
Sudah lewat jam makan siang, Zuumar menyempatkan diri untuk melakukan panggilan video pada istri cantiknya, namun ia harus kembali menelan pil pahit, yang menjawab panggilan nya adalah sepupu tampan Kayyisha
"Assalamu'alaikum Abi" Sapanya hangat dengan senyum terus mengembang diwajah tampannya
"Wa'alaikumsalam wr wb, Manzar kapan sampai?" Tanya Zuumar sedikit kecewa
"balo jigeum, Abi" Jawab Manzar lagi
"hah? Manzar bilang apa?" Tanya Zuumar lagi, namun tiba-tiba dilayar ponsel terlihat wanita berwajah sangat mirip Kayyisha berambut dark blue sebahu
"manzareu, neoga meonjeo meog-eo!" Katanya kemudian tersenyum seraya melambaikan tangan ke arah kamera ponsel
"Kayyisha buka Hijab sama niqab?" Tanya Asher yang sedari tadi duduk disebelah Zuumar, karena penasaran SAKTI SQUAD pun kompak menatap kearah ponsel
"beda, itu bukan Kayyisha" Jawab Zuumar kesal
"hallo, saya dokter Shin" Sapanya di layar ponsel, membuat Zuumar dan SAKTI SQUAD tersenyum lega
"hallo juga" Jawab SAKTI SQUAD kompak
"saya ijin matikan ponsel dulu ya, Kayyisha masih tidur, Manzar juga harus makan, selamat siang semua" Tutupnya kemudian ponsel itu berubah menjadi gelap
"Jodoh Naresh susah tiba" Ledek Rayyan
"jodoh gw" Selak Asher
"lu serakah amat, si tante mau, ini juga dokter baru mau juga, bagi lah satu" ujar Naresh tak mau kalah
"gw Dokter Shin, lu Dokter tante sana" balas Asher
"kaga, lu ajah sama tante, gw nggak mau ya sama tante-tante" Sargah Naresh sebal
"kalian berdua mau, emang Dokter Shin nya mau sama kalian?" Ledek Darrell
"Zuum, kenapa perasaan gw nggak enak ya? kaya ada yang dirahasia-in sama si tante soal kondisi bini lu" Ujar Asher dengan wajah yang serius
"maksudnya gimana Sher?" Tanya Rayyan
__ADS_1
"gw sampe baca mbah googl* loh, apa sampe segitunya wanita kuat kaya Kayyisha hamil terus kembar 3 jadi mendadak selemah itu?" Tanya Asher lagi
"gw emang belum pernah punya Bini, sama kaya kalian, tapi gw rasa tiap kehamilan tuh beda-beda Resh, apalagi usia Kayyisha dijaman sekarang terhitung muda buat hamil dan kembar 3 sekaligus, selama sebulan dirumah sakit nemenin Hana gw lihat bermacam-macam wanita hamil dengan kondisinya, ada yang bahkan dirawat sampe melahirkan, ada yang kuat-kuat ajah, ya macem-macem lah pokoknya, mungkin emang Kayyisha jalur pahalanya dikasih yang Masya Allah, jangan mikir negatif, kita do'ain ajah supaya bini nya Zuumar sama 3 calon penerusnya Zuumar sehat, selamat sampai waktunya mereka launching ke dunia tipu-tipu, aamiin" Ujar Rayyan menjeleskan
"aamiin" Jawab SAKTI SQUAD kompak
"ayo, balik keruangan meeting lagi, biar cepet bares jadi malam ini kita bisa langsung balik ke kliniknya Dokter Yumi" Ajak Darrel bersemangat "kangen banget sama si abu-abu" Katanya dalam hati
_
Malam hari di klinik Zuu, Kayyisha sudah diperbolehkan lepas selang infus membuatnya jadi lebih bebas bergerak, senyum nya sedari tadi tak juga luntur, ketika bercanda dengan anak dari pamannya Manzar, Manzar pun demikian sangat antusias dengan kehamilan kembar Kayyisha
"Umi, nanti adik-adik aku boleh dibawa kerumah?" Tanya Manzar memohon
"boleh dong" Jawab Kayyisha tersenyum tulus "nanti umi titip adik ya bang, kalau umi nggak bisa jaga mereka abang harus bisa jagain mereka" pinta Kayyisha berkaca-kaca
"kenapa? umi mau kemana? kenapa nggak bisa jaga adik abang?" Tanyanya beruntun
"kan ada tiga adiknya, nanti abang bantu umi ya jaga salah satu dari mereka kalau umi jaga adik yang lain" Jawab Dokter Yumi mengalihkan pertanyaan si kecil. Manzar
"Assalamu'alaikum, Selamat Malam" sapa SAKTI SQUAD membuat penghuni klinik Zuu menoleh bersamaan
"Tunggu, kalian masuk bilik sterilisasi dulu ya" Pinta Dokter Shin mencegah lima pemuda tampan yang hendak mendekat kearah Ibu Hamil itu, kelima nya menurut satu persatu memasuki bilik sterilisasi kemudian saling beradu tatap seolah bertanya kenapa. harus begini
"Maaf ya semua, seperti yang kalian tau, kondisi Kayyisha tidak sama seperti ibu hamil lainnya, ini saya lakukan untuk menjadi kestabilan kehamilan Kayyisha, mohon maaf jika bapak-bapak semua terganggu" Ucap Dokter Shin menjelaskan
"Perkenalkan Saya Zuumar, Suami Kayyisha" Ujar Zuumar berkenalan
"oh iya, saya kenal kalian semua, Ini Zuumar suami Kayyisha, ini Rayyan tunangan Hana, ini Darrel pacar Ji Soo, ini Asher gebetan Yumishi noona, ini Naresh Jombo abadi" Tunjuk Dokter Shin satu persatu kearah lima pemuda tampan itu
"ko bisa kenal? kita baru pertama kali ketemu loh" Tanya Naresh penasaran
"hmmm, Kayyisha sudah menjelaskan sebelum kalian tiba" Jawabnya kembali tersenyum
"Dokter usianya berapa ko muda banget?" Tanya Naresh penasaran
"sama kaya kalian 22 tahun, cuma kebetulan otak saya sedikit cerdas jadi usai semuda ini sudah menyandang predikat dokter, alhamdulillah" Jawabnya sopan
__ADS_1
"lancar bener bahasa Indonesia Dok?" Tanya Darrel
"kalau dirumah kita ngobrol nya pakai bahasa Indonesia, jadi lebih cepat lancar" Jelasnya lagi
"Kayyisha silahkan kembali ke kamar perawatan, untuk yang lain bisa menunggu di ruang keluarga ya" Pinta Dokter Shin mengusir halus, karena dia melirik jam sudah cukup malam
Kayyisha dan Zuumar diberikan izin masuk ke ruang perawatan, Rayyan pamit menemui Hana, sementara Darre berusaha mencari alasan agar bisa menemui Ji Soo, tersisa Dokter Yumi, Dokter Shin, Naresh dan Asher dirumah santai klinik Zuu tersebut
"Noona" Panggil Asher ke Dokter Yumi
"kenapa?" Jawab Dokter Yumi malas
"Kayyisha nggak kenapa-kenapa kan?" Selidik Asher penasaran
"maksudnya?" Tanya balik Dokter Yumi
"itu muka Noona kenapa kaya kurang istirahat, nggak tau kenapa perasaan saya bilang Kayyisha itu kenapa-kenapa, terbukti kalau noona banyak nangis gitu? nggk mungkin putus cinta kan? Pacar ajah nggak punya?" Tanya Asher lagi meledek
"kan kamu pacar saya, masa lupa!" Jawab Dokter Yumi membuat Naresh yang tengah minum tersedak kaget
"gwaenchanh euseyo?" Tanya Dokter Shin reflex memberikan tissu pada Naresh
"aman, aman, cuma kaget ajah" Jawabnya menepuk-nepuk dada kirinya
"jangan asal ngomong tante, siapa yang pacaran ama situ?" jawab Asher keras
"kamu tuh, udah cium aku sembarangan, ngasih aku pelukan, masa masih nggak ngaku kalau kita pacaran sih?" Ledek Dokter Yumi dengan suara menggodanya, membuat Asher membesarkan matanya kaget, tidak menyangka Dokter Yumi yang biasanya galak itu mendadak genit
"Baiklah, kita pacaran, udah puas!" Teriak Asher bergidik ngeri kemudian meninggalkan Naresh, Dokter Shin dan Dokter Yumi yang tengah menahan tawanya itu
"nuna, geuleoji ma, jaemieobs-eoyo!" (ayoalah ka, jangan seperti itu, itu bukan hal yang lucu!) Dokter Shin mengingatkan
"mian, naneun geuleul goelobhineun geos-eul joh-ahanda" (maaf, aku hanya senang meledeknya) Jawab Dokter Yumi menyusul Asher untuk meminta maaf
Tersisa Dokter Shin dan Naresh yang sedikit canggung karena duduk mereka sedikit berdekatan
"Dokter kalau mau susul mereka silahkan, saya sendiri disini nggak apa" Ujar Naresh
__ADS_1
"santai ajah, kitakan se umuran, kalau nggak ada Manzar panggil nama ajah Shin" Jawab nya tersenyum
💕🍀💕🍀💕🍀