
Zuumar sudah keluar dari ruang perawatan dengan air mata yang masih mengalir di pipi nya, melihat sahabatnya keluar dengan wajah kacau seperti itu membuat Dami dan Naresh segera mendekat.
"Zuumar, gimana?" tanya Dami dan Naresh bersamaan, namun Zuumar hanya menggelengkan kepalanya pasrah
"Kayyisha nggak mau maafin gw" ucapnya lirih
"Kayyisha? apa maksud nya kayyisha Zum" teriak Dami dan Naresh menutup mulutnya tak percaya
"jangan bilang cewek yang lu perkos* Kayyisha Zuumar?" Tebak Naresh tak percaya
Flashback on
"Pulang dari Club Zuumar masih terus berkeliling untuk sedikit meringankan sesak didadanya, namun tanpa di duga Zuumar melihat Kayyisha baru saja keluar hotel miliknya bersama pria yang ia temui tadi dirumah sakit, anehnya Kayyisha tak ikut masuk ke dalam mobil si pria tersebut, Kayyisha justru menunggu taxi didekat hotel
Karena sudah dipenuhi api cemburu dan amarah yang ia tahan sejak siang tadi, tanpa apa-apa Zuumar langsung menarik paksa Kayyisha masuk kedalam hotel miliknya
"Jangan teriak atau melawan, gw habisin lu" ancam Zuumar membuat Kayyisha terpaksa mengikuti nya, bukan tak berani melawan, ia baru saja donor darah untuk anak lelakinya, membuat tubuhnya sedikit lemas sehingga tidak ada kekuatan untuk melawan
"Bugh" Bunyi tubuh Kayyisha yang dibanting ke atas kasur
"Zuumar, ini ada apa?" Ucap Kayyisha panik
"gw nunggu lu bertahun-tahun, sambil terus memperbaiki akhlak gw supaya bisa jadi imam yang baik buat lu, ternyata lu justru pilih imam lain buat hidup lu, breng sek, lu breng sek Kayyisha" teriak Zuumar seperti orang kesetanan
__ADS_1
"aku nggak ngerti Zuumar, ayo bicara baik-baik jangan kaya gini, demi allah aku takut Zuumar" teriak Kayyisha lagi
"kalau lu bisa seberengse* itu ke gw, sini gw kasih liat ke lu betapa brengse*nya gw" Ucap Zuumar yang sudah melepaskan semua pakaiannya
"Zuumar, ampun Zuumar.. Istighfar Zuumar" pinta Kayyisha lemah karena tenaganya sudah terkuras mengurus Amran siang tadi, dan harus mendonorkan darahnya untuk Amran yang lukanya siang tadi cukup banyak membuatnya kehilangan darah
Dan terjadilah, pemaksaan kehendak pada Kayyisha dalam keadaan Kayyisha pingsan, setelah puas menuntaskan amarah yang ia simpan sedari siang, Zuumar melepaskan penyatuan tubuhnya, betapa kaget nya ia karena ternyata Kayyisha masih perawa* terbukti ada noda darah yang
"apa yang udah gw lakuin?" tanya nya dalam hati
"gw udah ngerusak Kayyisha, kenapa gw bisa. sejahat ini, kenapa gw nggak kasih waktu dia buat jelasin, arght.. gw harus gimana? Maaf.. Sha bangun Sha maafin gw" Ucap Zuumar beruraian air mata memohon ampunan pada gadis yang sangat ia jaga bertahun-tahun namun ia rusak karena sebuah kesalah fahaman
Sesal tak berarti serta lelah menangis Zuumar tumbang di sebelah Kayyisha, sampai akhirnya Kayyisha sadar dan mencoba bangun dari kukungan pria tampan yang sangat ia cintai itu, bergegas menggunakan pakaiannya berjalan tertatih berharap ada orang baik yang menolongnya, sampai akhirnya ia ditemukan pingsan didepan pintu oleh Dami dan Naresh
"kenapa lu bisa segoblok itu?" teriak Dami sambil mencengkram kemeja Zuumar
"Dam, tenang Dam, kita harus punya solusinya, jangan sampai benih Zuumar jadi cebong" Ucap Naresh
"Isha nggak mau sampe ada yang tau masalah ini, dia juga nolak gw buat tanggung jawab" Ucap Zuumar seraya mengusap kasar wajahnya
"kalo dia tekdung gimana?????" ucap Naresh spontan
"gw bantu lu, tas nya masih ada di hotel kan? seberapa lama dia dirawat?" tanya Dami bertubi-tubi
__ADS_1
"3 hari paling cepet" Jawab Zuumar lirih
"Resh, mulut lu jangan ember ke SAKTI SQUAD, tapi kita perlu bantuan mereka, ayo bantu gw urus pernikahan Zuumar sekarang" ajak Dami menarik Naresh ikut dengarnya
"Tugas lu cuma jagain Kayyisha, jangan sampe dia kabur, kalau perlu ambil banyak body guard buat jaga di sekitar rumah sakit" titah Sang asisten pada bos nya itu
"Makasih Dam, Thank you Resh, u're the best" Ucap Zuumar tersenyum kecut
Selepas kepergian Dami dan Naresh, Zuumar masuk kembali keruang rawat Kayyisha, wanita cantik yang baru saja dirusak olehnya tertidur lelap karena Zuumar meminta dokter memberikan obat penenang, karena beberapa kali Kayyisha histeris dan ingin melukai dirinya sendiri
"Maafin aku Sha, Maafin aku, aku yang salah karena nggak mau denger penjelasan apapun dari kamu, aku mohon Sha, aku akan bertanggung jawab, ayo kita menikah, sebelum ada janin yang tumbuh dalam rahim mu, itu akan berbahaya kedepannya" Ucap Zuumar, Zuumar tak ingin menunda menikah karena takut Kayyisha hamil, karena kalau hamil diluar nikah apalagi anak yang dikandung adalah seorang wanita nasabnya tidak bisa ikut ayahnya, bahkan ayahnya tidak bisa menjadi wali saat anak gadisnya menikah nanti (koreksi ya kalau salah)
Air mata Kayyisha mengalir deras, ternyata ia tidak sepenuhnya tidur, kepulangannya kali ini ingin memberi kejutan pada pria yang sangat ia cintai, namun ia lah yang mendapatkan kejutan dari Zuumar sebuah luka yang teramat sakit tanpa bisa pulih kembali seperti semula
"Sha, kamu nangis?" tanya Zuumar yang kaget melihat Kayyisha menangis pilu, sesak sekali rasanya dada Zuumar melihat sang pujaan hati menangis karena ulahnya
"aku mau nikah sama kamu, dengan syarat" Ucapnya tak yakin
"apapun syaratnya bakalan aku penuhi Sha" Ucap Zuumar mantap
"kita menikah hanya secara agama, selama satu bulan kamu nggak boleh kontak fisik apapun dengan aku, kalau dalam waktu satu bulan aku nggak hamil, kita bisa pisah" Ucap Kayyisha yakin
"aku nggak mau penuhi syarat yang terkahir, aku cinta sama kamu Sha, aku tau aku salah, tapi jangan hukum aku kaya gini Sha, ayo kita mulai dari awal Sha, bantu aku untuk jadi lebih baik, kita sama-sama bebenah diri Sha, walau kamu nggak pernah ada kurangnya, aku nggak mau kehilangan kamu Sha, Demi Allah aku sayang sama kamu, kamu bahkan tau cuma kamu satu-satunya wanita yang aku cinta selain Mami Sha, tolong jangan minta pisah Sha" Ucap Zuumar menahan tangisnya demi apapun gengsinya kali ini luntur demi memperjuangkan wanitanya, ia rendahkan dirinya memohon maaf dari wanita yang sangat ia cintai itu
__ADS_1
💕💕💕💕