KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
43


__ADS_3

"Sumpah, gw nggak ngapa-ngapain bro, sumpah ya lu ngeselin banget tau" Jujur Darrel


"Rel" Ujar Rayyan memperingatkan


"Heh, pucat, kan gw udah minta maaf sama lu" Ucap Darrel lagi sambil menunjuk ke arah Ji Soo


"Cie mainnya di toilet rumah sakit" Ledek Naresh


"beneran gw cuma nggak sengaja nabrak dia, terus dia bilang minta susu, gw kan pengen boker, gw tinggalah, ya kali gw kebelet masih harus beliin dia susu" Jelas Darrel


"Micusu kali" Ucap Rayyan


"iya kaya gitu lah gw kan nggk tau dia ngemeng apa, asli ngeselin banget lu" Ucap Darrel semakin geram


"Rel, jangan benci-benci, ntar cinta lu" Ledek Asher


"udah-udah" Ucap Rayyan menengahi


"Mianhae" Ucapnya tersenyum kemudian berbisik mendekati Rayyan


"Dia cuma becanda ko Rel, makanya dia minta maaf, mianhea artinya maaf, ini doi laper guys, yuk makan bareng" Ajak Rayyan pada SAKTI SQUAD, Darrel yang sudah hilang nafsu makannya tersebut memilih tak kembali ke meja makan, sibuk dengan ponselnya entah berkirim dengan siapa


Setelah makan malam selesai satu persatu pamit mulai memasuki kamar masing-masing, begitu juga dengan Ji Soo yang menempati kamar dekat dengan kamar Zuumar dan Kayyisha, Ji Soo yang memiliki kebiasaan susah tidur malam itu masih asik menonton serial drama didepan laptopnya padahal waktu sudah lewat dari jam 2 pagi


"kalau mabuk sedikit tidak apa-apa kan?" Tanyanya pada diri sendiri kemudian membuka beberapa botol soju yang dia sembunyikan dalam ransel khususnya, ia bahkan sudah habis minum satu botol


"ah, rasanya kurang enak kalau tidak dingin, harus turun ke bawah ambil batu es" Ucapnya seraya membuka lemari pendingin dan mengambil beberapa batu es, karena malas bolak balik Ji Soo akhirnya minum sendirian diruang makan, "kalau Hana dan Isha tau, pasti besok aku di marahi" katanya dengan wajah mulai memerah, dan segera membungkus bekas botol-botol itu dan membuangnya dengan sangat baik, efek alkohol sudah mulai ia rasakan, melihat anak tangga untuk menuju kamarnya sudah tidak fokus, akhirnya asal masuk kamar, dan langsung tidur memeluk gulingnya.


_


Waktu subuh hampir tiba, hampir setiap kali SAKTI SQUAD bermalam dirumah Zuumar mereka tidak melewatkan subuh berjamaah, termasuk Mami dan Kayyisha, namun pagi ini Darrel tak juga nampak batang hidungnya, selesai subuh mereka sudah bersiap memulai hari baru, Asher, Naresh, Rayyan dan Zuumar sedang berolahraga pagi dengan berlari di seputaran halaman rumah Zuumar yang cukup luas, sementara Kayyisha dan Mami tengah sibuk membantu asisten rumah tangga nya menyiapkan sarapan


"Kamu istirahat ajah, Zuumar bilang tangan kamu masih nyeri loh semalam" pinta Mami


"Udah enakan ko Mi" Ucapnya kukuh membantu Mami


"Ulya kemana?" Tanya Mami lagi


"Ji Soo, Mi namanya, Mami mau panggilnya Ulya ajah deh biar lain" jawab Mami tersenyum


"dia tuh susah banget bangun pagi Mih, biarin ajah nanti aku bangunin kalau udah rapi semua" jawab Isha


ditempat Zuumar dan SAKTI SQUAD ber olahraga


"Darrel tumbenan kebluk bener" Tanya Asher

__ADS_1


"Capek kali ribut sama bodyguard barunya Isha" Jawab Naresh


"Ribut kenapa?" Tanya Zuumar


"Nggak tau kenapa, Darrel nggak suka banget lihat Ji Soo" Jawab Rayyan


"galak bener si Darrel ke cewek, gw sumpahin tuh anak jatuh cinta beneran sama si Ji Soo" Serapah Naresh


"udah yu, mau mandi gw" Ujar Rayyan


"yu" Jawab SAKTI SQUAD kompak


baru juga mereka tiba Mami dan Isha nampak cemas bolak balik depan kamar yang Darrel tempati


"Ada apa Mih?" Tanya Zuumar


"kamu masuk deh berempat lihat sendiri, tapi jangan berisik ya, ambil ponsel buat bukti, aktifin itu mode video" Ujar Mami


Dengan patuh Zuumar dan yang lainnya membuka kamar Darrel, namun apa yang mereka lehat hampir saja membuat jantung mereka lepas


"Astaghfirullah Darrel" Ujar Zuumar segera keluar kamar


Namun Naresh, Asher dan Rayyan masih berada didalam


"Gimana Zuum?" Tanya Mami


"Zuum, ini kita kenapa sial gini sih, pagi-pagi udah nge-gap-in pasangan kumpul kebo" Ujar Rayyan sewot


"pantesan nggak subuh jamaahan ternyata sibuk negelonin, bacotnya ajah amit-amit dari semalem marah-marah teris ketemu si Ji Soo, eh ternyata main di embat juga" Ujar Asher kesal


"Aku coba bangunin Ji Soo ya" Ujar Kayyisha membawa baju tidur lebih tertutup untuk di pakaian pada Ji Soo


"Jisuya ppalli il-eona" ( Ji Soo, so bangunlah" Ucap Kayyisha berkali-kali sembari menggoyangkan sedikit lengan JI Soo yang masih memeluk erat tubuh Darrel, justru yang terbangun lebih dulu malah Darrel, yang kaget bukan main mendapati tubuh atasnya tanpa baju dan memeluk erat gadis cantik yang hanya terlihat kepalanya saja


"Rel, ditunggu sama yang lain di bawah, tolong bangunin Ji Soo juga ya, kita tunggu di meja makan" Ujar Kayyisha kemudian segera meninggalkan pasangan tersebut


Darrel masih bingung dengan situasi pagi ini, bagaimana bisa ia tidur memeluk wanita yang sedari kemarin malam membuatnya kesal tersebut


"kenapa bisa begini?" Ujarnya frustasi mengusap wajahnya berkali-kali


"gw udah ngapain coba sama dia?" Tanyanya pada diri sendiri, "gob lok banget gw, masa sih bisa lepas perjaka sama cewek yang beneran gw benci begini!" Ujarnya lagi menarik rambutnya


Darrel sudah selesai membersihkan tubuhnya, namun Ji Soo tak ada tanda akan bangun, ada banyak jejak yang ditinggalkan Darrel stempel kepemilikan di leher mulus milik Ji Soo


"hadeh, kenapa bisa ada banyak stempel di leher dia, apa gw senafsu itu? tapi gw nggak ngerasa ngapa-ngapain!" Ujar Darrel pada dirinya sendiri

__ADS_1


"Ji Soo, bangun" Panggil Darrel menggoyangkan tubuh Ji Soo, akhirnya setelah bermenit-menit mencoba menggoyangkan tubuh Ji Soo, wanita yang tetap sangat cantik walau tanpa make up itu akhirnya bangun, masih memegangi kepalanya yang terasa masih pusing, dan kaget saat melihat di hadapannya ada laki-laki yang dari kemarin ia jahili


"uli mwoha neun geoya?" tanyanya pada Darrel


"gw nggak ngerti lu ngomong apa Soo" Jawab Darrel sudah duduk disebelah nya


"kita abis apa?" tanyanya dengan wajah bingung, namun Darrel hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban


"lu mandi sana, kita ditunggu di meja sidang sama yang lain" Ucap Darrel kemudian mengarahkan ponsel nya ke dekat wajah Ji Soo, Ji Soo bangkit dari tempat tidurnya sedikit melihat ke tubuhnya yang masih menepel pakaian tidur yang ia kenakan semalam, hanya cardi panjang miliknya yang entah sudah kemana, berdesir darah dalam diri Darrel melihat pakaian tidur yang Ji Soo pakai cukup sexy hanya berbentuk bra tanpa tali dan hot pents super pendek "gile bener mulus banget manusia satu itu" ucap Darrel dalam hati kemudian Darrel langsung menyingkirkan selimut yang tadi menutupi tubuh Ji Soo, lega rasanya saat melihat bekas Ji Soo tidur tak ada sisa noda darah seperti ketakutan nya sepanjang mandi tadi "aman, gw nggak ngapa-ngapain dia, eh tapi dia masih virgin nggak ya? ish.. gw mikir apa sih! astaghfirullah" ucapnya dalam hati dengan terus mengelus dada kirinya


Memastikan semua kekhawatiran nya tidak terbukti, Darrel keluar lebih dulu, meminta bantuan Kayyisha untuk mengambil pakaian ganti milik Ji Soo, Darrel sudah seperti maling anak gadis yang siap di amuk masa


"Kalian tuh kenapa nggak ada capek nya sih bikin Papi jantungan, dari SMP loh kalian bolak balik masuk sel, sekarang umur udah mateng buat nikah masih ajah bikin ulah, sebulan lalu Zuumar, Tiba-tiba Kayyisha hilang, disusul Dami ternyata main ulah sembarangan, Hana koma, dan pagi ini kamu Darrel, Papi punya dosa apa sampe punya anak lima kaya kalian begini semua!" Ucap Papi kesal


"Maaf Pih" Ucap Zuumar, Darrel dan Kayyisha bersamaan


"mana Ji Soo nya, kenapa lama benget itu dia di dalem kamar mandi, Mih coba tengok Mih, Papi takut itu anak kenapa-kenapa" Ucap Papi pada Mami


Namun saat hendak menuju kamar Darrel dimana Ji Soo mandi, ternyata Ji Soo sudah rapi dan berganti baju, seolah tidak ada masalah apapun yang terjadi, Ji Soo masih bisa tersenyum lebar menyapa semua orang yang tengah tengang menanti kedatangannya


"Selamat Pagi" Sapanya dengan senyum sumringah dan langsung duduk di sebelah Kayyisha, mata semua orang tertuju pada sisa stempel dileher mulus Ji Soo yang tidak hanya satu itu, menyadari semua orang menatap nya dengan tatapan seperti itu membuat Ji soo mengerutkan keningnya bingung


"Eonni, mwoga munjeya?" (Kak, ada masalah apa sih?) tanyanya pada Isha


Kayyisha nampak menghembuskan nafasnya kemudian menatap sangar Ji Soo


"wae Darrel-ilang ja?" (kenapa kamu bisa tidur sama Darrel?) Tanya Kayyisha to the point


"ani, bang-geum bang-e jalmos deul-eowass-eo! hajiman nan sang-gwan eobs-eo!" (aku nggak ngapa-ngapain, aku cuma salah masuk kamar ajah) Jawabnya yakin


Kayyisha memberikan video yang Zuumar rekam tadi, namun Ji Soo justru tertawa lebar


"aku kalau tidur pakai baju sexy, apalagi di Indonesia panas banget kan, sebentar aku ambil dulu baju tidurnya" Ucapnya kemudian mengambil baju tidur miliknya yang tertinggal di kamar Darrel


"ini tadi aku bangun masih pakai, tapi di gambar itu yang terlihat hanya leher aku saja kan? aku tidak apa-apa in Darrel, maaf semalam aku mabuk ka, jadi aku salah masuk kamar" Ucapnya terbata dengan kemampuan bahasa Indonesia yang terbatas


Darrel bernafas lega, karena se ingat nya dia sempat menolak saat permainan akan segera di mulai


"beneran Zuum, nggak ada bekas darah juga, gw juga tadi masih pake boxer ko!" Ucap Darrel


"neo chwihaess-eo?" (lu mabuk?) tanya Kayyisha geram


"Eonni, Mianhae" (maafin aku ka) Jawabnya takut melihat Kayyisha dalam mode marah seperti iyi


"tapi nggak bisa kalian tetep harus nikah" Ujar Zuumar

__ADS_1


"nggak mau! ani!" Jawab Darrel dan Ji soo bersamaan


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


__ADS_2