KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
128


__ADS_3

Sudah satu minggu berlalu sejak tragedi Zea terluka, gadis cantik ini sudah kembali sehat dan beraktivitas secara normal, Eomma dan Appa sudah membicarakan keinginan Adyatama pada Zea, namun respon Zea hanya sebatas menganggukkan kepala


"Dek" Panggil Zayyan yang melihat Zea banyak melamun saat dalam mobil menuju sekolah


"Iya Bang ada apa?" Tanya Zea menoleh ke arah Zayyan


"Gwaenchana?" Tanya Zayyan lagi


"na, gwenchana" Jawab Zea menggenggam tangan abang tengah nya itu


"Mikirin apa sih? kalau kamu baik-baik ajah, kamu tuh nggak banyak diem gini loh dek..!" Giliran Zulfan yang bertugas mengemudi bersuara karena menatap adik bungsunya nampak sendu


"Oppa sama Abang kenapa sih, adek nggak apa-apa tau, cuma ngantuk ajah karena semalem adek nonton drakor nya kelamaan" Jawab Zea mencari alasan


"Oh kirain karena bingung mau pilih siapa, antara Tama, Renjun atau Arhan" ledek Zulfan


"baru 15 tahun Oppa, nggak mikirin jodoh, kalau jodoh tuh nggak kemana, lihat eomma appa ketemu sekali pisah bertahun-tahun, berantem dulu abis nikah, melahirkan kita pisah lagi bertahun-tahun, eh ketemu lagi sampe sekarang masih tetep sama-sama, adek tuh maunya kaya gitu Bang" Jelas Zea


"Eomma vs Appa ketemu nya jadi Zea, kalau Zea sama Tama, si Tama nya kalah banyak ya, ribut ajah nggak bisa, ya kali nanti malah adek terus yang maju kalau ada yang ngajakin ribut, hahaha" ledek Zulfan lagi


"Jangan gitu loh oppa, nanti jodohnya cewek klemar klemer kaya purti sol* ayu tenan, lemah lembut baru tau rasa lu" jawab Zea tak mau kalah


"ini abang kenapa malah diem? mikirin jodoh juga?" serang balik Zea yang kembali cerewet itu


"ih nggak ya, abang nggak mungkin ngelangkahin Zulfan, pamali dek!" Jawab Zayyan


"dih, kenapa jadi gw coba" elak Zulfan


"Udah mau sampe kesekolah, bahas jodohnya cukup sekian dan terimakasih, kita fokus cari ilmu buat menata masa depan yang lebih cerah dan eomma dan Appa" jelas Zea dengan wajah dibuat semenyebalkan mungkin, membuat Zu dan Za memutar malas bola matanya


Mereka sudah tiba di sekolah, Zea turun paling dahulu, disusul Zayyan barulah terkahir si tukang tebar pesona Zulfan, seperti biasa wajah tampan rupawan ketiganya selalu berhasil mencuri perhatian seantero sekolah, dari junior sampai senior

__ADS_1


"mereka pada kenapa sih kalo kita dateng kaya natap maling tertuduh gitu?" Ujar Zulfan tak suka


"abang sama oppa tuh punya muka kegantengan, jadi banyak ciwi-ciwi mupeng" jawab Zea


"kalo adek mah aman, wajah adek nggak pernah ada yang tau kaya apa dong" Tambah nya lagi


"si dodol kalau abangnya ganteng begini, udah pasti adeknya cantik banget, lihat tuh kulit punggung tangan kamu ajah bisa buat abang ngaca" jawab Zayyan mengelus sayang kepala adik bungsunya itu


*


Istirahat hampir usai, seperti biasa akan ada Maysun Renjun dan Arhan yang menyambangi Triplets Z ke dalam kelasnya namun Adyatama tak nampak batang hidungnya sedari pagi


"Tama belum kesini?" Tanya Arhan memancing reaksi Zea yang ternyata biasa saja itu


"nggak ada dikelas dari masuk" Jawab Maysun


"ko lu tau May?" Tanya Renjun


"Za, Zu balik sekolah nongkrong yu?" Ajak Renjun


"nggak bisa, sodara kita dari Korea mau kerumah" Jawab Zulfan


"cewek?" Sambar Arhan


"iyalah, kembar cuantik banget" Jawab Zulfan lagi


"kita main kerumah lu ajah dah! boleh?" Tanya Arhan semangat


"tanya Zea tuh?" Jawab Zayyan


"boleh dek?" Tanya Zulfan

__ADS_1


"ya boleh lah bang, emang kenapa nggak boleh?" Tanya balik Zea


"Buaya dasar, baru beberapa hari ditolak Zea udah mau cari mangsa baru!" Sindir Zulfan


"Lah, Zea nya sudah di pinang masa mau nunggu jodoh orang? namanya juga usaha bro!" Jawab Renjun membantu Arhan


"samanya lu berdua" Jawab Zayyan tersenyum manis, membuat Maysun salah tingkah sendiri melihat Zayyan semanis itu


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Masalah, datangnya jangan keroyokan dong, jadi kuat juga ada capeknya tau.. 😭


Hukum archimedes; jika suatu benda dicelupkan pada zat cair, akan mendapatkan gaya tekan keatas atau gaya apung yang besarnya sama dengan gaya berat yang dipindahkan.


Sehingga, ada benda yang tenggelam dan ada yang terapung. Selain itu, kepadatan molekul (densitas) bendanya juga ikut berperan.


________________________________________


Pun dengan kehidupan ini, selalu ada saat-saat kamu ditekan kebawah (terpuruk). Dan apabila kamu tidak tenang dan terus merapatkan molekul (marah, dendam, kecewa) maka kamu akan tenggelam.


Namun, akan selalu ada daya dorong keatas yaitu; keluarga, sahabat atau siapapun yang berusaha untuk mendorongmu agar tidak tenggelam terlalu dalam. Merekalah orang-orang yang menginginkanmu untuk tetap tegar.


Seharusnya, ujian yang datang semakin membuatmu kuat dan lebih bijak dalam menyikapinya. Bukan malah membuatmu semakin terpuruk dan tenggelam dalam permasalahan yang sedang kamu hadapi.


Jadilah seseorang yang tahu caranya untuk tidak melakukan hal-hal yang yang membuat kondisimu semakin memburuk. Hindari pikiran-pikiran negatif bahwa; kamu itu tidak berguna, layak disakiti, disalahkan, dibenci dan dihakimi.


Hidupmu akan semakin penuh penderitaan jika kamu terus saja berpikiran seperti benang kusut. Layaknya labirin yang tidak mempunyai jalan keluar, akan membuat dirimu sendiri semakin rumit.


Mulai sekarang, berbenahlah untuk menjadi kamu yang lebih baik dari sebelumnya. Karena, hidup ini terlalu singkat jika untuk diratapi saja.


You never realise your strength until you cry and wipe your own tears and get yourself ready for another day.

__ADS_1


🐝


__ADS_2