
Senin ini semua penghuni rumah bersiap pada kehidupan nya masing-masing, Hana, Dokter Shin dan Dokter Yumi akan sibuk di klinik, Zuumar dan SAKTI SQUAD akan direpotkan dengan kerjaan menumpuk di Zuu corporation, sementara Ji Soo dan Kayyisha pagi ini akan mendaftarkan Triplet Z ke sekolah taman kanak-kanak
"Eomma, Abang nggak mau sekolah TK" Tolak Zulfan yang menolak menggunakan seragam hebohnya
"hyeongie Weayo?" Tanya Ji Soo gemas
"Ji Soo ya Imoo, aku sudah bisa menulis bahkan lancar membaca, kenapa harus bersekolah yang hanya main-main saja, terlalu kekanak-kanakan" Protes Zu lagi
"hei, ayolah kau fikir usiamu berapa tahun hah? kita itu baru 4 tahun, mana bisa langsung locat ke Universitas..!!!" Kali ini Zayyan ikut berbicara yang sudah rapi dengan seragam barunya
"Zea, kenapa nggak protes?" Tanya Eomma Isha penasaran
"Capek adek debat terus sama Abang" Jawabnya patuh sudah duduk manis didekat Ji Soo yang masih sibuk merayu si abang Zu
"eh enak ajah, abang nggak pernah debat loh sama adek" elak Zu
"ish, bukan abang Zu, abang Za" jawab Zea
"oppa dek, oppa, nggak mau ya oppa di panggil abang, norak!" Sahut Zayyan membuat Zea memutar bola matanya malas
"Ayo berangkat, nanti telat" Tarik Ji Soo pada ketiga ponakan kembarnya itu
"anak-anak eomma yang hebat, Abang Zu ingat ya bersikaplah seperti anak se usiamu, Oppa Za jangan banyak tebar pesona ya ini sekolah ingat, adek Zea nggak boleh ajak debat oppa terus ya nanti disekolah" Pesan Kayyisha pada tiga putra putri nya
"iya eomma" jawab ketiganya kompak
Tiba disekolah Zea yang paling antusias dan langsung segera bergabung dengan teman sebayanya, sementara Zu langsung duduk secara acak di bangku yang sudah di siapkan, sementara Za langsung berkenalan dengan semua teman terutama kaum hawa yang terpesona dengan wajah tampannya, Diam-diam Zu merubah penampilannya agar terlihat sedikit cupu dengan kacamata bulatnya, dan Za hanya melirik heran melihat adik kembarnya itu, namun ia segara ingat dengan perjanjian sang adik yang sempat mengatakan "Hyoeng, inget ya, nanti disekolah kita pura-pura nggak saling kenal" pesan Zu pada Za sesaat sebelum mereka turun dari sekolah
Karena hari ini baru hari pertama kesekolah dengan sangat antusias Ji Soo dan Kayyisha menemani si kembar sampai waktu sekolah bubar, si kembar sudah bersiap pulang dan masuk ke dalam mobil satu persatu secara patuh, setelah semua siap Za menyadari kalau salah satu atribut sekolahnya tertinggal
"Eomma, topi ku tertinggal, apa boleh aku kembali ke kelas dan mengambilnya?" Tanya Za pada Kayyisha
__ADS_1
"Biar Ji Soo ya Imoo temani" Titah Kayyisha
"Eonni, lihat kearah pukul 11.45 seru Ji Soo menahan gagang pintu mobil tak mengizinkan si tampan Za keluar dari dalam mobil, Kayyisha dengan cepat melihat kearah yang di maksud Ji Soo
"jisuneun nugu-inga?" (siapa mereka JI Soo?) Tanya Kayyisha menatap bingung ke arah Ji Soo dan dengan segera melindungi ketiga anak kembarnya tersebut
"Pak, segera tinggal kan tempat ini" Perintah Ji Soo pada supir pribadi keluarga Zuumar
Dengan segera dan patuh supir yang cukup terlatih dalam situasi tidak baik seperti ini segera meninggalkan lingkungan sekolah
"Imoo, apa kita akan berperang?" Tanya Za antusias
"sssst, diamlah" Ujar Ji Soo mempersiapkan sesuatu dibalik Jaz hitam miliknya
"ayolah Imoo" rengek Zu kali ini
"situasinya tidak tertebak, kalian bersiaplah, dibawah kursi semua telah tersedia" perintah Ji Soo
ketiganya bersiap dengan situasi genting ini, bukan hal biasa untuk anak berusia empat tahun seperti ketiganya namun ketiganya dilatih menjadi terbiasa dengan situasi yang tak biasa ini, keadaan yang memaksa ketiganya untuk bisa karena terlahir dari ayah ibu yang luar biasa
"tetaplah waspada" Titah Kayyisha mengingatkan
"Eomma, waktu kita tinggal daddy ini tidak pernah terjadi, kenapa setelah kembali ini harus kita alami?" Tanya Zea yang sedarinl tadi menahan pertanyaan nya
"karena ini negeri Konoha" Jawab Zu ambigu dengan wajah datarnya
"sepertinya mereka tidak berniat menyerang imoo" Ujar Za. yang terus memperhatikan dari balik layar kaca mobil di kursi paling belakang itu
Namun tiba-tiba sang supir dipaksa berhenti oleh mobil di depannya, membuat kelimanya sedikit menahan tubuh agar tidak terbentur kursi mobil
"ada apa Pak?" Tanya Kayyisha panik
__ADS_1
"mobil didepan berhenti mendadak bu" Jawab sang supir ikut bersiap
"jangan ada yang keluar mobil, aku sudah meminta bantuan, ayo pak kita cari lain agar bisa ke klinik Zuu dan segera keluar dari situasi ini" Pinta Ji Soo lagi
"baik bu" jawabnya patuh
"ah sial, siapa mereka kenapa mencari masalah se awal ini?" kesal Ji Soo dalam hati
Dengan keahilan menyupir diatas rata-rata, mereka tiba di klinik dalam kondisi baik-baik saja, namun mendadak Zea muntah-muntah hebat membuat Za sang oppa menangis histeris, Dokter Shin dan Yumi sudah melakukan pertolongan pada Zea, sementara Ji soo tengah sibuk menengkan Za yang histeris, sementara Hana memeluk erat abang Zu yang sangat terpukul tapi tidak mengeluarkan tangisnya itu
"Zea akan baik-baik saja!" Ucap Hana lembut saat memeluk erat Zu
"Hyeong, ayo bantu aku retas CCTV sekolah" ujar Zu bergerak cepat mencari tahu kenapa bisa adik kesayangan mereka seperti ini
15 menit setelahnya Zea sudah tertidur setelah diberi kan pertolongan oleh Dou dokter hebat keluarga Zuu, dan Dua kakaknya sudah selesai meretas CCTV sekolah
"Eomma, siapa wanita ini?" Tunjuk Zu pada layar laptop, terlihat seorang wanita asing berhoodie hitam bermasker memberikan sebuah coklat kepada gadis kecil yang setelahnya diberikan pada Zea yang tanpa curiga langsung memakannya, Kayyisha seperti mengenal sesosok wanita yang wajahnya tertutup masker ini
"mata ini tidak asing, eomma sering melihatnya" Lirik Kayyisha mencoba terus mengingat siapa wanita yang tega melukai Yeon Aida kesayangannya
"kita sengaja memilih sekolah kalangan biasa agar mereka tidak mengenal siapa kita, kenapa bisa wanita ini tau tentang sekolah kalian?" Tanya Kayyisha bingung
"ada penyusup dirumah" Jawab Zu mantap
"tapi siapa?" Tanya Ji Soo lagi
"kalian tenanglah, bersikaplah seolah-olah kalian belum menyadari masalah ini, aku akan membereskan tikus ini" Ujar Zu dengan seringai mengerikan tergambar di wajahnya
"ah wajah itu seperti Zuumar saat marah" Ucap JI Soo dalam hati
"Get ready?" bisik Zu pada saudara kembarnya itu
__ADS_1
"SHOW TIME..!!" Jawab Za dengan senyum misterius nya
💕🍀💮💕🍀💮