KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
32


__ADS_3

"Astaghfirullah" Ucapnya kaget kemudian berjalan mendekat waspada dan bersiap, mengepalkan tinjuan untuk membogem sosok yang tertidur itu, alih-alih memberikan kado tinjuan Kayyisha justru berjongkok tepat di hadapan lelaki tampan yang tengah terlelap itu, di sebelah sofa tempatnya tidur bahkan sudah ada koper kecil tersimpan rapi, melihat nya membuat Kayyisha tersenyum pahit


"segitunya kamu ngindarin aku, sampe mau pergi jauh dari sisiku, ini koper, pasport, visa semua udah kamu siapin" tangannya terulur ingin sekali membelai rambut hitam yang menutupi wajah tampannya itu, namun ia urungkan karena Zuumar sedikit membuat gerakan


Kayyisha bangkit dari posisinya, melangkah menuju dapur, mencari sesuatu yang bisa ia makan untuk santap sahur, "wah di lemari pendingin semuanya lengkap" ucapnya bahagia membuat Zuumar yang diam-diam terbangun ikut tersenyum mendengarnya


30 menit sudah ia berkutat di dalam dapur sampai selesai bersantap sahur, melihat ke arah jam yang sebentar lagi waktu shubuh akan datang, ia kembali mendekati Zuumar, memberanikan dirinya mengambil tangan kanan Zuumar kemudian ia kecup punggung tangan yang akan bersusah payah mencari nafkah untuk nya kelak.


"Cup, besok berangkatnya hati-hati ya Zuum, sekarang ada istri dirumah yang nungguin kepulangan kamu, semoga urusan bisnisnya cepet selesai, supaya kita bisa obrolin semua ini baik-baik, maaf berani nya ngomong pas kamu tidur, aku takut kamu masih marah" kemudian membelai pipi kanan suaminya serta menghapus setitik air mata yang lolos begitu saja di pelupuk matanya


Sebisa mungkin Zuumar terus memainkan drama putri tidurnya, ia tak kan sanggup untuk tak memeluk wanita yang ia sangat cintai ini kalau dalam keadaan mata terbuka, walau gemuruh dalam dadanya seolah berperang didalam sana "Tahan Zuumar, ini cuma sebulan, selepas itu kita bisa mulai semua dari awal" ucapnya dalam hati


Kayyisha berlalu, masuk kembali kedalam kamar, dan kembali menggunakan mukenah untuk bersiap membumikan semua doa dalam sujudnya, terdengar lantunan suci ayat-ayat Allah, membuat Zuumar yang sedari tadi bersandar di depan pintu merasakan kedamaian "aku pamit ya Sha, pesawat aku sebentar lagi akan take off" Ucapnya seraya memegangi daun pintu yang tertutup rapat itu, menarik koper kecilnya selembut mungkin agar tak mengeluarkan suara berisik yang akan mengganggu waktu Kayyisha


"Blamp" terdengar dari dalam kamar suara pintu tertutup, membuat Kayyisha terburu-buru menutup Kitab Suci yang tengah ia lantunkan, dengan berlari ia keluar dari dalam kamar menuju sofa panjang dimana tadi Zuumar tertidur, kosong, tempat itu kembali kosong "Zuumar nya sudah pergi" Ucapnya lirih menahan tangis "gw nggak boleh nangis, yang minta kaya gini kan gw" ucapnya sok kuat walau tangan nya terus mengelus dada kirinya yang terasa nyeri didalam


Kayyisha masuk kedalam kamar, ponselnya berkedip tanda pesan masuk


"Sha, ini Rayyan, gw sama Zuumar udah OTW ke Bandara, kalo lu ada butuh apa-apa, lu bisa minta bantu Dami ya, Dami yang gantiin Zuumar di kantor sementara, alamat kantor nya Jl. X no 131, kalo lu bosen mau mampir ke kantor lu dateng ajah, ada supir yang udah Zuumar siapin buat anter jemput lu kemanapun lu pergi, jangan banyak mikir apa-apa, Zuumar cuma nggak mau nyakitin lu lebih dari "malam itu" makanya dia ambil jalanin bisnis Papi yang ada di luar negeri, kita pamit Sha" 📩


"iya Ray, titip salam untuk Zuumar, Hati-hati" balasnya dengan senyum sedih


"nggak titip sayang?" 📩 Rayyan namun tak dibalas oleh Kayyisha


"Bismillah, cuma sebulan Sha, kemarin 5 tahun ajah kamu bisa, masa 30 hari doang nggak bisa" Ucapnya mencoba memberikan semangat pada dirinya sendiri


_


Sementara di tempat lain


"Eh nyet" Sapa Rayyan yang kesal pada Zuumar

__ADS_1


"kalo gw monyet lu kera nya ya?" jawabnya santai


"terserah lu, mau kera mau kingkong mau gorilla, terserah asal lu senang ajah, kenapa lu mau ambil keputusan yang nyiksa lahir bathin begini sih?" tanyanya penasaran saat mereka sudah berada dalam pesawat menuju negara X


"sok tau, nyiksa lahir bathin, bahasa lu Ray" jawab Zuumar tersenyum tipis


"jelas dong lahir bathin, secara lu udah buka puasa walau terpaksa teru lu kan juga udah nikahnikah, udah halal mau skidipapap gaya apa juga, kenapa malah pengantin baru malah pisah ranjang begini sih?" tanyanya lagi


"demi kebaikan semua nya Ray, kita udah bahas ini berkali-kali, nggak apa gw yang tersiksa asal Isha bahagia, apapun gw lakukan demi kebahagiaan dia Ray" jawabnya menatap keluar jendela pesawat yang sudah kualitas terisi penuh gumpalan awan putih


"lu yakin dia bahagia dengan kepergian lu?" tanya Rayyan lagi


"berisik ah, udah tidur sana, lu ikut gw bukan buat ngorek-ngorek kehidupan pribadi gw, mirip sama wartawan deh lu" Ucap Zuumar yang mencoba mengalihkan pembicaraan ini


"masih 7 jam lagi ya kita baru sampe ke negara KS?" tanya Rayyan lagi


"iya, makanya lu simpen energy lu buat kita kerja lebih keras lagi disana!" ucap Zuumar memejamkan matanya tak bisa ia pungkiri ia merasakan sakit yang Rayyan maksud "kalo gw sanggup bertahan selama 5 tahun, masa cuma 30 hari gw nggak kuat sih" Batinnya berkata mencoba memberikan semangat untuk dirinya sendiri


8 Jam berlalu, Zuumar dan Rayyan sudah tiba di negara tujuan untuk perluasan bisnis sangat papi, ia sempat mengirimkan pesan untuk istri tercintanya


Rayyan yang melihat si bos terus menatap pilu pada ponselnya akhirnya buka suara


"lagi tidur siang paling Zuum, di Indonesia beda 2 3 jam kan?" ucapnya


"iya" jawab Zuumar singkat


"ayo, kita langsung ke perusahaan X apa check in hotel dulu?" tanya Rayyan lagi


"langsung ke perusahaan X ajah, abis beres meeting baru kita balik hotel, barang bawaan kita nanti dititipin ajah dulu sama supir perusahaan X" Ucap Zuumar seraya menarik koper kecil miliknya


"siap" jawab Rayyan patuh

__ADS_1


Sementara di belahan dunia lain, Indonesia


Kayyisha tertidur saat selesai shalat dzuhur, bahkan ia masih menggunakan mukenah saat tertidur


"jam berapa ini?" Tanyanya pada diri sendiri kemudian menoleh pada jam dinding yang tergantung cantik didalam kamarnya


"tanggung ashar deh, abis ashar baru keluar sebentar kerumah Mami ucapnya pada diri sendiri, setelah waktu ashar lewat Kayyisha bersiap menuju rumah Ibu mertuanya tersebut, tak lupa ia hendak meminta izin pada suaminya, betapa kagetnya dia saat membuka ponsel ada pesan Zuumar untuknya, pesan pertama kali yang Zuumar kirim untuknya, membuatnya tersenyum senang, kemudian ia membalas pesan singkat tersebut


"Alhamdulillah kalo Kamu udah sampe dengan selamat sehat, aku sekalian izin ya, mau kerumah Mami, aku nggak enak kalau ngerepotin Dami terus, biar nanti aku dianter sama supir ajah, aku jalan dulu Zuum, Assalamu'alaikum" tulisnya dalam pesan singkat tersebut, ia tidak berharap pesan itu akan dibalas, karena ia yakin Zuumar pasti akan sibuk


Keluar dari pintu Kayyisha kaget ternyata di depan ada dua lelaki berbadan tegap yang menjaganya


"Sore Nona" Sapa mereka membuat Kayyisha kaget


"iya Pak, Sore, maaf bapak-bapak ini siapa ya?" tanyanya


"Saya Boni, Saya Bono, perkenalkan kami security yang menjaga unit Nona" Ucap mereka kompak dalam hati nya Kayyisha tersenyum "pasti ulah Zuumar deh ini"


"oh iya Pak, salam kenal ya Pak, saya mau kerumah Mami Zuumar dulu ya Pak" pamit Kayyisha pada dua orang penjaga nya tersebut


"Kami antar sampai parkiran ya Non, nanti ada Pak Amir yang menyupiri Nona" Ucap Pak Bono


"iya Pak Terimakasih" Jawab Kayyisha tersenyum "aku tuh bukan siapa-siapa kenapa harus pake pengawal gini sih aku risih" ucapnya dalam hati


Ada sepasang mata yang terus mengawasi gerak gerik Kayyisha yang baru saja keluar dari dalam unit apartemen nya tersebut


"kita tunggu tanggal mainnya Sha, kalo gw nggak bisa ngedapetin lu, siapapun nggak boleh ada yang bisa milikin lu, nikmatin bahagia lu yang sebentar lagi gw rebut paksa" Ucapnya tersenyum sinis dengan tangan terkepal marah


💕💕💕💕💕💕💕💕


Alhamdulillah, covernya baru di buatin langsung sama Noveltoon nya..

__ADS_1


terimakasih banyak semua atas dukungan dan cinta nya yang nggak pernah habis buat aku, aku akan bekerja lebih keras lagi 🙇‍♀️


mohon terus bantu aku menjadi lebih baik ya di masa depan, dengan terus dukung karya receh aku.. Jeongmal Gamshabnida 🥰


__ADS_2