
Serangkaian acara yang melelahkan sedari pagi akhirnya berakhir, satu persatu tamu yang hadir mulai beranjak pergi meninggalkan resepsi pernikahan si mantan jawara, namun ada seseorang yang menahan amarah melihat senyum bahagia terbit dari musuh bebuyutannya "Nikmati bahagia lu, sebelum gw rebut paksa semua" ucapnya seraya mengepalkan tangannya kemudian ikut beranjak pergi dengan sederet tamu
"Dam" Panggil Zuumar pada asisten sekaligus teman nya itu
"bentar guys, bos manggil" pamitnya pada SQUAD SAKTI yang menjadi seksi repot dari kemarin malam
"Tolong anter Kayyisha ke Apartemen gw ya" Ucapnya seraya melepas Jas yang ia pakai
"Ok" jawab Dami patuh
"Ko aku dianter sama Dami, kamu mau kemana?" Tanya Kayyisha yang melihat gelagat aneh suami nya tersebut
"Mami Papi nggak perlu tau urusan ini, lu atur sedemikian rupa supaya semua terlihat baik-baik aja, gw pamit, Assalamu'alaikum Sha" Ucap Zuumar yang sudah berjalan mendekati SAKTI SQUAD meninggalkan Kayyisha dan Dami
"Mau gw anter sekarang?" tanya Dami
"iya" jawab Kayyisha
Mereka berjalan beriringan, sampai akhirnya masuk kedalam mobil mewah yang sudah Zuumar siapkan, dalam heningnya malam ada banyak pertanyaan yang ingin Kayyisha tanyakan pada Dami namun seolah tertahan tak mampu ia ucapkan
"Zuumar ada urusan keluar Negeri" ucap Dami tiba-tiba yang seolah tau kalau istri bos nya ini tengah resah
"hmmm" jawabnya singkat
"kalo lu mau ada yang ditanyain, tanya ajah, gw akan jawab dengan sejujurnya" jawab Dami lagi
__ADS_1
"kenapa dia nikahin gw kalo malam pertama ajah ninggalin gw kaya gini?" tanya Kayyisha sedih
"hah? gimana? lu nggak salah tanya soal ini? bukan ini yang lu mau?" tanya balik Dami
"gw cuma pengen ngobrolin semua nya Dam, nggak tiba-tiba dinikahin, terus malem pertama malah ditinggal bisnis nggak tau kemana?" jawab Kayyisha kesal
"emang lu mau malam pertama kaya gimana?" tanya Dami lagi
"Bukannya malam pertama nya udah di curi duluan sama Zuumar, hehehe" lanjut Dami meledek
"Bugh" pukul Kayyisha pada lengan Dami
"adoh sakit banget Sha" Ucap Dami sambil mengelus lengannya
"Zuumar ngelakuin semua ini sesuai mau lu, lu kan yang minta nggak ada kontak fisik selama satu bulan? Zuumar itu laki-laki normal, hidup satu atap sama wanita secantik lu, apalagi memang lu berdua saling mencintai, nggak ada yang bisa jamin Zuumar tahan buat nggak nerkam lu Sha" Ucap Dami panjang lebar
"ya tapi apa kata orang kalo lihat Zuumar pergi pas acara resepsi baru banget bubar" tanya Kayyisha lagi
"orang siapa yang berani nanyain itu ke Zuumar, Mami Papi juga udah tau keputusan Zuumar ini, SAKTI SQUAD juga udah tau permasalahan kalian, Zuumar bukan tipe manusia yang pinter bohong Sha, apalagi menyangkut wanita yang ia cintai, sebisa mungkin dia lakuin semua yang bisa lu bikin bahagia, bukan cuma lu yang terluka karena malam itu, Zuumar juga sama, puluhan tahun hidup bareng sama dia, gw yang paling kenal dia kaya apa, gw nggak pernah lihat dia se frustasi itu Sha, betapa puluhan kali sujud dan salam dia lakuin demi taubat dari kesalahan yang dia perbuat ke lu, tangisnya pilu lebih pilu dari lu, dia sungguh-sungguh memohon ampun disebelah ranjang perawatan lu, ribuan maaf dia ucapkan saat lu nggak sadar, bukan karena dia sahabat gw, gw belain dia bukan, tapi gw rasa sebulan kedepan ini cukup waktu lu buat hukum dia, kalau emang kalian saling cinta gw harap masalah kalian akan cepat selesai, gw yang paling tau gimana tersiksa nya dia saat ini harus memilih pergi dari sisi lu setelah lima tahun lu hilang tanpa kabar apapun" Jelas Dami panjang lebar
Sesak rasanya mengetahui kebenaran yang tak pernah Kayyisha dengar langsung dari mulut Zuumar, ia harus tau semua ini dari sahabat Zuumar
"ayo gw anter ke kamar lu" Ucap Dami seraya membawa paper Bag yang sedari tadi tersimpan rapi di kursi belakang kemudi
Apartemen yang cukup mewah sudah disiapkan Zuumar untuk orang terkasihnya itu
__ADS_1
"Sha, gw nggak bisa anter sampe kedalam, ini semua ada titipan dari Zuumar, lu bisa buka didalem nanti, terus di kamar kalian nggak ada pembantu yang urus apapun, tapi kalo lu butuh lu bisa hubungin gw ya, gw bakalan cariin, tapi untuk bersih-bersih, bakalan ada yang dateng kesini dua hari sekali bantuin lu" Jelas Dami lagi, Kayyisha mengambil paper bagian yang di sodorkan Dami
"Pin apartemen ini tanggal pertama kali kalian ketemu" ucap Dami lagi
"iya Dam, makasih ya, gw masuk dulu, Assalamu'alaikum" Ucapnya kemudian segera menutup pintu, Dami masih mematung didepan pintu yang baru saja tertutup itu, kemudian mengirim pesan pada seseorang
"kalau Zuumar bukan saudara gw, mungkin gw orang pertama yang bakalan nikung lu Sha buat jadi jodoh gw" Ucap Dami tersenyum sinis
"sekalinya suka sama cewek, malah cewek sahabat sendiri, kan jadi susah move on nya kalo malah disuruh nemenin doi kesana kemari terus" Ucap Dami frustasi
Dami sudah berkumpul kembali dengan SAKTI SQUAD untuk merayakan pernikahan Zuumar di cafe milik mereka bersama, tak seperti biasanya Zuumar banyak diam malam ini, sementara di kamar lain, Kayyisha yang baru saja selesai membersihkan diri, tengah sibuk mencari pakaian tidurnya dengan terus membuka satu persatu lemari didekat kamar tidurnya itu, berkali-kali membuka akhirnya menemukan setumpuk piyama tidur celana panjang serta baju panjang dengan setelan hijab instan nya kemudian ia tersenyum
"gw kira Zuumar bakalan nyiapin baju dinas malam kaya di novel-novel online, ternyata malah disiapin baju tidur syar'i plus hijabnya begini" Batinnya pada diri sendiri seraya menggelengkan kepalanya "gw mikir apa sih?"
Dikamar bernuansa abu-abu yang tertata dengan rapi tak ada satupun foto yang di panjang oleh Zuumar, hanya ada setumpuk buku di nakas dekat tempat tidur, matanya belum merasakan ngantuk ia memutuskan mengambil salah satu tumpukan buku namun langkahnya terhenti saat suara di paper bag yang Dami berikan tadi menganggu aktifitas nya, akhirnya Kayyisha memilih membuka apa isi didalam paper bag yang Dami berikan, ada ponsel ATM dan sebuah kunci mobil lengkap dengar surat-suratnya, ia membuka ponsel yang diberikan oleh Zuumar, dan ternyata ada pesan masuk. didalamnya
"Assalamu'alaikum Sha, ini Mami, kamu udah sampai apartemen Zuumar belum? kalau bosan telpon Mami ya, nanti kita jalan-jalan ke Mall" 📩 dari Mami, Kayyisha tersenyum membacanya, namun ia ingin pesan yang masuk dari Zuumar, ternyata dari Mami
"wa'alaikumsalam wr wb, udah Mi, ini udah mau siap-siap tidur supaya besok nggak kesiangan Mi" Balasnya lewat 📩
Malam kian merangkak pekat, seorang diri berada ditempat asing untuk pertama kalinya sudah menjadi hal biasa untuk hidup Kayyisha yang terbiasa jauh dari siapapun sejak memutuskan melanjutkan pendidikan di kota Tarim Yaman, dengan mudah ia beradaptasi dengan suasana baru, tertidur lelap untuk bangun nanti di tengah malam
pukul 2 pagi Kayyisha bersiap untuk shalat malam, beres mencurahkan semua keluh kesah nya kepada pemilik semesta, Isha berjalan keluar menuju dapur "mumpung besok senin, aku mau puasa sunnah deh" Ucapnya dalam hati namun betapa kagetnya Isha saat sampai di ruang tamu yang jaraknya tidak begitu jauh dari ruangan Dapur ada sesosok manusia yang tengah tertidur pulas di Sofa panjang depan TV
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
__ADS_1