KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
71


__ADS_3

"Tunggu sebentar lagi ya Zuum" Ujar Dokter Yumi setelah mereka semua berada dalam ruang perawatan Kayyisha


"Sebentar saya pamit ke dalam dulu, Ada obat Hana yang lupa saya berikan" Pamit Dokter Yumi masuk ke ruangan disebelah ruangan khusus Kayyisha tadi


"Rumah Sakit gede insecure Sher kalo disandingin sama klinik si Tante" Ucap Naresh yang terheran-heran dengan canggihnya alat-alat Kedokteran yang di minta khusus oleh Dokter Yumi


"Gw kata kan apa? kedok nya ajah klinik, dalemnya lu liat sendiri kaya laboratorium buat perang, apa ajah ada! ini baru yang kita bisa lihat, belum yang disembunyiin kan? pasti banyak alat tempur, yakin gw mah!" Asumsi Asher pada Naresh


"ssssst, berisik bener lu berdua, ghibah teros!" ledek Rayyan tersenyum, Darrel hanya menjadi pendengar yang baik hari ini, hatinya sendiri sedang tidak baik-baik saja, senang karena mendengar ucapan Ji Soo tentang perasaannya, namun hatinya menjadi tak nyaman melihat Ji Soo sibuk dengan ponselnya, beberapa kali Ji Soo terlihat menjauh untuk menjawab panggilan telpon yang entah dari siapa, karena obrolannya terdengar sangat memusingkan Darrel dengan bahasa ibu nya


"Calon bini sibuk banget" Ujar Asher mencolek bahu Darrel, kemudian Asher menunjukkan ke arah Ji Soo


"biarin ajah, namanya juga ABG Sher, nggak samalah sama sugar tante kesayangan lu" Jawab Darrel kesal


"idih amit-amit" Jawab Asher cemberut


Setelah 15 menit Kayyisha membuka matanya, wajahnya langsung sumringah dengan senyum manisnya di balik niqab yang Zuumar bisa lihat dari bentuk puppy eyes milik Kayyisha


"terimakasih" Ujar Zuumar tulus mencium kening sang istri


"Zuumar, Mami, Papi, Asher, Naresh, Darrel, Rayyan, Hana, Ji Soo, kedepannya mungkin aku akan sangat menyulitkan kalian, mohon bantuannya ya" Ucap Kayyisha lirih menahan tangis


"maksud kamu apa?" Tanya Mami was-was


"Dokter Yumi bilang, ada 3 kantung janin Mih, kemungkinan besar mereka kembar 3, hamil satu ajah ngidamnya suka yang aneh-aneh gimana 3" Jawab Kayyisha menatap sayang suaminya yang terlihat sangat khawatir itu "maafkan aku Zuum, aku nggak akan kasih tau kondisi aku sebenarnya" Ucapnya pada diri sendiri


"jelas, Kak Kayyisha nggak baik-baik ajah, ucapan itu bukan sekedar ucapan permintaan biasa, ini seperti ucapan perpisahan diawal pertemuan" Ujar Ji Soo dalam hatinya


"Ya Allah sayang, kirain apa, kamu mau apa tenang ajah, disini kita nggak kekurangan orang kalau cuma buat menuhin mau ngidamnya kamu, kamu tenang ajah ya" Jawab Mami tersenyum senang


"beneran 3 Sha?" Tanya Asher antusias


"insya Allah, doakan ya" Jawabnya


"mantep juga, cebong si jawara, sekali sembur langsung cetak 3" Jawab Asher lagi


"Tuk" kepala Asher di jitak Dokter Yumi


"emang foto copy main cetak main sembur, sembarangan ajah" Ledek Dokter Yumi


"sakit noona" Ujar Asher mengusap-usap kepalanya

__ADS_1


"Zuum, seperti yang saya sampaikan di awal Kayyisha harus dirawat disini, eotteohge?" Tanya Dokter Yumi


"Nggak maslah dok, lebih aman disini dari pada saya harus rawat Kayyisha di rumah sakit umum kan?" Tanya Zuumar lagi


"oh iya, kalau bisa berita kehamilan ku jangan dulu di publish ya Zuum" pinta Kayyisha lagi


"kenapa?" Tanya semuanya kompak


"kamu bukan manusia jelata Zuum, banyak musuh di dunia per bisnisan kamu, begitupun aku, aku nggak mau kehamilanku jadi boomerang untuk musuh-musuh kita dapet celah di lengah nya aku saat hamil" jelas Kayyisha


"iya sayang, semua mau kamu aku turuti" Jawab Zuumar membelai sayang istri cantiknya itu


"Dokter Yumi, soal dokter tambahan yang dokter minta bagaimana?" Tanya Zuumar lagi


"sudah berangkat beserta beberapa pasukan gelap tambahan" Jawab Dokter Yumi pasti


"Satu lagi Manzar anak dari Hyun-Ki Shamchon akan stay disini selama kehamilan Kayyisha" Pinta Dokter Yumi lagi


"lakukan apapun demi Kayyisha Dok" Pinta Papi saat ini


"ini bukan situasi biasa, ini situasi tergenting yang aku tau, bahkan Yumi'shi eonni harus menambah jumlah pasukan gelap untuk mengawal sebuah kehamilan, Kak kamu kenapa?" Tanya JI Soo dalam hati menatap tajam bergantian antara Kayyisha dan Dokter Yumi


"baiklah, ini sudah mulai malam, kalian bisa kembali kerumah utama untuk melanjutkan beristirahat" Usit Kayyisha halus


"kamu nggak mau makan apa-apa?" Tanya Zuumar


"infus ini udah bikin aku kenyang ko calon appa" Jawab Kayyisha


"boleh aku menginap malam ini?" pinta Zuumar


"ada Ji Soo, ada Dokter Yumi juga, kamu mau nginep tidur dimana? ranjangnya kecil" Jawab Kayyisha "aku masih harus menjalani test malam ini, Zuumar nggak boleh tau" Katanya dalam hati


"besok?" tanya Zuumar lagi


"besok boleh, nanti aku siapin kamar untuk kamu dulu, ini klinik Zuum, bukan hotel" sindir Dokter Yumi


"besok pagi lu ada rapat penting Zuum" Ujar Rayyan mengingatkan


"oh iya, kita harus keluar kota kan beberapa hari" Ujar Naresh yang baru saja mendapatkan pesan dari cafe cabang kota Y yang tengah mereka bangun


"tuh kan" Jawab Kayyisha "alhamdulillah an aku beberapa hari ini" Katanya dalam hati

__ADS_1


"tapi nggak mau jauh dari kamu" Rengeknya seperti anak kecil, namun justru Mami dengan tega menjewer anak tunggalnya itu


"heh, yang hamil Kayyisha, kenapa yang manja kamu, lagian kalau kamu nggak kerja nanti nggak punya uang buat lahiran anak-anak kamu, apalagi kalau beneran insya Allah kembar 3, biayanya masya lah buanyak Zuum, kamu harus lebih semangat lagi kerjanya biar anak-anak kamu nanti nggak susah beli susu" Cerewet nya Mami menasehati putra tunggal nya itu


"bu syeeet! Mami perhitungan banget ya Resh, padahal kita tau seberapa kayanya si Zuumar itu, tapi emaknya masih nyuruh semangat kerja buat masa depan anak, emang nanti anak-anak nya si Zuumar minum susu berlian tiap hari, sampe takut hartanya nggak cukup beli susuh" Ceroros Asher pada Naresh


"mau heran, mau bingung tapi itu kan Mami Sher" Jawab Naresh ikutan pasrah


"eh iya sih, itu kan Mami ya, terserah Mami dah" Giliran Asher ikut pasrah


"ya udah Mami sama Papi duluan ya" Pamit Mami memeluk sayang anak mantunya itu


"kita cabut Sha, cepet sehat Sha, biar bisa nyolong mangga muda tetangga" Ledek Asher yang kemudian berlari kabur


"amit-amit, ya kali anaknya Ci E O ngidamnya nyolong mangga tetangga" Jawab Naresh heran


"kalau mau apa-apa kabarin ajah Sha, gw usahakan dapet yang lu mau" Pamit Rayyan setelah tadi sudah menjenguk Hana nya


"makasih Ray" Jawab Kayyisha tulus


"assalamu'alaikum Anak-anak nya appa, appa pulang dulu ya, titip eomma tolong jangan menyusahkan eomma, jangan nakal 3 kesayangan appa" Ujar Zuumar tepat di perut Kayyisha, membuat Kayyisha dan Dokter Yumi menahan tangis mendegarnya


"kalau ada apa-apa tolong kabarin ya, aku bakalan tambahin pengawal diseputaran sini beberapa radius kilometer, kamu cuma perlu istirahat dengan baik, dan cepet sehat, aku nggak mau ngelewatin hari nggak sama kamu" Ucap Zuumar memeluk erat Kayyisha


"kamu harus mulai terbiasa tanpa aku Zuum, anggap ini latihan sebelum aku benar-benar pamit pergi dari hidupmu" Jawab Kayyisha dalam hati


"iya suami, aku janji" Jawabnya tersenyum


"Ji Soo tetep disini kan sama kamu?" Tanya Zuumar lagi


"Iya Kak, aku disini menjaga Kayyisha" Jawab Ji Soo yang sedari tadi banyak diam itu


"Dokter, titip Kayyisha ya" Pinta Zuumar lagi


"kamu jangan mergaukan ku Zuum" jawab Dokter Yumi tersenyum tipis


Semua orang sudah kembali kerumah utama Zuumar, JI Soo tengah makan malam, setelah nya ia ingin sekali menanyakan ada masalah apa dengan kehamilan Kayyisha yang seolah terlalu ditutupi dari dunia luar, namun belum 30 menit makanannya habis, katanya sudha terpejam berat sekali


"pasti Ka Yumi, memasukan sesuatu ke makananku" Ujar Ji Soo sebelum benar-benar tertidur


Memastikan adik sepupunya sudah terlelap, Dokter Yumi yang tengah melakukan observasi lanjutan memberi kabar ke Kayyisha

__ADS_1


"target tidur, mari kita lanjutkan" Ucapnya pada Kayyisha


💕🍀💕🍀💕🍀💕🍀💕🍀


__ADS_2