
Dua puluh delapan hari sudah berlalu sejak pertemuan antara Zuumar dengan istri dan juga anaknya, pagi ini setelah sebelumnya memastikan kesehatan Zea dan juga Kayyisha benar-benar dalam kondisi baik dan boleh bepergian jauh, Pagi ini Zuu Family sudah berada di Bandara Internasional Incheon untuk kembali ke Tanah Air tercinta
"Zea, kamu pasti akan kaget, Jakarta panas sekali" Ujar Za yang sedari tadi terus mengikuti kemanapun adiknya pergi itu
"Di Korea juga panas" Jawab nya sok yakin
"di Korea musim panas tuh maximal cuma 22° , di Indonesia musim hujan dari subuh ketemu subuh hujan ajah itu suhunya cuma 24° kebayang nggak kamu?" Jelas Zulfan sekarang
"kenapa sih abang sama oppa nggak mau banget adek ikut pulang kayanya nya, nakut-nakutin aku soal panas di jakarta gitu?" Ucapannya kesal Zulfan lebih memilih dipanggil abang, sementara Zayyan meminta dipanggil oppa
"kita bukan bikin kamu takut dek, kita kasih tau adek supaya nggak kaget, adek kan dari lahir sampe sebesar ini di Korea takut adek kaget" tambah Zulfan menggenggam tangan kecil si adik bungsu
"dikasih tau nya kesel ajah, heran" ujar Zayyan yang sedari awal memang sangat suka meledek si bungsu Zea
"udah-udah ributnya, ayo itu lihat Appa, Ji Soo'ya Imoo, Darrel'si Samchon udah jalan tuh" ujar Kayyisha melerai ketiganya
9 jam berlalu, mereka tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta hampir gelap, JI Soo dan Darrel pisah rombongan dari keluarga Z karena muatan keluarga Z sudah overload dengan 3 anaknya
"Appa, kenapa macet sekali?" Rengek Zea yang baru pertama kali pergi jauh itu
Mendengar si bungsu Zea merengek Za memilih menyumpal telinganya dengan airpods dan lebih memilih mendengarkan music, sementara si tengah Zulfan memilih menenangkan si bungsu yang rewel itu
"tinggal di ibu kota harus banyak sabar nya dek, ini belum seberapa loh, karena weekend ajah makanya macet banget gini, biasanya nggak ko!" Ujar Zulfan menjelaskan
"biasanya lebih parah dari ini, apalagi jam pergi pulang kerja, bisa pecah kepalamu" selak Zayyan meledek si bungsu
"Oppa nih, nyebelin banget!" ujar Zea kesal
"Abang ah" giliran Zulfan komplain
"wleee" jawab si sulung menjulurkan lidahnya meledek keduanya
__ADS_1
"Oppa nggak boleh gitu" Sang eomma menjadi pemisah ketiganya, sementara Appa Zuu memijat keningnya nggak "kirain ketemu bertiga bakalan akur, ternyata malah ribut nggak ada jedanya, ini udah lewat 9 jam dan mereka nggak berhenti berdebat, sabarkan hamba mu ini ya Rabb" ujar Zuumar dalam hati
Tiba di kediaman utama pesta penyambutan keduanya sudah di siapkan, apalagi kakek nenek triplet Z yang sangat antusias menyambut cucu perempuan satu-satunya itu
"Masya Allah cucu nenek cantik banget" Ucap Mami Yura yang berlari memeluk Kayyisha dan Zea secara bersamaan, air mata bahagianya tumpah begitu saja membuat hijab Kayyisha basah oleh tangisnya
"Maafin Isha Mi" ujar Kayyisha merasa sangat bersalah
"sssst, udah nggak ada yang salah, nggak ada yang perlu kamu mintai maaf tentang takdir seperti ini, buat Mami kamu dan Zea kembali dalam keadaan sehat adalah doa yang tiap Mami langit kan dan dengan baik hati Nya SANG MAHA mengabulkan pinta Mami yang diluar jangkauan kuasa manusia, dengar Mami nggak akan pernah minta penjelasan apapun ke kamu, Mami bersyukur kamu dan Zea bisa melewati semua ujian apalagi tanpa kami yang menemani" Jelas Mami masih menangis
"Mi, nggak ada yang nggak mungkin Mi, kalau Sang Maha berucap Kun Fayakun yang dianggap manusia berlumur dosa kaya kita nggak akan bisa jadi nyata, nyatanya di semogakan bukan?" Tanya Papi yang tengah mengelus punggung istrinya itu
"Sini sayang peluk kakek!" Ucap Sang Papi
"hal-abeoji wa halmeoni" Protes Zayyan yang nampaknya lebih menyukai budaya sang Eomma
"padahal biar nggak repot kan kakek ajah bang, kenapa harus halabeoji sih?" protes si bungsu rekan debat sang kaka
"muka kalian sama, mau Zulfan mau Zayyan tuh sama kembar" Ucap Zea kini tak mau mengalah
"haduh mulai lagi, Sha, aku ke kamar dulu ya, kepala aku pusing banget dengerin triplet Z berantem terus, nggak ada capeknya mereka berdebat" bisik Zuumar pada istrinya itu
"Iya deh iya hal-abeoji wa halmeoni" Sahut Mami Yura mengalah sementara Rayyan, Asher, Naresh, Hana, Dokter Shin dan Dokter Yumi, masih manatap heran "ini nyatakah?" walau mereka sudah tau kalau Kayyisha dan juga Zea masih ada, namun rasanya empat tahun mereka pergi bukan hal mudah menerima kenyataan kalau mereka kembali dalam keadaan yang benar-benar baik-baik saja
"Hana, Shin, Kak Yumi, nggak ada yang kangen nih?" Tanya Kayyisha menatap saudara sepupu perempuan nya itu
"Eonni" "Kayyisha" ucap ketiganya kompak kemudian memeluk erat Kayyisha
"Jadi kapan kalian akan menikah?" Tanya Eomma muda beranak tiga ini pada para sepupunya itu, membuat ketiga nya membelalakan matanya kaget
"Menikah?" Tanya Hana, Yumi, Shin bersamaan
__ADS_1
"iya menikah? Ji Soo dengan Darrel, Hanan dengan Rayyan, Kak Yumi dengan Asher, Shin dengan Naresh kan?" Tanya Kayyisha lagi membuat Dokter Shin dan Dokter Yumi tersenyum getir
"apa aku ketinggalan berita selama empat tahun ini?" Tanya Kayyisha lagi karena melihat ekspresi Dokter Yumi dan Dokter Shin yang terlihat kaku itu
"Eonni, jangan bahas pernikahan kami dulu, ini terlalu terburu-buru" Selak Hana yang kini sudah terlihat sangat sehat
"baiklah.. baiklah.. aku ikuti mau kalian" Jawab Kayyisha melirik Ji Soo yang Kayyisha yakini tau banyak hal, namun Ji Soo tetaplah Ji Soo yang tau banyak hal namun tak sedikitpun ia berbagi bahkan pada Darrel kekasihnya sekalipun
"jangan melirik ku seperti itu ka, aku tidak tau menahun soal apapun, kau yang paling tau seperti apa aku, lagi pula empat tahun belakangan ini aku lebih banyak menetap di Korea dari pada disini, jadi berhentilah menuduh ku dengan tatapan membunuh mu itu" Ujar Ji Soo yang kini tengah asik duduk memainkan gawainya
"Kalian semua sudah makan malam?" Mami yang baru saja turun sehabis menemani ketiga cucu kembarnya bermain itu kini sudah kembali berada di tengah SAKTI SQUAD and his girl's
"sudah Mih" Jawab Kayyisha melingkarkan tangannya pada lengan Mami Yura
"jangan telat makan Sha, Mami nggak mau kamu kenapa-kenapa lagi" Ucap Mamin sedih
"insya Allah nggak Mih" Jawab Kayyisha yakin
"itu baru anak Mami, Mami pusing main sama triplet Z, apalagi dengerin Zulfan saklma Zea debat nggak ada habis nya, lebih-lebih dari debat pemegang saham nggak ada habisnya" Ucap Mami Menggidikkan tubuhnya ngeri sendiri
"baru 3 Mih, aku ada rencana mau kasih triplet Z adik, siapa tau kembar 5, biar SAKTI SQUAD ada generasi penerusnya Mih" Jawab Kayyisha enteng membuat sang Mertua menjerit hebat "Tidaaaaaaaakkkkk" jerit Mami di sambut tawa semua penghuni rumah yang saat ini tengah berkumpul dengan anggota yang lengkap
🍀💕🍀💕🍀💕🍀💕🍀💕
Mohon maaf telat up nya
maaf juga kalo banyak typo nya
seharian ini di klinik mata, jatahnya periksa mata dan ternyata harus ganti kacamata
semoga temen-temen pembaca online dimanapun berada sehat semua ya hari ini
__ADS_1
terimakasih 🍃