KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
82


__ADS_3

Mereka sudah dalam perjalanan menuju rutan dimana Dami ditahan, namun wajah Ji Soo terlihat sedikit gelisah membuat Kayyisha tak tahan untuk tidak bertanya


"wae jisuya?" (kamu kenapa Ji Soo?) Tanya Kayyisha


"aaah, gwaenchanh-a Eonni" (aku baik-baik ajah ko kak!) Jawab Ji Soo


"kenapa berkeringat, AC mobilnya terlalu panas?" Tanya Kayyisha lagi


"aniyo, eonni, na gwaenchanh-a" Jawab nya sambil menggenggam jemari Kayyisha


"nanti kamu nggak usah ikut masuk ya?" Pintar Kayyisha


"waeyo?" tanya Ji Soo kaget


"ada hal penting yang ingin kaka sampaikan pada Dami, dan ini sangat rahasia" Sahut Kayyisha tersenyum


"arayo" Sahut Ji Soo faham


Mereka sudah sampai di rutan tempat Dami menghabiskan sisa hukuman nya, sesuai kesepakatan Kayyisha masuk ke ruang jenguk seorang diri, tapi bukan Ji Soo namanya kalau tidak kehilangan akal untuk mendengarkan percakapan terdengar dalam alat sadap percakapan yang tengah mereka bicarakan


"Sha, ada apa sampai harus kesini sendiri?" Tanya Dami


"hanya datang untuk meminta maaf, serta memohon doa" Jawab Kayyisha dengan tutur nada yang terdengar sangat lembut


"harus nya aku Sha yang minta maaf, aku yang bikin dosa sebesar ini sama kamu" Jawab Dami


"kita cuma manusia Dam, tempat nya salah dan dosa, maaf kan semua salah ku dan Zuumar ya Dam, serta do'akan kelancaran untuk ku saat tiba nantinya proses ku melahirkan" Pinta Kayyisha tulus


"Nggak pantes rasanya manusia kaya aku sampe kamu datengin dan mintai maaf kaya gini Sha, demi Tuhan ini memalukan" Ujar Dami dengan suara pelan


"Dam, kita harus memaafkan orang lain bukan karena kita lemah, tapi memaafkan karena kita juga harusnya menyadari dan berusaha memahami setiap orang pasti punya salah TERMASUK DIRIKU SENDIRI" Seru Kayyisha


"ia Sha, aku faham ko, Omong-omong apa ada masalah dengan kehamilan mu?" Tanya Dami


"alhamdulillah, ketiga nya dalam kondisi baik, Do'akan yang terbaik untuk kami ya Dam?" Pinta Kayyisha "tapi kalau sesuatu hal buruk terjadi padaku di ujung cerita, setidaknya aku bisa lega karena sudah meminta maaf padamu" lanjutnya dalam hati


"wah, tiga ya? banyak banget, sayangnya aku nggak bisa ikut besarin mereka" sesal Dami


"ini udah waktunya aku pamit, semoga kmu bisa mendapat keringanan masa tahanan ya Dam, aku pamit, Assalamu'alaikum" Ujar Kayyisha beranjak meninggalkan ruang jenguk tersebut


"Wa'alaikumsalam wr wb" Jawab Dami menatap wanita cantik yang masih menjadi pemilik hatinya tersebut


"Eonni wass-eo?" (kakak udah sampai?) Tanya Ji Soo saat melihat Kayyisha kembali masuk kedalam mobil yang mereka gunakan untuk menjenguk Dami


"balo igeo ya!" (iya) Jawab Kayyisha yang sudah duduk di sebelah Ji Soo


Namun ponsel Kayyisha tiba-tiba berdering terlihat panggilan video dari sang suami

__ADS_1


"Pak Jalan dulu pak" Pinta Kayyisha pada sang supir


"jug-eoss-eo!" (mampuss dan kita) teriak Ji Sioo dalam hati, namun tidak dengan kayyisha , ia begitu terlihat santai mengangkat panggilan video dari suaminya


"Assalamu'alaikum Sayang" Sapa Zuumar dari jauh


"Wa'alaikumsalam wr wb Habibiku" Jawab Kayyisha terseyum dibalik niqabnya


"Asher bilang kamu sama Ji Soo nggak dirumah?" Tanyanya dengan wajah khawatir


"iya mau ke klinik Ka Yumi, maaf tadi nya abis klinik mau mampir ke kantor kamu, eh malah ketahuan" Jawab Kayyisha lagi


"ya Allah, aku kira kamu mau kemana, ya udah aku tunggu di kantor ya Sayang, Hati-hati ya, Assalamu'alaikum" Tutup nya segera karena terburu-buru meninggalkan meeting nya


"Wa'alaikumsalam wr wb" tutup Kayyisha juga


"Eonni gwaenchanh-a?" (kakak baik-baik ajah?) Tanya Ji Soo melihat Kayyisha beberapa kali menghembuskan nafas nya seperti kelelahan


"jogeum pigonhae" (cuma lelah ajah ko) Jawab Kayyisha menggenggam jemari Ji Soo


"Pak, segera ke klinik Zuu ya!" Pinta Ji Soo pada Supir taxi online yang mereka pesan tadi


Tiga puluh tujuh menit kemudian mereka sudah berada di depan Klinik Zuu, Dokter Yumi dan Shin yang sebelumnya sudah Ji Soo kabari terlebih dahulu sudah bersiap dengan kursi roda mendorong Kayyisha segera menuju ruang pemeriksaan, saat Kayyisha tengah diperiksa Ji Soo menjadi tersangka mendapatkan banyak cecaran pertanyaan dari Dokter Yumi


"neohuideul-eun eodieseo wassni?" (kalian tuh dari mana sih?) Tanya Dokter Yumi kecewa pada JI Soo


"jib-eseo jamae Zuumarui oppa samusillo idong" (dari rumah, kau ke kantor ka Zuumar) Jawab JI Soo


"eonni, Mianhae" (maaf kak) sahut Ji Soo lagi


"Yumi'shi eonni" Teriak Dokter Shin membawa sebuah kertas


"mwolago yo?" (apa sih?) Jawab Ji Soo dan Dokter Yumi kompak


"igeo bwayo!" (coba lihat ini) Ujar Dokter Shin memperlihatkan sebuah kertas hasil pemeriksaan milik Kayyisha


"Heol, daebak..!! alhamdulillah" Jawab Dokter Yumi berteriak senang


"Dokter Yumi ada apa?" Tanya Zuumar yang baru saja toba di klinik, Zuumar heran dengan ekspresi Dokter Yumi yang sesenang ini


"aah bukan apa-apa" Jawab Dokter Yumi segera memasukan kertas yang tadi diberikan oleh Dokter Shin padanya


"kenapa seperti ada yang disembunyiin sih Zuum" Bisik Asher pada Zuumar


"aah namanya pasukan khusus, pasti ada banyak rahasia dari mereka yang kita nggak tau Sher" Bisik balik Zuumar


"oh iya, suka lupa gw, kalo sekumpulan wanita cantik ber spek bidadari kaya mereka bagian dari pasukan rahasia" Sahut Asher lagi

__ADS_1


"Dokter Yumi, Kayyisha nya udah bisa aku tengok?" Tanya Zuumar lagi


"Silahkan" Jawab Dokter Yumi mempersilahkan


"Ayo Sher" Ajak Zuumar


"gw disini ajah" Sahut Asher memilih duduk disebelah Ji Soo


Zuumar sudah masuk kedalam kamar dimana Kayyisha masih terbaring, sementara Asher seperti sedang banyak pertanyaan pada wanita si kepala batu itu


"Ji Soo, waktu lu balik ke Korea ada ketemu Naresh nggak?" Tanya Asher to the point


"cuma sekali, siang sebelum aku kembali kesini" Jawab Ji Soo


"kenapa memang?" Tanya Ji Soo lagi


"nomor ponsel nya nggak pernah bisa gw hubungin udah sebulan ini, itu anak kayanya ngambek sama gw!" Jawab Asher ceplas ceplos


"ngambek apa itu?" Tanya Ji Soo bingung


"marah, Ji Cu yaaaa...!!!" Teriak Asher gemas


"kenapa bisa marah?" Tanya balik Ji Soo menatap tajam ke arah Asher


"ya mana gw tau, justru itu yang bikin gw bingung, gw nggak tau salah gw apa? gw nggak tau dia marah nya juga karena apa?" Tanya balik Asher


"yeogiwa!" (kesini deh) Bisik Ji Soo pada telingan Asher


Membuat Asher berteriak kaget! "mana mungkin????" teriak Asher kaget tak percaya dengan kenyataan yang ia sendiri baru tahu


"aku lihat dia mau bunuh diri di sungai Han waktu itu, karena patah hati" ujar Ji Soo mengarang cerita dramatis


"jangan bercanda Ji Soo, Naresh bukan orang yang gampang frustrasi kaya gitu" Elak Asher


"yeogi, bwa!" (nih, lihat ajah!) Ujar Ji Soo memberikan foto dari belakang sosok lelaki berperawakan persis Naresh yang menatap pilu ke arah sungai Han


"gw harus gimana?" Tanya Asher lagi


"nuga al-a!" (entahlah) Jawab Ji Soo dengan senyum misterius nya


"gw harus minta maaf kali ya ke Naresh, sumpah Demi apapun gw nggak ada niat bikin dia patah hati kaya gitu Ji Cuu yaaa..!!!" Ujar Asher frustasi


"selamat berjuang" Ujar Ji Soo melangkah pergi keluar klinik untuk menemui Darrel di cafe sebrang Zuu corporation


🍀🍁🍀🍁🍀🍁🍀


Maaf agak telat, dan cuma sedikit 🙏

__ADS_1


aku nya lagi sedikit drop Chingudeul


sehat-sehat semua ya kakak-kakak online pecinta Zuumar 🤗🤗🤗🤗🤗


__ADS_2