KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
68


__ADS_3

Hari berganti sebulan berlalu sejak mereka memutuskan hiatus selama 3 hari di ujung pulau, pagi ini Kayyisha nampak lemas dan malas bergerak, tidak seperti biasanya habis subuh Kayyisha memilih tidur lagi dari pada membantu Mami mempersiapkan sarapan di dapur


Kondisi rumah utama milik Mami dan Papi Zuumar masih sama, Ada SAKTI SQUAD yang masih betah kumpul disana, ditambah Ji Soo yang tidak boleh berjauhan oleh Zuumar dari istri cantiknya itu, Dokter Yumi dan Hana tidak ikut tinggal disana, memilih tinggal di klinik deket Zuu Corporation, agar memudahkan merawat Hana dan tidak perlu repot bolak balik klinik rumah..


"Sayang, bangun, aku udah mau berangkat nih" Panggil Zuumar membangunkan istri cantiknya yang masih betah memejamkan matanya


"hmmm" jawabnya kemudian mengerjap-ngerjapkan mata sipitnya


"loch, ko udah rapi?" Tanya nya kaget melihat Zuumar sudah tampan dengan setelan kerjanya


"nggak tega mau bangunin kamu, tidurnya nyenyak banget" Jawab Zuumar membelai sayang rambut panjang istrinya


"tapi kan pahalanya aku disitu!" Jawabnya cemberut


"cup" Zuumar mengecup sayang kening istri cantiknya


"nggak apa, absen sehari doang, kamu pucet deh sayang, aku nggak usah ke kantor ya?" Tanya Zuumar khawatir


"aku nggak apa-apa ko, cuma lemes ajah" Jawab Kayyisha yang sudah bergelayut manja dilengan suaminya, dengan sayang Zuumar justru memeluk erat Kayyisha


"kenapa sih, lagi manja bener cantiknya Zuumar?" Tanya Zuumar sedikit heran


"sebentar aku kekamar mandi dulu, terus ganti kostum, tapi tungguin ya, nanti aku anter ke mobilnya" Pintanya kemudian mencari niqab dan baju syar'i nya


"aku tunggu didepan ya sayang" Ujar Zuumar sedikit berteriak karena Kayyisha masih didalam kamar mandi


"iya suamii.." Jawab Kayyisha patuh


sekitar 11 menit Kayyisha sudah rapi dan siap mengantar suaminya,


"aku berangkat ya, nanti kalo mau kemana-mana sama Ji Soo ya?" Ujar Zuumar sedikit menekankan kata-katanya


"iya kesayangan" Jawabnya mencium punggung tangan kanan suaminya Takzim, kemudian Zuumar mengecup sayang kening istrinya


"Assalamu'alaikum" seraya melambaikan tangan


"Wa'alaikumsalam wr wb" Jawab Kayyisha, menunggu sampai mobil berisikan manusia berisik bernama SAKTI SQUAD tak terlihat baru kemudian kembali masuk


"Sha, kamu nggak sarapan?" Tanya Mami yang pagi ini tengah asik berselancar di dunia maya itu


"nggak kepengen Mih, nggak enak banget rasanya pagi ini!" Jawabnya seraya duduk di sebelah Mami


"Ji Soo tadi ikut sarapan nggak Mih?" Tanya Kayyisha lagi


"sejak kita balik bulan lalu, anak itu berubah sedikit pendiam Sha, terus kaya lagi marahan sama Darrel, tiap papasan kaya nggak kenal gitu, buang muka" Jawab Mami menghentikan aktifitas nya


"kalo aku tanya enak nggak ya Mih?" Tanya Kayyisha meminta saran

__ADS_1


"Nggak apa, kamu tanyain dih, kalo Mami yang nanya justru malah nggak enak Sha, kamu kan saudaranya" Jawab Mami


"Ya udah, aku siap-siap dulu, mau ajak Ji Soo keluar sebentar ya Mih, sekalian mengkepokan ria ada apa gerangan dirinya!" Jawab Kayyisha cengengesan


"iya, duh menantu Mami kenapa tambah gemuk ya sekarang?" ledek Mami membuat Kayyisha cemberut sebal


"Mami aaah" Ujarnya manja


"hehehe becanda sayang, udah sana siap-siap Mami juga mau ke cafe nya SAKTI SQUAD dulu ya" Pamit nya


_


"Jisuya sanchaeghaja" (Ji Soo, Jalan-jalan yuk) Ajak Kayyisha sambil mengentuk daun pintu kamar Ji Soo


"Eonni, jamkkanman-yo, jega meonjeo junbihago iss-eoyo!" (iya ka sebentar, aku rapi-rapi dulu) Jawabnya seraya merapihkan


Setelah menunggu beberapa menit Ji Soo sudah rapi dan cantik


"Eonni, uli eodi ga?" (kita mau kemana kak?) Tanya Ji Soo saat mereka sudah keluar dari rumah dan tengah berkendara dalam mobil


"ke klinik ka Yumi, lusa kan pembukaan resmi klinik, sekalian jengukin Hana, kangen aku sama Hana" Jawab Kayyisha tersenyum


"iya Kak" Jawab Ji Soo tak semangat


"jisu, hana-ege museun munjega issni?" (Ji Soo, kamu ada masalah apa sama Hana?) Tanya Kayyisha to the point begitu melihat ekspresi Ji Soo seperti tak semangat saat mendengar tujuan mereka ke klinik ka Yumi


"nan hanado eobs-eo!" (nggak ada ko!) jawab Ji Soo tanpa berani menatap wajah kaka sepupunya


"ne Eonni, Geugeol wae nahante mul-eobwa?" (beneran ka, lagian kenapa tanya gitu?) Tanya balik Ji Soo


"jisuneun moleugessjiman hyugaleul machigo jib-e waseo joyonghaejin geos gat-ayo!


Dangsin-eun hanaui namja chinguleul joh-ahabnikka??" (entahlah, aku ngerasa kamu banyak diam sejak pulang dari liburan, apa kamu menyukai pacar Hana juga?) Tanya Kayyisha to the point


"ani, jeonhyeo" (tidak, sama sekali tidak!) Jawab Ji Soo tegas


"kita udah sampai, ketemu Hana sama Ka Yumi dulu, baru kita bahas ini lagi nanti" Ucap Kayyisha seraya turun dari mobilnya


"ne" Jawab Ji Soo malas, sejujurnya ia sangat menghindari Hana dan Rayyan, tapi demi tidak terbongkarnya perasaan dia pada Rayyan ia terpaksa mengikuti Kayyisha ke klinik milik Dokter Yumi


"wah, tumben kesini, ada apa?" Sapa Dokter Yumi ramah


"Kak Yumi sibuk banget sampe nggak sempet mampir kerumah Mami, makanya kita kesini" Ujar Ji Soo


"joesong haeyo, yojeum jeongmal bappass-eoyo!" (maafin aku, belakangan ini aku sibuk banget) Jawab Dokter Yumi tulus


"Hana gimana Kak?" Tanya Kayyisha

__ADS_1


"Masih sama, aku juga bingung kenapa selama ini, sekoga secepatnya Hana sadar dan pulih seperti semula, aku nggak tega sama Rayyan, anak itu tulus banget loh ke Hana" Ujar Dokter Yumi membuat Ji Soo menghembuskan nafasnya kasar yaa tak bisa dipungkiri hatinya masih nyeri hingga kini


"Ka, aku ke kafe depan bentar ya" Pamit Ji Soo segera keluar dari ruangan khusus Hana ditempatkan


"Bodoh! kenapa masih sakit ajah rasanya tau Rayyan nggak akan ninggalin Hana gimanapun kondisinya" Ucap Ji Soo seraya melangkahkan kakinya menuju cafetaria di sebelah klinik


Saat tengah menunggu pesanan minuman nya tersedia, Ji Soo melihat ada keributan di meja sebrang tempatnya duduk, terlihat Darrel tengah sibuk melerai 2 wanita yang terlibat adu otot saling tarik menarik rambut, entah apa yang tengah mereka ribut kan, hanya terdengar saling berteriak kalau Darrel kekasih nya


"Oppa, bogo sip-eoyo!" Teriak Ji Soo langsung memeluk Darrel erat, Darrel yang kaget hanya mengikuti kode mata JI Soo yang terus berkedip


"aaah, Chagiya, nadobogo sip-eoyo" Jawab Darrel memeluk erat tubuh mungil wanita yang baru saja berganti warna rambut menjadi warna sedikit charcoal grey itu


Membuat dua gadis yang saling tarik menarik rambut itu, tercengang dibuatnya, dan membuat keduanya melepas serangannya satu sama lain


"Darrel ini siapa?" Teriak wanita berbaju merah menyala


"annyeonghaseyo Darreleol-ui yeojachingu jisu-ibnida" (Hai, kenalin, pacarnya Darrel, Ji Soo) Ucapnya manja dengan tangan yang terus melingkar di pinggang milik Darrel


"lu ngomong apa?" Tanya wanita yang satunya


"Mona, Luna, ini Ji Soo, pacar saya, tolong kalian berdua berhenti memperebutkan saya, apalagi sampai mempermalukan diri kalian didepan umum seperti ini" Ucap Darrel tegas


"Pacar?" Tanya kedua nya kompak


"tante, aku pacar Darrel, baru pulang dari Korea, kita sudah tunangan" Jawab Ji Soo tersenyum manis dengan nada terbatanya itu


"kita nggak percaya, udah banyak yang ngaku pacar nya Darrel" Ucap Mona


"jamsiman gidalyeojuseyo!" (tunggu sebentar ya) Ucap Ji Soo mengeluarkan ponsel miliknya kemudian mencari sesuatu untuk ditunjukkan pada keduanya, Mona dan Luna membekap mulutnya sendiri seolah tak percaya melihat foto yang baru saja ditunjukkan gadis cantik berbodi smangat bagus itu


Darrel hanya mengikuti drama yang dimainkan Ji Soo, tanpa tau gambar apa yang Ji Soo perlihatkan pada Mona dan Luna


"awas ya Darrel" Ancam Mona yang kemudian pergi meninggalkan Darrel dan Ji Soo


"Ji Soo" Panggil Darrel pada Ji Soo yang langsung pergi ke meja nya kembali


"ne? mwolago yo?" (apa?) Jawabnya sambil menyeruput minuman dingin berboba itu


"tadi kasih lihat apa sampe mereka nyerah?" Tanya Darrel penasaran, Ji Soo hanya memberikan ponsel miliknya, Darrel tak kalah histeris melihat gambar yang Ji Soo tunjukkan pada Mona dan Luna


"kamu gila?" Tanya Darrel tak percaya, "Bagaimana bisa Ji Soo memperlihatkan foto dirinya dan Ji Soo yang pernah tertangkap SAKTI SQUAD tempo hari, kalau melihat gambar seolah mereka bugil karena terbungkus rapi degan selimut kondisi rambut acak-acakan, dan banyak jejak merah di leher putih milik Ji Soo


"aniyo, neo michyeoss-eo?" (masa gw gila? ya nggak lah!) Jawabnya cuek


"tapi gambar itu?" Tanya Darrel terputus


"yang penting 2 tante sihir itu pergi kan?" Tanya Ji Soo tertawa lebar, Darrel yang gemas mencubit pipi Ji Soo dan mengacak sayang rambut barunya, tak sadar ada seseorang yang ternyata memperhatikan bahkan merekam diam-diam kebersamaan mereka berdua

__ADS_1


"oh, jadi karena Darrel Ji Soo jadi banyak diam? kelihatannya mereka cukup akrab? Jangan-jangan mereka jadian dibelakang aku?" Ucapan wanita cantik ini tersenyum senang melihat Ji Soo tertawa bahagia pada pria yang tepat


💕🍀💕🍀💕🍀💕🍀💕


__ADS_2