KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
116


__ADS_3

Pagi hari buletin sekolah di gemparkan dengan foto-foto si kembang sekolah dan sahabat baiknya Icha yang terlihat tidur seranjang dengan satu laki-laki yang wajahnya tak asing


"gila, itu Victor si ketua OSIS kan?" Tanya salah satu siswa yang tengah berkumpul melihat foto 3 orang tengah tertidur satu ranjang dengan pose cukup menantang


"Mereka kumpul kebo?" Tanya yang lainnya


"gayanya solehah ternyata solehot, nggak nyangka gw si kembang sekolah segitu murahnya" siswa yang lainnya lagi


sementara triplets Z yang baru tiba hanya melirik sekilas dan berlalu begitu saja melihat siswa siswi berkumpul di buletin sekolah


"Zea, mereka kamu apain?" Tanya Zayyan yang sebenarnya kaget melihat foto tertampang nyata itu


"nggak aku apa-apain Bang, aku cuma jalanin rencana mereka yang mau jebak Abang" jawab si putri Aida santai


"Dek, itu serius?" Tanya Zu tak kalah kaget


"nih dengerin, voice note dari duo ulet itu buat Abang" Ujar Zea menyerahkan alat sadapnya


"Lu tinggal tuang ajah obat ini ke minuman Zayyan Cyl, terus setelah dia nggak sadar kita buat seolah-olah lu tidur sama Zayyan, gw bakalan sewa fotografer handal buat nyebarin foto kalian, jadi anak dalam perut lu punya ayah kan? setelah foto hot itu nyebar lu bisa bilang kalo lu hamil anak Zayyan" terdengar jelas rencana Chycilia dan Icha


"terus kenapa Victor kamu libatin?" Tanya Zulfan lagi


"karena Victor ayah dari anaknya Chycilia, cuma lepas tanggung jawab, Victor ada main juga sama Icha" Jelas Zea lagi


"jangan fitnah dek, dosa loh, abang takut eomma sama appa tau kita begini" Ujar Zayyan merasa bersalah


"sebentar ya, adek ada videonya dan sangat jelas suaranya juga" Ujar Zea mencari sesuatu didalam tas nya


"Victor, kalo lu nggak bantuin gw, gw bakalan bongkar kalo Chycilia hamil anak lu!" Ancam Icha memperlihatkan satu video pada Victor


"kenapa kamu sekejam itu sama aku Cha? aku sayang banget sama kamu" jelas Victor frustasi


"kalau kamu sayang aku, harusnya kamu nggak nidurin sahabat aku!" ujar Icha mulai menangis

__ADS_1


"kita sama-sama nggak sadar saat itu, kita (kobam) bareng waktu itu" ujar Victor mencoba menjelaskan


"cih, nggak sadar, tapi kamu sempet-sempetnya nyiapin alat buat rekam adegan panas kamu sama sahabat aku!" Teriak Icha frustasi, namun sebelum video itu selesai Zea segera melati rekaman yang ia punya


"adegan setelahnya di hapus oppa, Bang, katanya aku nggak boleh lihat" Jelas si bungsu


"jadi kamu tau semua ini dari mana dek?" Tanya Zu dan Za kompak


"hahaha, jangan lupa aku adalah ratu cantik yang cerdas" jawabnya tak nyambung


"ini bukan salah kita Bang, oppa, adek cuma bantuin rencana mereka ajah cuma aktor dan aktirsnya adek ganti, nggak dosa dong adek kan?" Tanyanya membuat dia abangnya gemas tidak menyangka si bugsu yang seharusnya mereka lindungi justru malah melindungi mereka dengan sangat baik


"kamu tau dari mana dek?" tanya Zu penasaran


"Sebentar Bang, kayanya ada yang nguping di dekat pintu masuk" ujar Zea melirik sekilas kearah pintu masuk


"Abang udah cek macaroon yang Chycilia kasih buat Abang?" Tanya Zea setelah memastikan tidak ada lagi yang menguping percakapan mereka


"masa Abang nggak faham cara kerja mereka?" Tanya balik Zea


"gw faham, tadinya mereka mau jebak Zayyan buat dibikin tidur sama Chycilia seolah-olah nanti Chycilia hamil anak lu Ze, dan Victor bisa aman sama Icha" jelas Zulfan


"Matjayo!" Jawab Zea tersenyum


"Apa yang kita tanam itu yang akan kita panen, apa yang kita tabur, itupun yang akan kita tuai, hukum tabur tuai itu nyata


menolong orang lain sama dengan menolong diri sendiri, menjatuhkan orang lain sama dengan menjatuhkan diri sendiri,bsemua hanya masalah waktu, dan Adek rasa ini waktu yang tepat untuk mereka merasakan hasil perbuatan buruk mereka" jelas Zea Yeon Aida


"gemes banget sama adek, udah makin pinter mikirnya, ngomong-ngomong adek dapet semua bukti dari mana?" Tanya Zulfan mencolek hidung mancung si bungsu


"pasukan bayangan udah adek sebar di sekolah hehehe" jawabnya cengengesan tanpa rasa bersalah


"oh iya, Abang lebih hati-hati ya akan ada banyak yang ngejatuhin Abang nantinya, mungkin salah satunya orang yang berpura-pura dekat dengan Abang" jelas Zea ambigu membuat Zu bingung

__ADS_1


"apa sih dek?" Tanya Zu penasaran


"oppa mah aman, sejauh ini nggak ada laporan ada orang sirik sama oppa, cuma Abang yang harus lebih was-was" jelas Zea kembali ke tempat duduknya, Zu dan Za duduk bersama keduanya menatap lurus dimana si bungsu duduk di hadapan mereka "urusan strategi adek emang nggak ada lawan, adek persis banget kaya eomma muda" ujar keduanya didalam hati


*


Keputusan sudah keluar Icha, Chycilia dan Victor dikeluarkan dari sekolah karena sudah mencemarkan nama baik sekolah, namun tak serta merta membuat putri cantik bungsu Zuu melepaskan begitu saja, walau mereka sudah tidak disekolah yang sama akan ada kemungkinan balas dendam itu yang membuat Zea tidak berhenti mengawasi pergerakan mereka bertiga lewat pasukan bayangan tentunya.


*


Ditempat lain Arhan dan Maysun masih sama-sama saling diam, padahal keduanya duduk bersebelahan


"May, lu kenapa? gw ada salah sama lu?" Tanya Arhan baik-baik


"nggak ada ko Han, cuma gw ajah yang kepedean jadi bikin gw sakit hati sendiri" jelas Maysun membuat Arhan bingung


"sakit hati karena apa May? gw yang jadi penyebab sakit hati lu?" Tanya Arhan


"gw sayang sama lu Han, bukan karena lu sahabat gw, tapi karena lu cowok dan gw cewek, gw patah hati saat tau ternyata lu baik lu perhatian selama ini ke gw bukan karena lu ada rasa sama kaya yang gw rasa" Jelas Maysun akhirnya jujur


"lu nembak gw?" Hanya Arhan tak menduga Maysun akan berkata lantang seperti itu


"nggak usah lu jawab, karena gw tau bukan gw tipe lu, bukan gw yang lu harapkan jadi jodoh lu" jelas Maysun


"May, maaf May, gw sayang lu kaya lu adek gw, nggak lebih karena kita dari orok udah temenan dan gw harus ngejaga lu kaya lu saudara kandung gw" jelas Arhan


"gw ngerti ko, udah gw nggak apa-apain, gw lega udah bisa ungkapin semua sama lu Han, kedepannya tolong nggak usah terlalu berlebihan deket gw" jawab Maysun tersenyum getir


"maaf ya May" jawab Arhan "gw jatuh cinta sama orang yang bahkan wajahnya ajah gw nggak tau kaya apa? kenapa gw nggak bisa cinta sama Maysun yang gw pernah lihat jelas wajah cantiknya body bohaynya?" tanya Arhan pada diri nya sendiri


"Maaf Han, gw kayanya harus pergi jauh dari sini setelah ini" ujar Maysun pada dirinya sendiri


🍃🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


__ADS_2