
Setelah mengeluarkan semua isi perutnya Zea saat ini sudah terlelap dengan selang infus menghiasi lengan kirinya
"Kalian tahu, sejujurnya aku sempat tidak ingin kembali kesini" Lirih Kayyisha pada ke empat saudari sepupunya yang tak lain Ji Soo, Hana, Dokter Yumi serta tak ketinggalan Shin Bangsanim setia menemani putri kesayangan dalam keluarga Zuu
"Eonni, Mianhae" Lirih Ji Soo merasa bersalah
"bukan salahmu JI Soo ya" Jawab Kayyisha membelai sayang punggung sang sepupu
"Bagaiamana bisa wanita itu secepat ini keluar dari masa tahanannya, padahal dalam putusan akhir dia mendapatkan hukuman lebih dari 10 tahun bukan?" Tanya Ji Soo kesal
"Eomma mengenalnya?" Tanya Zulfan yang sedari tadi mencuri dengar pembicaraan ibunya
"mungkin dia mantan pacarnya Appa" Jawab Za asal membuat kepalanya ditoyor sang adik
"anak kecil ngomong nya pacar-pacar" protes Zu
"sesama anak kecil di larang main toyor, dasar nggak sopan ini kepala udah di fitrahin tau, main toyor ajah" balas Za kesal
"sssst, berisik..!!" Protes Dokter Yumi dengan menampakkan wajah jutek nya membuat si kembar Zu Za diam seketika
"lanjutkan Ji Soo" titah Dokter Yumi pada Ji Soo
"jamkkanman eonni, aku masih menunggu hasil penyelidikan anak buahku" ujar Ji Soo yang masih sibuk menggulirkan layar ponsel nya seperti membaca sesuatu
"ternyata benar dugaanku, Wanita itu di bebaskan dengan jaminan seseorang cukup berkuasa" Ujar Ji Soo
"Ezra Rahardian!" lirih Kayyisha menahan rasa kecewanya
"Ezra?" Tanya Hana, Shin dan Yumi bersamaan
"bukan, Ezra tidak terlibat apapun dalam hal ini, bagaiamana mungkin dia terlihat sementara selama empat tahun ini Ezra bahkan sibuk mengurusmu eonni" Ujar Ji Soo melakukan pembelaan
"lalu siapa lagi?" Tanya Dokter Yumi penasaran
"Jahdami, disini tertulis nama Jahdami" Jawab Ji Soo dengan tidak yakin
"kau yakin?" Tanya Kayyisha curiga melihat ekspresi wajah si sepupu
"entahlah, tapi aku rasa dia tidak sejahat itu" Jawab ji Soo
__ADS_1
"Heh, dia pernah menjebak Kayyisha dan bahkan membuatku koma, apa kau lupa?" Tanya Hana seolah mengorek luka lama
"hei, kenapa malah jadi kalian yang berdebat" Selak Shin menengahi
"bukan seperti itu eonni, aku koma karena ada campur tangan Dami" Ujar Hana tak terima
"Tapi Dami juga yang membantuku mencari formula rahasia saat Kayyisha terpapar virus autoimun itu, bahkan Dami lah yang memeberi ku akses secara bebas mencari Ezra demi kesembuhan Kayyisha" Giliran Ji Soo yang tak terima
"aku akan selidiki secara rahasia, ini pasti ada yang tidak beres" Ujar Ji Soo meninggalkan ke empatnya
"anak itu selalu saja bertingkah semuanya" ujar Hana tak senang
"sudah wataknya JI Soo seperti itu Hana" Ujar Shin membelai lengan Hana
"jangan membicarakan keburukan ku dibelakang ku" teriak Ji Soo sebelum menutup pintu ruang khusus di klinik Zuu
"Eomma" lirih Zea yang sadar dari tidur nya
"Zea" Ucap Kayyisha berlari mendekati ranjang dimana Zea tertidur tadi
"apa yang sakit sayang?" Tanya Kayyisha membelai sayang pipi anak gadisnya
"tidak ada eomma, aku sudah lebih baik, dimana Abang Zu dan Za Oppa?" Tanya Zea melihat ke kiri ke kanan namun tidak ada siapapun disana
Dirumah, si kembar Zu dan Za tengah mengamuk layaknya anak kecil yang tidak di beri mainana
"Bibi, mana robot tayo ku?" Teriak Zu sambil melempar semua robot lain
"Bibi, mana transformers ku, mana Bumblebee ku, mana Hyun musuhnya Bumblebee siapa ya?" Tanya Za di tengah-tengah amukannya
"Megatron Hyeong" Ucap Zu malas "bisa-bisanya lagi ngambek nanyain musuh Bumblebee" gerutu Zu dalam hati
"bibi" teriak Za lebih keras lagi, dengan segera dua orang pengasih bernama ina dan ani itu masuk sambil mengomel
"An, mumpung tidak ada siapapun dirumah kita habisi saja mereka sekarang" Ujar Ina berbisik
"baiklah, setelah ini kita bisa kabur dengan uang yang kita miliki" Jawab Ani mengambil dua buah jarum suntik yang berisikan cairan entah apa didalamnya
"Hei kalian berdua kenapa berisik sekali" Bentak Ani pada Zu dan Za dan seketika Zu dan Za menjerit ketakutan
__ADS_1
"kenapa membentak kami?" Tangis Zu pecah
"kami sudah lelah dengan ulah kalian yang sering kali berbuat onar pada kami, sekarang saatnya kami membalas dendam" Ujar Ina dengan senyum mengerikan nya itu
"tolong tolong" teriak si kembar histeris
"menjerit lah sekuatnya, kalian tidak akan di tolong siapapun, karena dirumah ini tidak ada siapapun" Jawab Nia tersenyum sinis
"Eomma, Appa, imoo, samchon, tolong kami" teriak. Zu dan Za lagi
Ani memegangi Za kuat sementara Ina bersiap menyuntikkan cairan itu pada Za, namun gerakan tak terduga justru datang dari Zu, dengan sigap Zu sudah memegangi pistol dan segera menembaki dua buah peluru yang isinya ternyata jarum suntik untuk membius kedua nani nya tersebut "dor.. dor.. Tepat. sasaran" Teriak Zu girang membuat kedua nani nya tersebut tersungkur lemas
"haa kalian pikir kami anak kecil cengeng, terimalah pembalasan ku" Ujar Za yang kini mengambil alih Jarum suntik yang dibawa oleh Ani, memberikan satu buah pada Zu untuk kemudian nanti diberikan pada Imoo Ji Soo agar bisa diteliti kandungan apa yang terdapat didalamnya, sementara yang satunya ia suntikan pada dou Nani nya itu setengah dosis untuk Ina, sisanya diberikan pada Ani
"Zu ambil kabel, kita harus mengikat tikus ini bukan" Ujar Si kaka memerintah
"sudah aku siapkan" Jawab Zu mengambil kabel yang diminta sang kaka, mereka melakukan semua dengan sangat baik, keduanya sudah terikat dalam kondisi tertidur
"hadeh, berantakan sekali kamar ini, segera bersiap, eomma lihat ini kita pasti akan di penggal" Ucap Za muali merapihkan kembali tempat bermain mereka
Setelah 15 menit kamar sudah rapi kembali, mmbuat keduanya kelelahan terlihat peluh memenuhi dahi kecil mereka padahal suhu di ruangan bermain cukup sejuk
"Za, Zu, odiyaaaaa?" Teriak Ji soo
"Imoo, yogie" jawab Keduanya
Ji Soo berlari takut terjadi sesuatu yang tidak di inginkan namun begitu pintu tempat bermain terbuka Ji Soo justru melihat penjaga si kembar tertidur dalam keadaan terikat, membuat Ji Soo tersenyum
"itu baru anaknya eomma" puji Ji Soo seraya mengelus sayang kepala keponakan kembarnya
"Imoo, kami menemukan ini ditangan mereka" Ujar Za memberikan alat penyuntik itu pada sang Bibi
"nanti malam akan bibi selidiki, terimakasih jagoan" Ucap Ji Soo memeluk mereka berdua
"kami hebat tidak imoo?" Tanya Za bangga
"daebak..!! kalian luar biasa, ayo ikut bibi, kita jalankan misi selanjutnya" Ajak Ji Soo
"tikus ini?" Tunjuk Zu
__ADS_1
"akan di. bereskan segera" Jawab Ji Soo menggandeng tangan kecil Zu dan Za menuntun keduanya masuk kedalam mobil
🍀💕🍀💕🍀💕🍀