
Rayyan sudah keluar dari ruang perawatan milik Hana, masih ada SQUAD SAKTI dan Kayyisha yang menunggunya untuk berpamitan
"Udah bisa pulang kita?" Tanya Darrel
"Udah" Jawab Rayyan sendu
"are u ok?" Tanya Asher pada Rayyan yang berwajah sedikit sendu
"gw udah baik-baik ajah Ko, yu balik" Ajak Rayyan berpura-pura baik-baik saja
"Kalian duluan ya, gw ada panggilan alam nih" Ucap Darrel yang langsung kabur menuju toilet, karena terburu-buru memenuhi panggilan alam Darrel tidak sengaja menabrak seorang gadis yang gaya berpakaian serta rambut sangat mirip dengan Hana pacar Rayyan
"yaaaaa!!! neo michyeoss-eo?" Teriak gadis itu nyaring
"hadeh, gw kebelet, nggak ada waktu ngebeliin lu susu" Jawab Darrel berlalu meninggal kan gadis cantik yang terjatuh tepat didepan toilet itu
Sekitar 10 menit kemudian Darrel sudah menyelesaikan panggilan alamnya dan kembali terburu-buru ingin segera menghampiri SAKTI SQUAD yang sudah menunggunya di parkiran, namun betapa kagetnya Darrel saat keluar toilet gadis yang tidak sengaja ia tabrak masih menunggunya
"heo, neo, jamkkan!" Ucapnya membuat Darrel kaget
"can you speak Indonesian or English?" Tanya Darrel, namun gadis itu hanya menggelengkan kepalanya, tak kehilangan akal Darrel mengambil ponsel pintar nya dan mengucapkan bahasa Indonesia untuk kemudian di translate dalam bahasa yang seminggu ini beberapa kata sering ia dengar lewat Kayyisha dan Hana
"Maaf, gw tadi nggak sengaja" Ucap Darrel yang kemudian diterjemahkan kedalam hangeul 죄송합니다, 나는 의도하지 않았다, joesonghabnida, naneun uidohaji anh-assda, ucap ponsel pintarnya didepan sang gadis
"ne, gwaenchanh-ayo" Ucapnya kemudian Darrel membaca artinya? "iya nggak apa-apa ko"
"gw pamit ya, karena temen-temen gw udah nunggu gw, gw harus balik" Ucap Darrel lagi kemudian mengarahkan ponsel pintarnya pada sang gadis 내가 간다 내 친구들은 이미 그것을 기다리고있다, naega ganda! nae chingudeul-eun imi geugeos-eul gidaligoissda, tanpa menjawab apapun gadis cantik itu pergi begitu saja membuat Darrel bergumam kesal
"Udah kaya setan, datang nggak dijemput, pulang main kabur ajah, amit-amit ya Tuhan, jangan ampe ketularan Rayyan punya pacar modelan gadis pucet begitu, udah nggak ngerti ngomongnya apa, ribet bener kalau mau ngobrol pake bantuan mbah goo gle" Ucapnya sambil setengah berlari menuju parkiran
"Lama banget sih lu" Kesal Asher yang cukup lama menunggu Darrel
"maaf, namanya panggilan alam, kan gw nggak bisa ngelak" Jawab Darrel
"Loh Zuumar sama Isha mana? nggak ikut mobil kita?" Tanya Darrel lagi
"Tangan kanan Isha nyeri lagi, Zuumar takut kelamaan kalo nunggu lu, makanya dia balik duluan, ya udah cabut yu, bentar lagi pesawat jatahnya cabut, ketinggalan bisa diamuk si bos loh kita" Jelas Rayyan
_
__ADS_1
Kayyisha dan Zuumar yang terbang lebih dulu sudah sampai lebih cepat dari mereka, mereka bahkan sudah bersiap untuk istirahat karena Kayyisha baru saja meminum obat pereda nyeri lengan kanannya
"Kamu tidur duluan dih, besok kita ke rumah sakit ya, aku takut tangan kamu makin parah" Ucap Zuumar gelisah
"iya, kamu kalau mau tungguin yang lain nggak apa, obat pereda nyerinya pasti bikin aku banyak tidur soalnya" Jelas Kayyisha, Zuumar dengan sayang mengelus kepala istrinya yang masih belum berani memperlihatkan rambut indahnya, kemudian mengecup sayang kening istri cantiknya
"Selamat tidur kesayangan" Ucap Zuumar, Kayyisha tersipu malu dengan perlakuan manis Zuumar, setelah kejadian malam itu ini kali pertama mereka tidur satu ranjang
"selamat istirahat Zuum" Jawab Kayyisha yang tengah mengatur debaran jantungnya
"Sha, aku sayang kamu" Ucap Zuumar lirih namun tak berani menagih jawaban dari istrinya, Zuumar masih terlalu takut istri cantiknya itu belum sepenuhnya memaafkan dia, namun tiba-tiba Kayyisha yang sudah rebah diatas kasur kembali duduk menatap sendu Zuumar, mengusap lembut pipi mulus sang suami
"nggak usah mikir yang aneh-aneh, aku udah maafin kamu jauh sebelum kamu punya niat buat ninggalin aku ke luar negeri, udah 30 hari lewat juga, disini belum ada tanda-tanda kehadiran yang janin, kita mulai semua dari awal ya Zuum, maafin aku nggak pernah jujur soal perasaan aku ke kamu, aku yang terlalu takut kehilangan kamu" Ujar Kayyisha, namun dengan cepat Zuumar memeluk istri nya itu
"sekarang aku dan kamu sudah menjadi kita, tolong apapun masalah yang kamu punya bagi sedikit ke aku, walau aku nggak sehebat kamu dalam banyak hal, aku mau ada di belakang kamu, untuk selalu mendorong kamu terus maju" Ucap Zuumar yang terus mengelus punggung istrinya
"Iya, aku janji, masalah June akan jadi hal terakhir yang nggak kamu tahu, tapi semoga nggak ada June-June berikutnya ya Zuum, aku cuma mau hidup tenang bareng keluarga kecil kita" Jawab Kayyisha yang matanya kian menyipit karena obat pereda nyeri sudah mulai bereaksi, Zuumar memeluk hangat istri cantiknya sampai benar-benar terlelap, namun teringat kalau SAKTI SQUAD belum juga tiba dari Jogjakarta.
_
Setelah mengudara kurang lebih satu setengah jam akhirnya SAKTI SQUAD sudah tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sudah ada supir yang sudah disiapkan Zuumar menjemput mereka,
"Kita balik kemana nih?" Tanya Asher
"iya bener, Ray, kita nginep di Zuumar ajah lah" Ucap Naresh
"siap" Jawab Rayyan patuh
43 menit kemudian mereka sudah tiba di rumah utama Mami Papi yang memiliki banyak kamar tamu tersebut, apalagi sedari jaman nakal mereka terbiasa bermalam dirumah besar Zuumar
"Kalian udah sampe? Udah pada makan?" Tanya Mami perhatian
"boro-boro Mi, Mami masak kan?" Tanya Darrel
"Masak dong, sana pada makan dulu gih, Mami mau nyusul papi ke kamar ya, kalian nanti beres makan langsung pada rehat, besok senin loh, kalian udah harus kembali ke posisi masing-masing, Mami nggak akan tanya hari ini kalian lewatin nya gimana? tapi Mami yakin kalian semua baik-baik ajah, yang udah lalu, biar berlalu, pesan Mami Papi cuma satu, kalau kalian ada masalah satu sama lain, tolong kalian bicarakan semuanya baik-baik, ambil jalan musyawarah gimana jalan keluar terbaiknya, cukup Mami kecewa kehilangan Dami, Mami Papi nggak mau kehilangan kalian juga " Ucap Mami serius
"aaah Mami, kenapa Mami baik banget sih ke kita" Jawab Darrel manja
"Ya udah, makan terus istirahat ya, Mami juga mau rehat, udah mumet banget ngurusin kerjaan yang kalian tinggalin hari ini" Jawab Mami kemudian berlalu masuk kedalam kamarnya
__ADS_1
Saat mereka tengah asik makan, dikagetkan dengan suara benda jatuh, membuat Asher, Naresh, Rayyan dan Darrel bersikap waspada
"itu musuh nggak tau diri banget sih, nyerang mulu, kita kan lagi makan, kasih jeda dikit napa" Ujar Darrel kesal
Namun benda yang jatuh tadi ternyata sebuah koper berisi pakaian milik seorang gadis cantik yang tengah sibuk memasukan kembali barang-barangnya yang tercecer berantakan itu
"Siapa lagi?" tanya mereka saling beradu tatap, Darrel merasa pernah melihat gadis pirang yang masih menunduk itu, Namun Zuumar sudah memberi instruksi
"oh itu, doi saudaranya Hana, yang bakalan jadi temen Kayyisha selama Hana dalam masa perawatan, namanya Yurfina Ulya Ji Soo , Kayyisha bilang panggilannya Jisoo, bahasa Indonesia nya dia nggak selancar Hana, kalau kalian susah komunikasi sama dia, pake translate canggih lewat ponsel kalian ajah ya" Jelas Zuumar secara singkat
"Hadeh, satu Hana ajah bikin mumet kalo udah mulai ngomong bahasa ibunya, ditambah sapa tadi namanya itu" Protes Darrel
"Rayyan, bantu ya tolong, gw udah nggak sanggup lagi, ngantuk banget gw!" Pamit Zuumar kembali membalikkan badannya menaiki kembali anak tangga
"eh nyet, lu nyuruh kita ketemu makhluk planet, lu sendiri mau yang iya-iyaan kan sama bini lu?" protes Darrel lagi
"kaga, lu nggak lihat Jing tangan gw masih belum bisa gerak bebas, nafsu gw nggak segede nafsu lu, masih bisa gw tahan" Jawab Zuumar menggerakkan tangan kiri nya
"Kapan jadinya tuh Zuumar junior kalo nggak juga buka puasa" Ledek Asher
"Kapan-kapan, nanti sekalinya jadi kembar 5 kaya kita hahahaha" Jawab Zuumar santai kemudian berlalu meninggalkan semua teman yang kesal dengan candaan nya
Namun mereka lagi-lagi dikagetkan ketika gadis yang tengah sibuk membereskan kopernya itu berdiri tegak menatap ke empat lelaki tampan di hadapan nya, dengan gerakan khas nya Ji Soo memberikan bow kepada mereka (salam merunduk seperti gerakan ruku)
"annyeonghaseyo, je ileum-eun jisu-ibnida, mannaseo bangawoyo" (Hai kenalkan nama saya Ji Soo, senang bertemu dengan kalian) ujarnya memperkenalkan diri, semua antusias melihat gadis cantik yang sedikit mirip Hana itu tapi tidak dengan Darrel "Sial banget, kenapa ketemu mahkluk planet itu lagi sih, mana dia pengawal nya Isha lagi" Ujarnya pada diri sendiri
"annyeong" Jawab Naresh, Asher dan Rayyan kompak
"Rayyan ibnida, Darrel ibnida, Asher ibnida, geuligo igeos-eun Naresh ibnida" Jawab Rayyan menunjuk satu persatu temannya, mata Ji soo hanya berfokus pada wajah Darrel yang menurutnya sangat menyebalkan itu
"aa bang-geum geuleul mannass-eo!" (ooh iya tadi aku ketemu dia) tunjuk nya ke arah Darrel, yang ditunjuk justru menatap bingung ke arah Rayyan
"sumpah gw nggak ngerti dia ngomong apa, gw pulang ajah deh, bilang Zuumar gw nggak jadi nginep, pusing banget dengerin dia ngomong" Ucap Darrel hendak keluar namun justru di tarik oleh Ji soo
"Tunggu, tadi kamu kan sudah ganggu aku" Katanya terbata-bata, membuat Naresh, Asher dan Rayyan menatap tajam ke arah Darrel
"heh, lu apain dia?" tanya Naresh kesal
"gw nggak ngapa-ngapain sumpah" Ujar Darrel mengelak
__ADS_1
"kamu bohong, tadi kita ketemu di depan kamar mandi sakit rumah" Jawabnya tak Terima
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀