KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
81


__ADS_3

Ji Soo tiba di Indonesia saat posisi matahari masih digantikan bulan


"Harus cepat! Misi ini harus berhasil" Kata Ji Soo dalam hati, sambil bergegas keluar dari area bandara, diluar sana sudah ada supir yang menunggu kedatangan nya, tanpa banyak berbincara Ji Soo sudah tiba di kediaman Zuumar, tangan kanan nya terus mencengkram erat tas kecil seperti pouch make up yang sangat ia jaga sedari sebelum penerbangan menuju Indonesia


"Bismillah, bisa" Ucapnya meyakinkan dirinya sendiri, ia masuk mengendap-ngendap supaya tidak membangun penghuni rumah yang mungkin saat ini masih terlelap dalam buaian mimpi indah


"Eh Ji Soo" panggil Asher dengan suara khas nya yang nyaring itu


"kkamjjagiya" Ucap Ji Soo mengelus dada kirinya


"bus set lu kenapa loncat begitu?" Tanya Asher menahan tawanya agar tak terdengar penghuni lain


"kaget lah, tanya kenapa lagi? isanghan! (aneh banget)" Jawab Ji Soo kesal


"lu ngapain lagian, kaya maling begitu? pergi tiba-tiba, pulang pagi-pagi buta, jalanin misi baru?" Tanya Asher to the point membuat Ji Soo sedikit gelagapan


"Misi apa?" Tanya balik Ji Soo


"lu kan gitu, paling misterius diantara Shin, Yumi, Sama Kayyisha, lu itu bergerak dalam diam, berlari di gelapnya malam, betul nggak?" Tebak Asher


"Aniyo!" (nggak tuh!) Jawab Ji Soo menatap tajam Asher


"ya kalo bukan, lihatnya biasa ajah dong! udah kaya mau makan gw ajah!" Ledek Asher


"neo jinjja jjajeung nanda!" Jawab Ji Soo geram, ingin sekali ini memukul Asher rasanya


"hah? apa lu kata, coba ulang" Ledek Asher


"males" jawab Ji Soo


"Ulang plis" pinta Asher


"neo jinjja jjajeung nanda!" (lu beneran nyebelin banget) Jawab Ji Soo berteriak keras membuat Asher ikutan kaget mendengar nya


"bu set pelan-pelan Ji Soo, bisa bangun semua ini penghuni rumah denger lu triak" Ledek Asher


"Joh-a, naneun swigessda!" (udah ya, aku mau istirahat) Ujar Ji Soo meninggalkan Asher


"eh, dasar bocil nggak ada sopan santunnya, di ajak ngobrol malah main pergi ajah" teriak Ashar lagi yang melihat kearah Ji Soo berjalan


"lu kenapa Sher, teriak-teriak?" Tanya Zuumar yang baru saja keluar dari dalam kamar tidurnya


"itu bini nya si Darrel nggak sopan banget, gw lagi ajakin ngobrol main kabur ajah!" Jawab Asher sebal


"Ji Soo? udah balik itu anak?" Tanya Zuumar heran

__ADS_1


"barusan sampe, masuk kamar molor palingan" Jawab Asher masih ketus


"Jangan marah-marah terus, belum punya jodoh nanti cepet tua, bangunin yang lain sana, kita Jamaahan" Ajak Zuumar


"iya, gw bangunin yang lain, lu tunggu ajah di Mushalla" Jawab Asher


Waktu sarapan, semua berkumpul termasuk Ji Soo yang pagi ini menjadi buah bibir karena ulahnya membuat Asher kesal pagi-pagi buta, Namun si bocil kepala batu itu tetap cuek saja menyantap sarapan pagi nya


"Ji Soo ya" Panggil Kayyisha dengan suara lembutnya


"ne! waeyo Eonni?" Jawabnya menatap Kayyisha yang semakin pucat itu


"dangsin-ui sa-eob-eun kkeutnassseubnikka?" (urusan kamu udah selesai?) Tanya Kayyisha


"hmm, sudah!" Jawabnya


"oh iya ka, usia kehamilan kaka sekarang berapa ya?" Tanya Ji Soo lagi


"isib-yug gaewol, geulaeseo mueos?" (26 minggu, kenapa memangnya?") Tanya balik Kayyisha


"obat ini harus segera masuk ke tubuh Eonni, karena proses penyembuhan berjalan 2 sampai 3 bulan baru bekerja, tapi gimana caranya, nggak mungkin aku bilang soal ini sama Eonni Shin, apalagi Eonni Yumi" Ucap Ji Soo dalam hati


"Ji Soo ya! Waeyo?" (Ji Soo kenapa?) tanya Kayyisha yang melihat Ji Soo melamun itu


"nanti siang kaka mau ada urusan keluar sebentar, kamu bisa bantu temani? tapi jangan bilang Zuumar!" Bisik Kayyisha


"siap" Jawab Ji Soo patuh


Selesai sarapan semua akan kembali seperti semula, sibuk dengan urusan masing-masing, begitupun Ji Soo yang sedari tadi bolak balik didepan pintu kamarnya


"eotteohge julkka?" (gimana cara gw ngasih nya?) tanya Ji Soo dalam hati sambil menimang-nimang beberapa butir obat racikan nya


"Ji Soo, aku berangkat ya" Pamit Darrel dari balik pintu


"Jamkkanman" Ucapnya seraya membuka pintu dan tersenyum manis ke arah Darrel


"peluk" katanya merentangkan lengannya selebar mungkin


Dengan patuh Darrel memeluk sayang bocil kepala batu itu


"kangen banget aku sama kamu" ujar Darrel membelai sayang pucuk kepala gadis yang kini berganti warna rambut menjadi pink


"nado bogo sip-eoyo" Jawab Ji Soo


"Darrel, mau bareng gw nggak!!!!!" Teriak Asher yang memergoki mereka tengah berpelukan

__ADS_1


"iya" Jawab Darrel "aku berangkat ya?" Pamitnya pada Ji Soo


"hmmm, Hati-hati di Jalan" Jawab Ji Soo yang tidak seperti Kayyisha mengantar Zuumar sampai kedepan pagar rumah


Zuumar dan Rayyan akan mengurus Zuu Corporation, sementara Asher dan Darrel akan di sibukkan oleh hotel dan beberapa cafe lainnya


"Ji Soo, mana obat yang kamu teliti beberapa bulan ini?" Tanya Kayyisha to the point, membuat JI Soo melebarkan mata sipitnya kaget!


"heol, Eonni naega eotteohge al-a?" (loh, kok kaka bisa tau?" Tanya Ji Soo bingung


"eodi? yeogie mudseubnida!" (mana? sini aku minta) Pinta Kayyisha


"tapi aku belum tau apa berhasil atau gagal kak" Jawab Ji Soo ragu


"Shin, Kak Yumi, apa mereka tau?" Tanya Kayyisha lagi, namun Ji Soo hanya menjawabnya dengan ge lengan kepala


"jangan sampe mereka tau, terimakasih atas kerjakeras nya Ji Soo" Ucap Kayyisha tulus kemudian mengambil obat di botol bening


"ini obat untuk bulan pertama, ini obat bulan ke dua, dan ini obat untuk bulan ke tiga" Ujar Ji Soo memberikan informasi tentang obat-obatan tersebut


"masing-masing botol isinya 4 butir, langsung aku minum sekaligus?" Tanya Kayyisha antusias


"Satu minggu sekali, dan tidak boleh terlambat di waktu yang sama, ini hari senin pukul 09.00 kalau kaka minum sekarang minggu depan harus di waktu yang sama juga" Jelas Ji Soo


"baiklah, terimakasih ya Ji Soo" Ucap Kayyisha tulus


"sebentar Kak, aku ambil dulu airnya" Ujar Ji Soo melangkah menjauh untuk mengambil kan Kayyisha air untuk meminum obat


"Hmmm, obatnya kenapa enak?" Tanya Kayyisha saat selesai meminum sebutir obat pemberian Ji Soo


"iya karena aku tambahin banyak bahan enak ambil dari sokor kak" Jawab Ji Soo sejujurnya


"Ji Cuu ya, ayo kita ke rutan tempat Dami di tahan" Ajak Kayyisha


"Hah? kaka serius?" Tanya Ji Soo


"Iya, ayo, kaka ingin berterima kasih serta meminta maaf" Jawab Kayyisha lagi


"aaah, al-***-eo" Jawab Ji Soo menurut


"sebentar, aku siap-siap dulu ya" Ucap Kayyisha


"bagaimana ini? kalau Dami nanti kasih tau soal USB ke Eonni" Ujar Ji Soo was-was


🍀🍁🍀🍁🍀🍁🍀🍁🍀

__ADS_1


__ADS_2