
"Assalamu'alaikum" Salam Zuumar di ikuti SAKTI SQUAD dibelakangnya
"Wa'alaikumsalam" Jawab Zu Za yang langsung berlari mengambil tangan kanan sang Ayah untuk di ciumnya
"Halmeoni bilang kalian panas, makan apa? beli es cream lagi ya?" Selidik Zuumar pada dua anak lelaki tampan di depannya
"appa, ulineun eommawa yeodongsaeng-i neomu bogo sip-eoyo" (ayah, kami hanya sangat merindukan ibu serta adik perempuan kami) Ucap Zulfan sang Kaka, sementara Zuumar yang mendengar ucapan sang anak mendadak nyeri di hatinya
"Besok kita semua kerumah Eomma dan Yeon Aida ya" Ucap Zuumar menghembuskan nafasnya kasar
"Darrel, Asher besok ikut gw ke Sokor, lu Rayyan, Naresh kalian disini ajah jaga gawang" Titah lelaki tampan yang kini genap berusia 26 tahun
"Siap" Jawab ke empat nya
"oh iya, Zu Za sudah besar, gw udah bisa urus mereka, Darrel, Asher, Naresh, Rayyan terimakasih selamat empat tahun ini sudah bekerja keras merawat kedua anak gw, sekarang waktunya kalian bahagia dengan hidup pribadi kalian, menikahlah dengan wanita yang kalian cintai" Pinta Zuumar menatap haru ke empat sahabat sehidup semati nya itu
"lu tenang ajah, klo udah waktunya kita bakalan nikah, cewe-cewek kita yang belum mau, ada ajah alasannya" Jawab Rayyan tersenyum tipis
"sekarang kalian nggak usah ngerasa nggak enak ke gw ya, hidup gw udah cukup lengkap dengan kehadiran Zu Za, gw nggak pernah ada niat buat cari pengganti Kayyisha disisi gw, kalo kalain udah mau ambil jalan hidup masing-masing gw dengan senang hati mendukung penuh jalan yang akan kalian tapaki" Ujar Zuumar lagi
"Ayo anak-anak kita bersiap, besok pagi kita ketemu Eomma ya" Anak hot daddy menggendong dua anaknya langsung
"Tampan Mapan tapi duda" Ucap Asher menatap sedih ke arah Sahabat baiknya itu
"Semesta kalo becanda suka nggak tanggung-tanggung ya Sher, Hot Daddy modelan Zuumar yang antri bejibun, tapi nggak ada satupun wanita cantik yang bisa gantiin Kayyisha di hati Zuumar, siapa tau dia balik dari Sokor nemu perempuan yang speknya mirip-mirip Kayyisha, biar lengkap hidupnya" Ujar Rayyan
"Kalian pada mandi sana, nanti kumpul lagi buat makan malam ya" Titah Mami Yura yang maosh cantik di usia yang sudah tidak muda lagi itu
_
Zu Za sudah berada dalam pesawat pribadi milik sang Eomma, berlogo 131 angka kesayangan milik sang eomma
__ADS_1
"Hyung" Panggil Zayyan pada Kakak kembarnya Zulfan
"Waeyo!" Jawab Zulfan santai
"nggak jadi deh, nanti ajah kalo udah sampe dirumah Ji Soo ya Imooga" Jawab Zayyan membuang arah pandangan matanya ke jendela
Delapan jam mengudara mereka sudah tiba di bandara kebanggaan warga Korea Internasional Incheon Airport
"jib-e gaja" (dibaca cibe kaca artinya ayo pulang kerumah) Teriak Za Zu senang, membuat Zuumar tersenyum senang, hampir setiap setahun sekali mereka bertiga akan pulang kampung yang mereka sebut rumah, pulang ke kediaman Manzar sekeluarga, biasanya mereka akan selalu mengabari kedatangan mereka, namun sore ini mereka tak memberikan kabar terlebih dahulu membuat Manzar sedikit terkejut dengan kedatangan sepupu tampan kembarnya
"heol eotteohge yeogi iss-eul su iss-eo?" (hel, otoke yogi isul iso artinya Wah, kenapa kalian bisa ada disini?) Tanya Manzar kaget
"seopeulaijeu ajeossi..!!" (kejutan paman..!!!) Teriak si kembar tampan
"ayo masuklah" Ajak Manzar pada dua adik kembarnya itu
Zuumar mengikuti ke tiganya dari belakang, melihat ke kiri dan ke kanan, tak ada yang berubah sejak tahun lalu mereka bermalam disini ada beberapa pajang foto milik mendiang istri tercintanya, senyum mengembang diwajah tampannya yang sedikit lelah "Sayang, lihat anak-anak semakin besar, keduanya sangat tampan, mata yang mereka miliki sangat mirip dengan milikmu, bahkan senyum damai mereka selalu mengingatkan ku dengan senyuman milikmu, aaaah aku rindu sekali padamu" Ucap Zuumar dalam hati sambil menatap foto Kayyisha
"Appa Waeyo?" Tanya Si abang Zu
"oke" Jawab ke tiga nya kompak
Setelah menyimpan koper kecil miliknya Zuumar segera keluar menuju Stasiun Ansan, dimana banyak jajanan Indonesia yang sangat digemari mendiang istrinya itu
Zuumar tengah bersantai menikmati camilan petangnya, duduk di dekat Taman sebrang stasiun Ansan dimana terdapat stadiun sepak bola milik club liga Korea Green Ansan, namun tiba-tiba ada sosok gadis kecil berlari kearahnya dan hampir menabrak dirinya, diperkirakan gadis cantik itu seumuran dengan anak kembarnya namun berpakaian persis seperti mendiang istrinya lengkap dengan niqab yang menutupi wajahnya, hanya mata berwarna hazel yang terlihat sangat indah
"Ajeossi, joesonghabnida" (paman, maafkan aku) Ucapnya Sopan sedikit membugkuk, entah mengapa hati Zuumar bergetar mendengar suara indah si gadis cilik itu
"aaah, gwaenchana" Jawab Zuumar tersenyum senang
"ajeossi, Naega meonjeo galge, najung-e tto boja!" (Paman aku pergi dulu ya, sampai jumpa lagi) Pamit nya kemudian berlari kearah wanita yang berpakaian senada dengan si gadis kecil, membuat Zuumar membelalakan matanya kaget, Zuumar berlari mengejar si gadis kecil, dan berteriak "UMAIZA KAYYISHA, ZEA YEON AIDA" teriaknya membuat wanita beda usai itu menoleh heran
__ADS_1
"joesonghabnida, salam-eul jalmos chaj-eun geos gatseubnida" (maaf, sepertinya anda salah orang) Ucap Wanita dewasa yang sepertinya ibu dari gadis kecil yang tadi hampir menabraknya "bukan Kayyisha, hanya cara berpakaiannya saja yang sama" Lirih Zuumar dalam hati
"joesonghabnida" (aah maaf) Sshut Zuumar merasa bersalah, belum sempat hilang rasa terkejutnya Zuumar kembali di kejutkan dengan suara nyaring gadis kepala batu
"Zuumare Oppa!" Teriak Ji Soo dengan nafas tersengal-sengal
"ya ampun Ji Soo, kaget aku" Jawab Zuumar mengelus dada kirinya
"hampir maghrib, ayo pulang" Ajak Ji Soo menarik Jas yang dipakai Zuumar untuk mendekat kearah mobil yang dibawa nya tadi
"setahun tidak bertemu, kenapa makin menyedihkan?" Tanya Ji Soo tanpa tedeng aling-aling
"nggak usah nyebelin kaya gitu deh nanyanya!" Sahut Zuumar kesal
"sudah menikah?" Tanya Ji Soo lagi
"nggak akan pernah" Jawab Zuumar yakin
"Ji Soo, kenapa tadi gw kaya lihat Kayyisha ya?" Tanya Zuumar pada Ji Soo
"lihat hantu nya?" Ledek Ji Soo
"bukan Ji Soo'ya, tadi dua wanita yang masuk ke mobil sebelum kamu dateng itu" Ulang Zuumar
"aku nggak lihat, move on lah Oppa, udah mau 5 tahun kaka pergi, kita kan harus ikhlas biar jalan mereka makin lapang" Sahut Ji Soo
"nggak segampang itu Ji Soo" lirih Zuumar frustasi
"iya ka iya" Jawab Ji Soo patuh
Mereka segera kembali ke kediaman Hyunki Asyam ayah dari Manzar, disana Darrel dan si kembar Zu Za sudah menunggu ayahnya untuk makan malam bersama
__ADS_1
"Kayyisha Eonni, lihatlah betapa Zuumare oppa begitu tersiksa kehilangan mu" bisik Ji soo dalam hatinya ikut terenyuh melihat sosok Zuumar yang masih terpuruk walau Kayyisha sudah dinyatakan meninggal empat tahun lalu..
🍀🍁🍀🍁🍀🍁