KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
44


__ADS_3

Mendengar penolakan kedua mahkluk yang tertangkap tidur bersama itu membuat Kayyisha bangun dari duduknya dan berteriak ke arah Ji Soo dengan suara cukup tinggi


"wae wonhaji anh-a?" (kenapa ngk mau?) tatapan membunuh sudah dilemparkan pada mahkluk cantik yang usianya dibawah Kayyisha dua tahun ini, SAKTI SQUAD pertama kali melihat Kayyisha semarah ini


"Ini bukan kali pertama kamu diam-diam mabuk ya! aku udah berkali-kali bilang jangan minum Soju, jangan minum soju! kenapa masih kamu minum juga hah? kalau udah kaya gini aku harus apa Ji Soo yaaaaa!!!" teriak Kayyisha marah sambil memegangi kedua bahu Ji Soo, membuat Ji Soo tertunduk lesu


"Joesong haeyo, Eonni! Jebal" (maafin aku kak, please) Jawab Ji Soo tak berani lagi menatap wajah marah sang kaka sepupu itu, akan semakin keruh saat ia terus mengelak, apalagi ini jelas-jelas karena keteledoran dirinya sendiri


"Kayyisha galak banget, gw ngeri" Bisik Asher pada Naresh


"serem banget doi, kalo mode monsternya dateng" Jawab Naresh setuju dengan ucapan Asher


"Sabar sayang" Ujar Zuumar membelai lembut lengan kanan istrinya


"astaghfirullah" Ujar Kayyisha sambil memejamkan matanya


"hangug-eulo dol-aga, neo gat-eun chinguneun pil-yo eobs-eo!" (kamu pulang ajah ke Korea, aku nggak usah ada temen disini) Ujar Kayyisha akhirnya menurunkan suaranya, Ji Soo kaget dengar pernyataan sang Kaka


"aniyo! Asyam ajeossiege museun mal-eul halkkayo?" (nggak kak, nanti aku ngomong apa ke Paman Asyam?) Jawab Ji Soo


"geulsse, geugeon najung-e nae il-iya!" (biar nanti itu jadi urusan aku) Ucap Kayyisha mengelus lengan adik sepupunya


"tunggu Sha, walau gw nggak ngerti apa yang kalian bicarain, gw bakal nikahin dia Sha" Ucap Darrel berdiri menatap "mungkin ini cara Tuhan ngasih jodoh dadakan ke gw" Ucapnya dalam hati


Membuat SAKTI SQUAD menatap heran Darrel


"Lu yakin?" Tanya Naresh dan Asher


"mau gimana lagi? walau kita nggak ngapa-ngapain tapi kan udah icip-icip, udah tetep dosa juga" Jawab Darrel pasrah


"Itu baru LAKIK" Ujar Zuumar bangga, Rayyan tersenyum mendengar jawaban Zuumar "gw yang duluan nemuin pacar, Darrel duluan yang nikah" ucapnya pada diri sendiri


"Sha, tapi maaf sebelumnya, agama Ji Soo apa ya?" Tanya Darrel ragu


"dari lahir muslim ko Rel, cuma agak belok, karena budaya disana nggak sama kaya disini, dan Ji Soo termasuk anak yang sedikit teledor, dan ya kaya gini sedikit susah di atur" Jelas Kayyisha singkat


"Jodoh itu cerminan diri Rel, lihat Zuumar ketemu nya sama Kayyisha, Rayyan kalo jadi jodohnya Hana, nah lu yang selama ini teledor dan agak lambat dapetnya modelan Ji Soo yang ceroboh nya sebelas dua belas sama lu, nggak apa Rel, telmi ketolong bodi" Ucap Asher


"Bang sad" lirih Darrel menatap Asher tak suka

__ADS_1


"bener Rel, telmi ketolong bodi, lu jangan khawatir urusan anak pasti ajib dah, cakep kalo blesteran cebong lu sama Ji Soo" Ledek Naresh


"Resh, Sher udah ih, ini namanya jodoh, pacaran nggak pernah sekalinya ketemu nikah kan alhamdulillah" Ujar Mami


"Ya udah kalau kalian udah sepakat, ayo sarapan abis ini Zuumar dan Rayyan ikut Papi kita ada rapat bulanan, Asher Naresh ikut Mami dan Kayyisha karena hotel Zuu lama terbengkalai, Darrel dan Ji Soo kalian harus segera bersiap, semakin cepat semakin bagus" Perintah sang kepala suhu


"Siap" Jawab semuanya kompak


Selesai makan pagi semua sudah bersiap memulai kembali aktifitas di pos nya masing-masing, Zuumar tengah berpamitan pada Kayyisha


"Aku berangkat ya, kamu nggak usah capek-capek ikut Mami" Ucapnya mengelus lembut pucuk kepalanya istrinya, dengan takzim Kayyisha mengecup punggung tangan kanan suaminya


"kamu juga hati-hati ya" Pintanya pada suami, dan cup Zuumar mengecup sekilas kening istrinya tersebut


"Assalamu'alaikum Bidadari nya aku" Ujar Zuumar membuat Kayyisha tersipu malu


"Wa'alaikunsalam habibinya aku" Jawab Kayyisha melepas kepergian suaminya


"Zuumar buruan, bu set demen banget pamer mentang-mentang udah halal" teriak Rayyan yang tak sabaran menunggu


Zuumar masuk ke dalam mobil bersama Papi dan Rayyan, Kayyisha sudah masuk kedalam mobil bersama Mami, Asher dan Naresh


"kenapa Sher?" Jawab Mami lembut


"mau punya mantu lagi ya Mih?" Tanya Asher


"iya nih, baru sebulan lalu punya mantu, eh anak yang lain nyusul, kamu sama Naresh nggak kepingin?" Tanya balik Mami


"Pengen" Jawab Asher dan Naresh kompak membuat Kayyisha tersenyum untuk menahan tertawanya


"Ya udah nyusul, sekalian bareng Darrel biar bisa patungan biaya resepsinya kan jadi murah, gimana?" ledek Mami


"calonnya ajah nggak ada Mih, terus kita nyusul nya gimana?!" Jawab Naresh sedih


"Mami bingung sama kalian deh, mapan udah, tampan iya, kenapa masih jomblo ajah, kalian keseringan main barengan terus sih, nggak takut belok?" tanya Mami lagi sedikit meledek


"ih Mami, amit-amit ah" Jawab Asher


"Mi, jangan gitu, doa ibu itu ajib mih, kalo langsung di okehin gimana Mih? Masa aku sama Asher" Tolak Naresh

__ADS_1


"gw juga ogah sama lu, amit-amit dah" Tolak Asher juga


"Sha, cariin kita dong modelan kaya Hana sama Ji Soo, kali ajah lu ada sepupu cantik lagi modelan gitu" Pinta Naresh


"Masih ada dua lagi sih sepupu aku, yang satu Ka Yumi, dokter yang nanganin Hana kemarin, cuma usianya diatas kita 3 tahun, satu lagi masih SMP jauh banget sama kita, mau nunggu?" Tanya Kayyisha


"bukan jodoh kita berarti Resh" Jawab Asher


"eh siapa tau, jodoh kita masih dijagain sama orang Sher" Jawab Naresh


"Dih, jadi pada ngebet nyari jodoh" ledek Mami tertawa


"Seperti hal nya rezeki, jodoh itu sudah tertakar, tidak akan pernah tertukar, apalagi sampe nyasar, Cukup percaya pada SANG Maha Pemberi, tugas kita cuma usaha sama doa, soal hasil biar waktu yang menjawabnya" Ucap Kayyisha menatap ke arah jendela sederhana tapi cukup mengena


"bener tuh Resh, kita berdoa ajah, banyak sujud supaya semua pinta cepet terwujud" Ucap Asher


"tumben lu lurus" Jawab Naresh


"kalo kita temenan nya sama Kayyisha ya lama-lama bakalan lurus, kalo ketemunya SAKTI SQUAD terus makin nggak lurus gw, malah masuk jurang nyusruk" Jawab Asher sebaliknya


"biasa ajah dong, kesan nya kaya SAKTI SQUAD iblis banget, sampe bikin nyusruk masuk jurang!" Jawab Naresh tak mau kalah


"jurang neraka lu tau nggak!" Balas Asher


"Naresh, Asher tolong cari jalan agak sepi dari sini" Titah Kayyisha yang sudah menggenggam pistol di kiri kanannya, membuat panik Mami, Asher dan Naresh


"ada apa Sha?" tanya Asher panik karena bertugas mengendalikan laju kendaraan


"dibelakang kita ada mobil yang terus buntutin kita, cari tempat sepi kita uji seberapa kuat mereka" Jawab Kayyisha dengan tatapan membunuhnya


"jangan ada yang minta bantuan Zuumar, karena aku udah kirim pesan minta bantuan teman-teman aku, Mami tenang ajah ya, ini cuma kecoa kecil" Tambahnya untuk meyakinkan Mami yang mulai berkeringat dingin


Kendaraan di putar ke arah lapangan bola usang dipinggiran kota, dan mobil serba gelap tang dari tadi terus membuntuti mereka masih terus mengikuti


"stop Resh, inget jangan ada yang keluar, sekalipun aku kenapa-kenapa" Titah Kayyisha lagi, Dia sudah membuka pintu mobil dan keluar mendekati sosok yang duduk manis di setir kemudi, tak lama setelah itu mengklik earphone khusus yang memang tidak pernah ia lepas saat keluar rumah "bersiap" Ucap Kayyisha


Keluar lah sosok pemuda tampan dengan tinggi sekitar 191 cm, perawakan kekar dan berwajah sangat tampan, tak lupa kacamata hitam masih bertengger di hidung mancung nya


"Lama tak Jumpa Umaiza" Sapanya dengan senyum sinis sembari menyalakan sebatang rokok

__ADS_1


🍀🍀🍀🍀🍀🍀


__ADS_2