KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
56


__ADS_3

"Kita harus gimana?" Tanya Asher frustasi sembari menjedotkan kepalanya pada stir mobil


"Cari Zuumar dulu" Ucap Naresh


"ini sling bag punya Kayyisha Resh, utuh semua kartu sakti, ponsel nggak ada yang dibawa sama dia" Ujar Darrel


"hidup kita penuh teka teki sejak Zuumar nikah sama Kayyisha nggak sih?" Tanya Asher lagi


"gw mau cari istri yang biasa-biasa ajahlah, nggak mau cakep-cakep amat, tapi bikin mumet begini, kaya main TTS rasanya gw" Ucap Darrel lagi


"Ayu kita ke hotel Zuu, malah jadi bahas jodoh Sih" pinta Naresh lagi


Mereka sudah tiba didepan kamar yang biasa Zuumar tempati saat ada kerjaan lembur di hotel Zuu, Karena sudah memengang kunci cadangan mereka bertiga akhirnya memaksa untuk masuk, dan benar saja bau alkohol menyeruak disana, Zuumar masih terlelap bersama wanita yang tak lain adalah Olivia


"Jebakan!" Ujar Naresh


"Bawa Zuumar, biarin Olivia disini, cari gig*l* untuk gantiin posisi Zuumar, retas semua CCTV supaya bukti bisa kita hapus cepat!" Ucap Darrel


Hampir 2 jam mereka menyelesaikan semua, dan Zuumar juga sudah berada di kamar hotel yang aman


"Cari tau pelakunya" Ucap Naresh yang sedari tadi sibuk dengan berbagai macam huruf dan angka di depan layar laptopnya, Tiba-tiba pintu kamar hotel yang mereka tempati saat ini di ketuk dari luar, dengan nekat Asher membuka pintu, betapa kagetnya Asher saat melihat seorang pekerja dibagian divisi pemasaran tempat Zuumar memimpin sedang di todong senjata api di pelipis kiri kanannya, oleh 2 orang yang wajahnya terhalang masker


"Tuan, ini pelaku dari kejadian malam ini, kami serahkan pada anda, dan ini bukti kejahatan mereka, dan tolong suntikan obat penawar ini pada Tuan Zuumar supaya kadar obat tidur yang diberikan segera berkurang, kami pamit" seraya mendorong kedalam ruangan hotel sosok pemuda yang wajahnya sudah tak lagi berbentuk, dengan tangan terikat kebelakang Bagas, Asisten manager di divisi pemasaran sudah tertunduk lemas.


"Gw cek dulu USB nya" Ujar Naresh mengambil USB ditangan Asher


"Rel, telpon tim kita dulu, buat amanin Bagas sambil kita cek bukti nya" Pinta Naresh lagi


"Damn! bisa sedetail ini bukti yang orang tadi dapat, artinya semua sudah direncanakan sejak lama, tapi apa keberangkatan Kayyisha ada sangkut pautnya sama kejadian penjebakan ini Resh?" Tanya Darrel lagi

__ADS_1


"gw rasa ada, niat awalnya Kayyisha mungkin mau ke Hotel Zuu tadi, cuma se penglihatan gw dia sibuk chat-an kan dari awal masuk mobil, gw juga nggak ngerti sama hidup bini nya Zuumar, terlalu banyak sesuatu yang kita nggak tau, mau pergi ya pergi ajah gitu, nggak pake mikirin kita lagi, ngasih tau ke Mami Papi nya gimana? jelasin ke Zuumar kaya apa? kita ditumbalin mulu" Ujar Naresh frustasi


"ini suntikan nya aman nggak?" Tanya Darrel lagi


"gw lihat di jaket mereka ada tanda 131 sama persis kaya mobil yang tadi Kayyisha naikin kan? mungkin itu emang beneran Penawar nya" Jawab Naresh lagi


"kalo racun gimana?" tanya Asher protes


"paling modar hahaha" tawa Naresh garing


"gila lu Resh, temen sendiri disuntik mati" Jawab Darrel tak terima


"Sini gw ajah yang suntikin, nunggu Zuumar sadar dulu, baru kita sikat tuh si Bagas" Ujar Naresh kemudian menyuntikkan alat suntik yang diberikan oleh orang asing, sekitar 15 menit Zuumar mulai mengerjapkan matanya, melihat sekeliling bangunan asing yang ia tempati, tampak di depan nya ada SAKTI SQUAD yang seolah tengah menunggunya untuk sadar


"Zuum! lu bisa lihat kita?" Tanya Asher tak sabar


"Hmmm, cuma gw ngantuk banget ajah rasanya" Jawab Zuumar masih menguap


"kenapa kita di hotel?" Tanya Zuumar bingung


"justru harusnya kita yang nanya, kenapa lu bisa di hotel? bukannya lu ada breafing tadi katanya nggak ikut pulang bareng kita?" Tanya Naresh


"oh, iya gw emang ada breafing sama Pak Bagas tadi, cuma abis itu gw ngantuk ajah rasanya dan bangun malah udah di hotel" Jawabnya sedikit ragu


"lu lihat Nih" Ucap Darrel memberikan ponsel milik Kayyisha pada Zuumar, Zuumar membesarkan matanya kaget melihat fotonya telanjang dada sedang terlelap tidur disebelah Olivia


"Nggak ini nggak bener Resh, fitnah itu" Ucap Zuumar tak Terima


"Iya kita juga udah tau, udah gw bawa semua pelakunya ke tim kita di markas, Olivia juga udah kita bikin berita heboh tidur sama gigol* bukan tidur sama lu, tadinya foto ini mau disebar lewat media supaya hancur reputasi dan pernikahan lu, untung ajah ada orang baik yang bantuin kita buat urus semua kekacauan ini, jadi media juga belum sempat sebar foto-foto bugil lu" Jelas Asher

__ADS_1


"Isha mana? Dia tau kan kalau ini cuma jebakan ajah?" Tanya Zuumar membuat Naresh Asher dan Darrel beradu tatap


"Kenapa kalian kaya bingung?" Tanyanya lagi


"Kita nggak bisa nahan Kayyisha Zuum, maaf!" Akhirnya Naresh buka suara


"Maksud lu apa Resh?" Tanya Zuumar tak sabaran


"Isha balik, cuma gw nggak tau dia balik kemana?" Jawab Naresh lagi


"Balik? Balik gimana sih maksudnya?" Tanya Zuumar semakin bingung


"Kayyisha orang pertama yang dapet kiriman gambar kalian, abis itu gw nggak tw dia ngomong apa sama Ji Soo, yang awalnya kita mau ke kantor dia minta kita puter arah ke Bandara, awalnya kita nggak mau, tapi ada sesuatu yang entah apa dia nggak cerita sama kita, dia bilang ada yang harus di urus dia mau balik, dia bilang dia akan pulang kalau semua udah selesai, lu nggak perlu nyusul dia, lu urus ajah urusan lu sama Olivia sampe selesai, belum sampe kita anter dia sama Ji Soo ke bandara, udah ada mobil jemputan yang nungguin mereka, mereka langsung cabut gitu ajah!" Jelas Asher


"lu ngerasa nggak di hargai nggak sih Zuum sebagai suami istri lu suka tiba-tiba pergi gitu, atau tau-tau perang gitu!" Tanya Darrel penasaran


"walau dia istri gw, ada bagian hidup dia yang nggak pernah bisa gw sentuh Rel, gw justru khawatir dia kenapa-kenapa kalau jauh dari gw, pulang apa yang dua maksud? gw yakin dia nggak akan balik ke Korea, karena Rayyan ada disana!" Jawab Zuumar


"lu kebangetan cinta kayanya sama bini lu Zuum, gw sih nggak tau deh bakalan kuat apa nggak punya istri monster kaya bini lu" Ujar Asher


"kalian yang paling tau, kaya apa gw ngejar dia, kalian yang paling tau, sedrama apa hidup gw sama Kayyisha, umur kita baru 22 tahun guys tapi punya pengalaman hidup kaya naik roll coaster mungkin cuma ada di hidup kita, dan gw mensyukuri itu semua, gw udah janji akan percaya sepenuhnya sama Kayyisha karena gw yakin dia nggak akan berbuat dosa di belakang gw, gw yakin ini berkaitan dengan kedatangan Ezra menemui Dokter Yumi" Jawab Zuumar


"Bucin akut" Lirih Darrel menatap Zuumar


"masalahnya kita bilang apa sama Mami Papi soal Kayyisha?" Tanya Naresh


"gampang, itu urusan gw, yang penting foto gw sama Olivia jangan sampe Mami Papi lihat" Ucap Zuumar kemudian menghembuskan nafasnya kasar


"Ezra bikin ulah apalagi? Sampe kamu pergi Diam-diam ninggalin aku dengan banyak nya pertanyaan kaya gini, nggak mungkin kamu tiba-tiba pergi kalau bukan urusan yang penting!" Ucap Zuumar dalam Hati

__ADS_1


🍁🍀🍁🍀🍁🍀🍁🍀


__ADS_2