cantik khas negeri gingseng berambut pirang di ikat satu itu tersenyum


"Rayyan? Hallo?" katanya menyapa dengan khas bow (hormat ala Korea seperti gerakan ruku)


"Hana ya? hallo juga? ya ampun cantik banget" Ucap Rayyan keceplosan


"hahaha Terimakasih, Rayyan juga tampan" balas Hana tersenyum ramah


"mana bisa nggak demen beneran gw lihat manusia licin begini, sampe kalah ubin masjid" Ucap Rayyan dalam hati


"Kita langsung jalankan misi ya?" Ucapan Hana mengingatkan Rayyan yang sedang melamun


_


Hana dan Rayyan sudah tiba dirumah Zuumar namun wajah tegang Rayyan jelas terlihat tak bisa ia sembunyikan, keluar dari mobil mereka akan langsung memainkan peran masing-masing, tanpa aba-aba Hana langsung menggenggam jari tangan sebelah kiri Rayyan dan tersenyum cantik menatap wajah tegang Rayyan


"Kajja" Ucap Hana, di jawab dengan anggukan kepala oleh Rayyan


SAKTI SQUAD yang tengah berkumpul bersama Mami Papi Zuumar menatap bingung ke arah pintu utama, melihat Rayyan yang masuk dengan menggandeng wanita cantik


"Assalamu'alaikum wr wb" Ucak Rayyan tersenyum meledek teman jomblo nya


"Wa'alaikumsalam" Jawab semua penghuni rumah kompak namun Hana langsung berlari memeluk Kayyisha


"eonni, neomubogo sip-eoyo" (Kak, aku kangen banget) Ucapnya yang hampir menangis dalam pelukan Kayyisha


"nado bogo sip-eoyo" (aku juga kangen kamu) Jawab Kayyisha mengelus lembut punggung wanita berambut pirang itu, membuat Mami Papi, dan SAKTI SQUAD semakin bingung


"igeo apeuji anh-a?" (itu sakit nggak?) Tanya Hana menunjuk tangan kanan Kayyisha yang masih menggunakan gips

__ADS_1


"nan ije apeuji anh-a, geogjeonghajima, gwaenchanha" (ini udah nggak sakit, kamu nggak usah khawatir, aku baik-baik ajah)" Jawab Kayyisha tersenyum meyakinkan Hana kalau kondisinya sudah baik-baik saja


"jeongmal?" (ah masa sih) tanya Hana lagi


"maja, gwaenchanha" (beneran, aku baik-baik ajah) Jawab Kayyisha lagi mengusap kepala Hana dengan gemas, SAKTI SQUAD terus menatapa ke arah Kayyisha dan Wanita cantik yang masih memeluk sayang Kayyisha itu, mereka tidak faham apa yang tengah dibicarakan dua manusia cantik beda penampilan itu, Kayyisha cantik dengan pakaian serba tertutup nya sementara wanita berambut pirang itu sangat cantik dengan outfit ala girl band Korea tersebut


"Rayyan, nggak ada yang mau kamu jelasin ke Mami?" Tanya Mami bingung


Mereka semua sudah kembali duduk dan tengah menunggu penjelasan terdakwa Rayyan


"hehehe maaf ya SAKTI SQUAD Mami Papi ngasih kejutannya mendadak, kenalin ini pacar Rayyan, namanya Hana Bahzy Eun Ha, dia asli Korea, kenapa bisa kenal Kayyisha karena Hana salah satu teman yang cukup akrab, waktu Kayyisha sembunyi di Korea bareng sama Ayahnya Manzar, ada lagi yang mau di tanyain?" tanya Rayyan yang melihat wajah teman-temannya


"kelihatan banget pacar settingannya" Ucap Dami tak senang, membuat Hana sebal


"kamu kira aku tidak bisa bahasa Indonesia? aku tau kamu bicara apa? " Ucap Hana menunjuk ke arah Dami tak suka membuat SAKTI SQUAD Mami Papi lagi-lagi dikagetkan dengan fakta si pirang ini


"kamu kalau bicara jangan asal, lelaki kenapa bicaranya seperti wanita?" teriaknya dengan bahasa Indonesia yang baku itu


"Dam" Ucap Zuumar mengingatkan perlakuan Dami yang kurang sopan itu


"Eonni, nan geuga jeongmal silheo" (malesin banget sih) Ucap Hana melirik Isha


"Jangan pake bahasa planet terus napa ayang" Ucap Rayyan gemas mencubit hidug mancung si pirang, untuk mengalihkan marah si ayang


"aah, maaf" Jawab Hana menurut tapi matanya masih melirik jahat ke arah Dami


"Ray, bagi tipsnya dong biar ketemu calon jodoh model begini?" Ucap Darrel


"lu tanya ajah sama Zuumar, kalau gw cuma mau ngucapin banyak banget terima kasih sama Zuumar, karena udah ngajak gw sebulan kabur dari Indonesia dan malah ketemu jodoh gw saat disana hehehe" Ucapnya menatap Zuumar yang memutar matanya malas mendengar penuturan sabahatnya itu


"Sajangnim, Bisa tidak aku minta waktu berdua sama sama Isha Eonni?" Tanya Hana kearah Zuumar


"lu ngomong sama gw?" tanya Zuumar kaget


"ne majayo" Jawab Hana tersenyum senang


"Boleh, emang mau ngobrolin apa sih?" Kepo Zuumar menatap istri cantiknya


"mau bicara banyak, aku kangen Isha Eonni" Membisikan sesuatu ke telinga Rayyan, kemuadi menarik lengan kiri Isha untuk sedikit menjauh dari SAKTI SQUAD


"cewe lu penuh rahasia nggak sih Ray?" Tanya Naresh curiga


"rahasia apaan sih Resh, nggak ada rahasia apa-apaan, lagian dia kalo ngobrol ama bini nya Zuumar pake bahasa korea, kita nggak bakalan nyambung, gw ajah pacarnya suka bingung apa lagi lu pada, kalo sama bini nya Zuumar kan emang tinggal di Korea lama, pasti ngerti bahasa doi lah" Jawab Rayyan yang tau betul kalau Hana tengah menyusun entah strategi apa namun hanya mereka berdua yang tau, apalagi Rayyan melihat dengan sengaja ponsel milik Kayyisha ditinggal di dekat Zuumar

__ADS_1


"kenapa gw merasa ada sesuatu sih di ponsel Kayyisha, sejak dari rumah sakit Kayyisha seolah menjauh dari tuh ponsel, dan selalu kirim pesan ke gw pake nomor lain" Ucap Rayyan dalam hatinya


🍀🍀🍀🍀🍀


__ADS_2