KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
66


__ADS_3

"bahas apa sih? serius banget?" Tanya si tante pada SAKTI SQUAD


"bahas acara nanti malem Dok" Jawab Naresh berbohong membantu Asher yang tadi panik


"mau ada acara apa emang nanti malam?" Tanya nya antusias


"cuma mau bakar-bakaran palingan Dok" Jawab Darrel gantian


"Rel, lihat Ji Soo nggak?" Tanya Dokter Yumi


"di kamar kayanya Dok" Jawab Darrel ragu


"oh, ya udah deh, saya duluan, mau susul Ji Soo dulu, Asher kenapa diem ajah, sariawan ya?" Ledek Dokter Yumi tertawa puas


"Lampir si alan! awas ajah gw bales lu" Ucapnya begitu melihat Dokter Yumi sudah berjarak cukup jauh dari posisi mereka


Mereka menyaksikan lukisan semesta sore ini, semburat jingga nan cantik mengawal sangat surya istirahat berganti malam, mengawal semua makhluk untuk mengistirahatkan lelahnya tubuh


Malam harinya mereka hanya mengobrol santai tanpa ada perayaan apapun, SAKTI SQUAD masih sempat berbincang ringan soal perkembangan perusahaan, Kayyisha dan Dokter Yumi masih sibuk didepan laptop dengan banyak sketsa untuk persiapan pembuatan klinik dan laboratorium resmi milik Dokter Yumi


Ji Soo hanya ikut makan malam bersama, namun tak bergabung saat Kayyisha dan Doker Yumi sibuk membuat skema


"Eonni, jisuya apeuni?" (kak, apa Ji Soo sskit?) Tanya Kayyisha khawatir


"Ani a! eojjeomyeon gaseum apeun!" (nggak ko, kayanya patah hati deh) Jawab Dokter Yumi


"eo jeongmal? Hal su issseubnikka?" (Masa sih? tapi ko bisa?) Tanya Kayyisha tak percaya


"Zuum, lu nggak pengen les bahasa sana?" Tanya Asher tiba-tiba


"Isha bilang nggak usah, karena kita nggak punya niat tinggal disana lama!" Jawabnya sambil menonton TV


"lu nggak takut dia jelek-jelekin lu Zuum?" Pacing Naresh


"biarin ajah, hak mereka, emang udah jelek banget kan gw juga!" Jawab Zuumar lagi


"lu liat sana, mereka bikin skema apa lagi, tau-tau perang dunia, abis kita!" Desak Darrel


"nggak akan, itu sketsa klinik punya Kak Yumi, kan dia mau buka praktek dideket Zuu Corporation" Jawab Zuumar lagi

__ADS_1


"Hana gimana?" Tanya Farrel kepo


"Makanya bukanya deket kantor Rel, biar ngawasinnya lebih deket, terus kalo ada pegawai kita yang sakit kan gampang tinggal turun nyebrang ajah sampe" Jelas Zuumar


"Ada lab nya?" Tanya Asher


"jelas adalah, justru laboratorium berkedok klinik, biar nggak mencolok banget" Jawab Zuumar lagi


"2 hari ini rasanya hidup gw aman banget, cuma perasaan gw mengatakan entah berapa lama kita bertahan dengan rasa nyaman tapi pasti kedepannya tuh bakalan kaya yang banyak banget peperangan" Ujar Asher


"lu ngomong apa dah Sher? nggak jelas banget!" Protes Naresh


"gimana ya, kita disini asik liburan, musuh bini tuan muda Zuumar di luar sana tampaknya justru sedang atur strategi nyerang kita" Jawab Asher lagi


"perasaan lu doang kali Sher" Jawab Rayyan yang sedari tadi hanya menjadi pendengar yang baik


"semoga apapun yang tengah kita semogakan Allah mudahkan, termasuk musuh yang lagi ikhtiar nyerang Allah sadarkan" Ucap Zuumar lagi


"aamiin" Jawab SAKTI SQUAD kompak


Namun tiba-tiba terdengar dentuman keras dari arah laut didepan Villa, membuat semburan cukup besar dari laut, serta goncangan hebat didalam Villa


"junbihaja!" (mari bersiap) Teriak lantang Dokter Yumi pada Kayyisha


"Apa gw bilang, baru mingkem udah sampe ajah itu musuh kesini" Ujarnya kesal


"ayo kita bersiap" Teriak Zuumar membuat SAKTI SQUAD berhamburan masuk kedalam kamar mengambil senjatanya masing-masing


"gini banget hidup gw Zuum, hidup cuma buat nemenin lu perang dari bujang sampe lumutan" Kesal Asher lagi


"Bentar-bentar, ini kenapa anak buah Kayyisha nggak ada yang kenapa-kenapa? mereka semua masih berjaga di posisi masing-masing? ada penghianat emang di kita?" Tanya Asher yang heran melihat kekacauan di hadapan nya namun tidak melukai satu orang pun di tempat penjagaan


"DASAR ANAK-ANAK DURHAKA..!!!!" Teriak wanita cantik yang baru saja turun dari helikopter pribadinya, membuat SAKTI SQUAD yang siap berperang mendadak lemas mendengar teriakan wanita paruh baya yang selalu tampil cantik di usia yang sudah tidak lagi muda itu


"Mami" Teriak SAKTI SQUAD tak percaya


"masih inget punya Mami?" Teriak nya lagi, Kayyisha berlari memeluk rindu Ibu mertua nya tersebut kemudian menyium takzim punggung tangan Bapak dan Ibu mertua nya itu


"An Jay di PRANK Nyokap begini rasanya, nggak maen-maen ngeprank pake amunisi beneran, ini mau ngeprank atau pembunuhan berencana Mih?" Tanya Asher sambil cengengesan

__ADS_1


Bukannya menjawab Mami justru menjewer telinga Asher


"aaah sakit Mih, ampun" Teriaknya menahan oesih telinga kirinya


"ngapain pada bawa senjata begitu? mau nodong Mami, Simpen semua Mami capek banget..!!" Ucap nya memerintah


Dengan patuh SAKTI SQUAD, Kayyisha, Dokter Yumi pun kembali kekamar menyimpan senjata mereka kemudian berkumpul kembali diruang keluarga vila yang cukup besar itu


"Lain kali jangan gitu ah Mih becandanya" Ucap Rayyan yang masih kaget dengan PRANK buatan Mami


"Anak-anak durhaka, enak-enakan liburan jauh dari dunia luar, Mami Papi nya ditinggalin suruh ngurusin kerjaan Hotel Cafe, anak macam apa kalian?" Tanya Mami masih kesal


"Kita di culik Zuumar Mih, kita kan apa kata tuan muda ajah!" Jawab Asher lagi


"tapi Zuumar udah ngomong ke Papi ko Mih" Ucapnya membela diri


"Papi nggak ada cerita kalian liburan, Papi cuma cerita kalian lagi jalanin misi, Misi apa kaya gini?" Tanya Mami sewot


"Misi bikin cucu yang banyak buat Mami" Bisik Naresh di telinga Mami


"kalian kumpul kebo?" Teriak Mami lagi


"hadeh, susah bener ngomong sama orang tua, bukan kita Mami Yura yang cantik, Zuumar sama Kayyisha lah, kalo kita mah cukup jadi tim hore haha hihi hoho Mami" Jelas Naresh lagi


"Sha, tadi siapa yang rambutnya kaya permen kapas? ungu begitu?" Tanya Mami membuat Asher tertawa puas


"Dokter Yumi Mih, Dokter pribadi untuk Hana" Jawab Kayyisha, namun disisi lain Dokter Yumi memelototkan matanya kesal di tertawa kan Asher


"Permen kapas! nggak sekalian rambut nenek jajanan di SD" Celetuk Asher membuat, Dokter Yumi yang kesal dengan cepat menempel kan senapan api yang tersimpan rapi dibalik bajunya tepat di punggung Asher, membuat Asher berhenti tertawa dan langsung pucat seketika, membuat semua yang ada disitu menatap heran ke arah Asher


"Lu kenapa tiba-tiba pucet Sher?" Tanya Naresh yang tidak melihat letak senjata tajam bertengger di punggung sahabatnya


"tiba-tiba gw mules Resh, kayanya kebanyakan main air tadi!" Ucapnya terbata


"dasi malhae, naega neoui yugduguleul ssolgeoya!" Ucap Dokter Yumi berbisik seraya melepaskan senjata yang menempel pada punggung Asher


"lu ngomong apa sih tante?" Teriak Asher pusing sembari membalikkan badannya tepat di hadapan Dokter Yumi, dengan kedua tangan Asher memegang kedua bahu milik Dokter Yumi, jarak mereka sangat dekat, nampak seperti kedua kekasih yang tengah berseteru. Membuat semua orang menatap heran pada Asher yang tadi tiba-tiba pucat sekarang berteriak dengan begitu kerasnya


"Asher, kamu kenapa marah-marah begitu sama Pacar kamu?" Tanya Mami bingung dengan situasi yang tengah terjadi

__ADS_1


"Pacar?" Tanya SAKTI SQUAD kompak


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


__ADS_2