KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
34


__ADS_3

Zuumar kemudian menghubungi SAKTI SQUAD untuk meminta bantuan, selesai menelpon saat hendak membopong tubuh Kayyisha, terdengar bunyi ledakan senjata sebanyak dua kali, Zuumar tumbang tepat disebelah Kayyisha, dengan darah merah yang terlihat membanjiri kamar pengantin basi itu.


"hahaha akhirnya, bye bye, Selamat jalan ke neraka bersama dua sahabat ku tersayang, udah gw bilang, kalau gw nggak bisa milikin Kayyisha, siapapun nggak boleh milikin dia" Ucap lelaki yang ternyata berpura-pura mati tadi, walau tubuhnya penuh luka ia masih bisa melarikan diri beberapa menit sebelum SAKTI SQUAD tiba.


Malam yang harusnya menjadi senyum tawa canda berubah menjadi situasi yang sangat mengerikan, SAKTI SQUAD tiba dengan kendaraan nya masing-masing, Zuumar dan Kayyisha segera dilarikan kerumah sakit, sementara SAKTI SQUAD membagi tugas menjadi dua tim, untuk mencoba menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi, Dami, Asher dan Naresh kali ini yang turun tangan menyelidiki kasus ini.


"Kita selidiki sendiri ajah Dam, kita pake cara kita, percuma panggil penegak hukum" Ucap Naresh santai saat mulai mencari bukti lewat rekaman CCTV di unit apartemen yang Kayyisha tempati


"hmmm" Jawab Dami yang fokus menatap layar laptop nya, cukup lama ketiganya fokus didepan layar laptop untuk mengetahui kebenaran yang terjadi


Dirumah sakit, ada Darrel dan Rayyan yang setia menemani kedua orang tua Zuumar, Begitu tiba dirumah sakit Zuumar langsung masuk meja operasi untuk pengangkatan dua proyektil yang bersarang di lengan kiri dan punggung sebelah kirinya, sementara Kayyisha mengalami keretakan tulang di lengan kanannya, Mami Papi masih menunggu didepan ruang operasi, sementara Kayyisha yang masih belum sadarkan diri di jaga ketat beberapa pria berbadan tegap didepan ruang perawatan karena tak ingin kerjadian seperti ini berulang, kalau hari ini hanya patah bagaimana kedepannya? itu yang membuat Papi Mami menjaga extra menantu kesyangan nya tersebut.


"Mi, ko nggak nangis kaya emak-emak di novel online?" Tanya Darrel


"udah biasa Rel, dari jaman kalian STM udah berapa kali dibikin dugun-dugun begini sama Zuumar" jawab Mami sok santai padahal wajahnya jelas khawatir, ia menutupi rasa sedihnya didepan sahabat dari anak-anak nya, sementara Papi sibuk mengirimi pesan entah untuk siapa


"Padahal dari jalan mau take off sampe landing Bandara Soetta, Zuumar happy banget Mi, dia mau bikin kejutan buat Kayyisha, eh malah jadi kita semua dapet kejutan kaya gini" Ucap Rayyan dengan wajah lelahnya karena dia benar-benar belum istirahat setelah perjalanan cukup jauh mengudara 8 jam di udara.


"namanya juga takdir Ray, nggak pernah bisa ada yang nebak didepan bakal apa, bakal gimana? semua yang kita rencanain bisa luluh lantah kalah dengan hanya satu kata Kun Fakayun" Ucap Mami lagi

__ADS_1


"Ko gw kepikiran June ya dalang dibalik ini semua" Ucap Darrel asal


"sama, musuh bebuyutan Zuumar yang sampe detik ini masih dendam kan cuma dia!" Jawab Rayyan setuju


"Jangan asal tuduh, nggak boleh su'udzon kaya gitu, kita tunggu hasil penyelidikan Dami dulu, baru ambil keputusan" Ucap Papi menengahi


Sudah 3 jam berlalu, malam kian larut lampu tanda operasi sudah dimatikan, tandanya operasi sudah selesai dilakukan, salah satu dokter yang masih menggunakan pakaian khas operasi keluar ruangan menemui kedua orang tua Zuumar


"Dr Dzaki, gimana Zuumar?" Tanya Papi


"Seperti biasa, anakmu baik-baik saja, pelurunya tidak menembus ke bagian organ vital, sebentar lagi akan dipindahkan ke ruang perawatan, kalian bisa menjenguknya secara bergantian" jelas Dr Dzaki yang tak lain sepupu jauh Papi Zuumar


"Alhamdulillah" Ucap Mami, Papi, Rayyan dan Darrel kompak


"June, ini semua ulah June, nanti gw kirim rekaman CCTV nya ke lu, nunggu sampe Zuumar stabil baru lu kasih tau kebenarannya, gw nggak nyangka itu anak ada obsesi lebih sama Kayyisha sampe nyakitin Kayyisha sekeji itu, gw tutup dulu, malam ini gw sama team alfa bakal langsung gerilya cari tersangka utama" Ucap Dami tanpa tedeng aling-aling, membuat Rayyan membelalakan matanya tak percaya


Tak lama setelah itu rekaman video CCTV sudah diterima oleh Rayyan, dengan seksama Rayyan melihat bagaimana awal segalanya dimulai, selama ini June ternyata tinggal tepat di sebrang Unit milik Zuumar, awalnya June membius para penjaga dengan cara memberikan minuman yang sudah di bubuhi bubuk bius, di bantu oleh orang yang berpura-pura sebagai petugas kebersihan, setelah memastikan kedua penjaga roboh June memasuki pintu utama, langsung mencoba menyerang Kayyisha yang masih sibuk membersihkan ruang tanu utama didepan sofa panjang, Kayyisha yang ternyata memiliki ke ahlian jago bela diri ini beberapa kali berhasil mematahkan serangan June, namun tenaganya terkuras habis setelah June berhasil memukul tangan kanan Kayyisha dengan tongkat baja yang ia siapkan sebelumnya, Kayyisha yang sudah lemah dipaksa masuk kedalam kamarnya, June masih mencoba menyerang Kayyisha, memaksa merobek gamis yang dipakai Kayyisha, serta terus menarik hijab besar yang selalu Kayyisha gunakan, namun Kayyisha yang terlihat tidak mau kalah masih terus mencoba melawan sebisa mungkin walau hanya dengan satu lengan, sempat terlihat Kayyisha memukul keras kepala June dengan sebuah pot bunga membuat nya tumbang, tak sampai disitu Kayyisha yang kalap berlari keluar kamar mengambil pisau dari arah dapur, menusuk secara acak ke tubuh June yang tumbang, kemudian baru terlihat Zuumar masuk dan memeluk Kayyisha, sampai akhirnya June terlihat mengeluarkan sebuah pistol untuk membidik tubuh Zuumar, memastikan Zuumar dan Kayyisha tumbang June sempat mengeluarkan ponsel, baru kemudian terseok melarikan diri


"mual gw lihat adegan pembunuhan live kaya gitu" Ucap Darrel begitu selesai melihat rekaman CCTV

__ADS_1


"Taek kali, kaya baru ajah, lu lupa pernah nyayurin anak captoen? bocah udah jatuh masih lu gosirin ajah tangannya" Ucap Rayyan sebal


"itu kan masa lalu, gw udah tobat Ray sekarang mah" jawab Darrel mengeles


"Tapi ini Kayyisha kejam juga ya, nggak nyangka gw cewek adem ayem kaya gitu bisa sadis banget gitu" Ucap Rayyan heran


"namanya jodoh Ray, cocok kan mereka berdua, selama ini kita kenal Kayyisha adem ayem tentrem begitu marah kaya Kayuza main bantai ajah, apalagi pas nusuk-nusuk si June kaya nggak ada takutnya tuh anak" Ucap Darrel bergidik ngeri


"lu inget nggak sih orang tua Isha di bantai June? nggak mungkin lah itu anak nggak dendam, apalagi perlakuan June nggak kalah ngeri kan tadi juga, pantes banget sih kalau itu anak di cacak dijadiin bakso, itu baru si Isha yang ngamuk, lu kebayang nggak Rel, kalo Zuumar lihat video ini, dia bakalan gimana?" tanya Rayyan membayangkan


"hah, abis di pretelin kali Ray, dikasih makan buaya gw rasa si June, cuma gimana cara nangkepnya Ray?" Tanya balik Darrel


"kalau Zuumar udah sehat kita cari strategi nangkep itu cacing, masalah nya dia punya back up kenceng Rel, makanya mau nggak mau kita main alus, kalo main kasar aman lagi ajah pasti cacing model dia" Jawab Rayyan lagi


"an jay gw kira setelah 5 tahun lalu pensiun dari dunia per tawuran hidup kita bakal adem ayem, ternyata malah makin riweuh karena punya musuh dendam kesumat modelan June" jawab Darrel menggelengkan kepalanya


_


Sementara dibelahan bumi lain, June yang mendapat kabar kalau Kayyisha dan Zuumar besar kemungkinan selamat, berteriak marah

__ADS_1


"Breng sek, liat ajah, segala macam cara bakal gw lakuin buat ngabisin lu beserta teman-teman lu, jangan panggil gw June, kalo bunuh kecoa model lu ajah gw nggak sanggup" teriak nya diatas ruang perawatan atas luka-luka yang dibuat oleh Kayyisha


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


__ADS_2