
"Daddyyyyyy...!!" Teriak triplets Z ketika terlihat pintu ruang perawatan milik Zuumar terbuka, membuat ketiganya segera turun dari ranjang dan berlari berebut memeluk sesosok lelaki tampan yang mereka panggil dengan sebutan Daddy, membuat darah Zuumar mendidih mengetahui kalau Ezralah orang yang anak-anaknya panggil dengan sebutan Daddy itu
"Hallo kesayangan Daddy" yang langsung mengangkat Zea kedalam gendongannya, membuat Zuumar semakin geram
"hallo bro, kenapa wajahmu sekaku itu, apa kau kena stroke sampai tidak bisa tersenyum menyambut kedatangan kawan lamamu?" ledek Ezra membuat Zuumar ingin sekali memukul rahang kokohnya
"lihat, Appa kalian begitu marah melihat kalian dekat dengan hot daddyable ini" ujar Ezra jumawa
"jelaskan" ucap Zuumar singkat
"apa yang perlu aku jelaskan bro?" tanya balik Ezra, namun pintu perawatan Zuumar kembali terbuka, sekarang terlihat dua gadis bermata biru berlari sambil menangis ke arah Kayyisha
"Umi, kami rindu" rengek keduanya yang lagi-lagi membuat Zuumar membulatkan matanya kaget
"Daddy, Umi, ini ada apa sebenarnya??" Tanya Zuumar frustasi, namun disambut tawa lebar oleh Ji Soo yang sedari tadi sengaja menunggu moment langka ini terjadi
"kenapa kamu cekikikan begitu?" Hardik Zuumar semakin kesal
__ADS_1
Belum sempat Ji soo berhenti tertawa sesosok wanita bule bermata biru ikut masuk kedalam ruang perawatan Zuumar, membuat Zuumar semakin pusing ada banyak orang didalam ruang perawatan nya
"hallo Zuumar, kenalkan Saya Agatha istri Ezra, ini dua putri kami Anaya dan Almira" Jelas Agatha membuat Zuumar hanya menganggukkan kepalanya saja
"Appa, jangan marah seperti itu, Daddy dan Mommy lah yang membantuku melewati masa-masa sulit kami" Ucap Zea mulai bercerita
Flashback On
4 tahun lalu saat Ji Soo mengabarkan Ezra kalau Kayyisha tengah mengandung namun ada berbagai kemungkinan buruk yang akan terjadi jika Kayyisha tetap melanjutkan kehamilan kembarnya, Ezra lah yang membantu Ji Soo mencari obat penawar dari penyakit langka yang Kayyisha derita, namun di akhir masa kehamilan kakak sepupunya ternyata 2 obat teakhir yang seharusnya dikonsumsi oleh Kayyisha tidak sempat ter konsumsi karena Kayyisha lebih dulu melahirkan si kembar tiga Z, Ezra yang sangat menguasai ilmu perobatan segera merencanakan rencana B yang sudah ia siapkan kalau hal yang ia takutkan terjadi, saat Ji Soo mengabarkan kalau nyawa Kayyisha dan putrinya tidak tergolong Ezra segera meminta bantuan pasukan bayangan yang sudah lama bekerja sama dengan Ezra secara diam-diam tanpa sepengetahuan Kayyisha atau Ji Soo untuk mengatur rencana menculik jenazah Kayyisha dan Zea, tapi qadarullah saat hendak di makamkan mobil yang dikendarai Ji Soo mengalami masalah mesin, hingga Ji soo mempercayakan proses pemakaman pada orang yang sangat ia percaya dan ternyata dialah orang yang selama ini diam-diam terus mengabari Ezra perkembangan penyakit langka Kayyisha, Sehingga jenazah yang harusnya dimakamkan diculik kerumah khusus dalam rumah pribadi milik Ezra yang sudah menyiapkan semua perlengkapan dengan berbagai macam alat canggih yang siap membantu kelanjutan obat yang sempat terhenti dikonsumsi oleh Kayyisha, saat tiba dirumah Ezra semua perawat yang disiapkan oleh Ezra adalah wanita karena Ezra tau betul Kayyisha sangat menjunjung tinggi norma agama yang di anut oleh Kayyisha.
selama berbulan-bulan lamanya Kayyisha dan juga Zea berada diambang kematian, koma yang berkepanjangan yang membuat hampir semua fungsi anggota tubuh terganggu, Kayyisha melewati banyak fisioterapi pemulihan yang cukup melelahkan jiwa raganya, ada salah seoranhg perawat yang senantiasa membersamai hari-hari gelapnya dan dia adalah Brianna Agatha yang setiap harinya menjadi kawan teman curhat teman berbagi tangisan air mata selama empat tahun belakangan ini
Flashback off
"adakah biaya yang harus aku ganti karena selama ini sudah berjuang begitu keras demi anak dan juga istriku?" lirih Zuumar terharu dengan kerasnya perjuangan musuh bebuyutan nya menyelematkan anggota keluarganya
"kau hanya harus membayar dengan menjaga keluarga mu sebaik mungkin, kalau terjadi hal buruk denganku aku titip wanita-wanita hebat dalam keluarga ku, itu cukup membayar semua obat yang aku keluarkan demi kelangsungan hidup keluarga mu" jawab Ezra seperti pesan tersirat
__ADS_1
"Daddy kenapa berkata seperti itu?" Tanya si cerdas Zulfan sedih mendengar ucapan Ezra
"Daddy kalian bukan lah orang baik di masa lalunya, sungguh daddy memiliki banyak musuh terlebih penawar virus-virus canggih banyak bermunculan di tangan daddy, bukan tidak mungkin itu akan menjadi boomerang hebat untuk daddy nantinya" Jelas Ezra pada Zulfan uang sudah terlihat lebih cerdas dari dua saudara saudarinya yang lain
"Daddy, bukan kah kita sudah berjanji akan saling menjaga, Daddy tidak perlu khawatir aku dan Zulfan akan menjadi penjaga hebat untuk keluarga ini" Jawab lantang Zayyan
"bangga sekali daddy memiliki dua putra hebat seperti kalian, Kayyisha lihatlah, hasil bercocok tanam kalian berbuah luar biasa" ledek Ezra lagi, sambil mengusap sayang kepala dua putra Zuumar yang pernah menjadi musuhnya itu
"siapa dulu Appa nya, mereka adalah bibit premium hasil karya seni buatanku" ucap Zuumar bangga
"wah, besar kepala sekali anda tuan muda Zuumar" cibir Ezra
"ayolah, kenapa Appa dan Daddy seperti ini? susah sekali akur! apa masa lalu kalian tidak baik?" selidik si cerdas Zulfa
"aaah, tidak, lihatlah, Daddy dengan senang hati memeluk Appa hebat kalian bukan?" Tanya Ezra yang kini justru memeluk erat mantan musuhnya itu, namun Zuumar justru merasa tidak nyaman "Tuan Ezra, kita tidak pernah sedekat itu" bisik Zuumar "ayolah, kita harus bekerja sama didepan putra dan putrimu" bisik Ezra balik
"kalian berbicara rahasia apa? kenapa berbisik?" giliran si bawel Zea bertanya
__ADS_1
"tidak ada" Jawab Ezra dan Zuumar kompak
🍀💕🍀💕🍀💕🍀