KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
107


__ADS_3

Jam istirahat tiba, rumor keberadaan si kembar tiga disekolah SAKTI NUSANTARA terus menjadi buah bibir hangat dikalangan para senior, mereka penasaran tentang si kembar tiga yang satupun wajahnya sangat menawan itu


"Bang, Oppa" Panggil Zea pada kakak laki-laki nya


"Wae?" Jawab keduanya kompak


"bekel makan siang dari eomma, mau kita makan dimana?" Tanyanya lagi


"Di kelas ajah, supaya kamu nggak repot sama niqabnya" Jawab Zayyan membelai sayang adik Bungsunya itu


Akhirnya mereka makan dengan tenang di kelas, saat tengah tengah makan makan, Tiba-tiba ada kakak kelas dengan baju sedikit berantakan masuk dengan tatapan sinis nya


"Oh jadi ini triplets yang famous banget itu" Cibirnya ke arah Zu Za Za, namun yang di cibir seolah tak mendengar apapun dan masih tetap asik makan


"Udah kaya anak TK ajah, SMA masih makan bekel makan dari Mamah" Cibir senior yang satunya, Zulfan hanya melirik ke dua adiknya yang seolah sangat tidak terprovokasi dengan ucapan si Junior yang didadanya tertulis nama Arhan Zachery itu


Namun dengan sengaja ia menggebrak keras meja membuat Zea terjengkat kaget hingga tersedak

__ADS_1


"uhuk.. uhuk" membuat Oppa dan Abangnya seketika bangkit memberikan minum untuk Zea sekaligus menatap bengis ke arah Arhan


"Gwaenchana?" Bisik Zayyan ke dekat Zea


"hmmm, jangan di ladenin Bang, dimanapun kita sekolah akan ada makhluk astral model begitu" Cicit Zea geram, membuat Zulfan tertawa mendengarnya


"Eh, kalian budeg ya..!!" Teriak Arhan makin kesal dan segera melemparkan penghapus white board yang ada didekatnya kearah Zayyan dengan cukup keras, namun karena latihan rutin yang mereka jalani itu bukan lah hal yang sulit, dan "Hap" penghapus itu tergenggam sempurna di tangan kanan Zayyan


"ini sekolah, dan kita dateng kesini bukan untuk cari masalah" Lirih Zayyan yang sudah menahan amarahnya pada Arhan serta kawan-kawannya kemudian melempar balik serangan kecil itu hingga tepat mengenai lengan kanan Arhan


"brengsek, lu cari masalah?" Ujarnya kemudian mendekati posisi ketiganya


Dengan cepat pukulan yang hendak Arhan layangkan di tangkis Zulfan hingga membuatnya jatuh terjerembab di lantai dingin kelas


"disini banyak CCTV, jangan sampai gw aduin kalian ke dewan sekolah" Ancam Zulfan menarik kerah baju seragam Arhan kemudian menghempaskan nya kembali, rupanya tindakan impulsif Zulfan cukup menggertak Arhan dan kawan-kawan nya membuat mereka segera meninggalkan kelas triplets Z


"Bingung nggak lu, kita dateng baik-baik, tetep ajah ada goblin getanyangan model begitu yang gangguin kita" Ujar Zulfan kembali duduk kemudian meminum air putih untuk membantu menetralkan amarahnya

__ADS_1


"Cabut yu, kita keliling sekolah sambil tebar pesona" Ajak Zulfan pada dua adiknya, walau sedikit aneh mendengar alasan si sulung tapi keduanya mengikuti kemauan kakak tertuanya itu, mereka terus menyusuri koridor-koridor kelas satu persatu hingga tiba di ruang staff TU dan Guru mereka mendengar suara sang Eomma dan Appa yang asik berbincang


"Bang suara eomma" cicit Zea menarik lengan Abang dan Oppa nya untuk segera menjauh dari ruangan horor itu


"cepatan" tarik Zayyan pada Zulfan


"kita aneh banget nggak sih? sekolah punya sendiri tapi denger Eomma Appa berkunjung kesini malah kabur kaya tahanan begini" keluh Zulfan


"berisik" sargah Zayyan menatap kesal si Sulung, namun langkah mereka terhenti tat kala Zayyan mendadak mematung menatap gadis yang tengah asik berbincang di tanam sekolah, membuat Zulfan dan Zea beradu pandang


"Abang?" Panggil Zea menarik ujung kemeja kakak keduanya itu


"eh, iya dek" Jawab Zayyan tergagap


"Lu kenapa dah?" Tanya Zulfan heran mencari jawaban lewat sorot mata si tengah yang sedari tadi menatap lurus satu objek itu


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


__ADS_2