KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
114


__ADS_3

Seminggu berlalu sudah, pagi ini Arhan sudah bersiap untuk berangkat kesekolah, bahkan sudah stand by untuk menjemput sahabat baiknya Maysun, namun Maysun malah memilih berangkat sekolah dengan membonceng ojek online tanpa sedikitpun peduli dengan keberadaan Arhan yang sudah menunggunya sedari tadi


"May, ko naik ojek?" Teriak Arhan dari dalam mobilnya namun percuma, tak sedikitpun Maysun menoleh kearahnya


"gw buat salah apa sama itu anak sih? seminggu kemarin nanyain kapan balik, giliran udah balik ditegur ajah nggak gw!" Ujar Arhan


*


"Zea" Panggil Eomma nya


"Ye" Jawabnya dengan wajah sedih bahkan niqab yang selalu ia gunakan masih tergeletak diatas nakasnya memperlihatkan wajah cantik nya namun mata sendunya tidak bisa disembunyikan kalau hatinya masih amat berduka


"hal-abeoji, halmeoni, sudah bahagia, kamu nggak perlu terlalu lama bersedih sayang" Ujar Eomma Isha menghapus air mata yang masih membanjiri wajah cantik anak bungsu nya itu


"nan geunyang seulpeo" (aku hanya sedih ko mah) Jawabnya lirih


"Eomma faham sayang, Do'akan supaya kita bisa berkumpul lagi nanti DISANA" Ujar Kayyisha memeluk si bungsu


"jadi mau sekolah apa masih mau dirumah dek?" Tanya Zayyan menunggu si bungsu


"kesekolah bang, sebentar adek Siap-siap dulu" Jawabnya merapihkan kembali tampilannya


*


Triplets Z sudah tiba disekolah, seminggu tak menyambangi sekolah para fans garis keras sudah menunggu kehadiran kembar tiga uang memiliki wajah rupawan itu, bahkan ada kaka kelas yang entah siapa namanya dengan terang-terangan menyatakan cinta pada si dingin Zayyan sesaat mereka menapaki kakinya di bangunan sekolah


"Za, jadi gimana?" Tanyanya membuat Zayyan memutar matanya malas


"Maaf ka, saya tidak pacaran, saya akan langsung menikah, dan kalaupun saya masih bisa memilih maka wanita yang akan saya nikahi minimal seperti adik saya Zea" Jawab Zayyan pasti dan itu membuat satu sekolah gempar karena siswi cantik yang baru saja menyatakan cinta pada Zayyan adalah kembang sekolah yang cukup banyak diminati siswa lelaki bahkan dari sekolah lain

__ADS_1


"Maksudnya gw harus pake cadar gitu?" Tanyanya masih belum menyerah


"cadar sunnah kak, setidaknya wanita itu bisa menjaga dirinya sendiri dengan menutup auratnya agar lelaki seperti saya yang kufur ilmu agama bisa tetap menjaga iman dan imun kami, permisi ka, saya hampir telat" Ujarnya berlalu begitu saja


"najis,. sombong banget lu" teriak siswi wanita yang tengah menyatakan cintanya pada Zayyan


"Icha, jangan gitu" Ujar Chicylia si kembang sekolah


"belagu banget tau nggak! kerjain yu, gw punya ini!" Jawab Icha memperlihatkan obat yang entah apa guna nya itu


"Bahaya nggak Cha?" Tanya Chicylia penasaran


"aman, lu tinggal ikutin alur gw ajah okeh, pulang sekolah lu ajak dia buat ketemu ya" Titah Icha


*


Saat jam istirahat tiba, seperi biasa kembar tiga itu memilih makan dalam kelas agar si bungsu tak terlalu kerepotan saat makan, beberapa saat setelah mereka selesai makan Arhan masuk kedalam kelas mereka di susul Maysun yang berwajah muram itu


"lu kemana ajah?" Tanya Maysun sedih


"kakek nenekku meninggal May, makanya kita mudik lama" Jawab Zea jujur


"aaah mian, aku nggak tau!" Ujar Maysun tulus menyesal


"santai ajah, lagian kita juga emang nggak kasih tau siapapun ko" Jawab Zulfan, namun Zea mirik ke arah Arhan yang berpura-pura tak mendengar apapun itu


"Turut berduka cita Ze" Lirih Maysun


"Makasih ya May,. kamu sama Arhan lagi marahan ya? kenapa kalian berdua diem-dieman gitu?" Tanya Zea penasaran

__ADS_1


"aah nggak ko" Jawab Maysun berbohong


"alhamdulillah, baguslah masa baru baikan udah kelahi lagi hehehe" Ujar Zea tertawa palsu dan itu menyakitkan untuk Arhan yang melihatnya


"Ya udah aku balik kelas ya, nanti sore kita jalan yu?" Anaknya sebelum beranjak


"nggak bisa, kamu kerumah ajah ya, kita ada 7 harian kakek nenek dirumah" Ujar Zea


"okeh, nanti aku kerumahmu Ze, ketemu nanti lagi Ze, bye" Ujar Maysun berlalu tanpa menghiraukan Arhan sama sekali


"puyeng deh gw, gw didiemin ajah seharian ini, gw sendiri nggak tau salah gw apa?" Tanya Arhan pada Zea dan Zu yang duduk didepannya itu


"namanya juga cewek Han, emang gitu rumus hidup mereka kita suruh peka terus ngasih kode terus emang gw anak pramuka apa, dikasih kode faham, lagian kita kan bukan cenanyang, mereka diem ajah kita bisa tau masalahnya, kalah dukun" Jawab Zulfan ikutan kesal membuat Zea menggelengkan kepalanya mendengar penuturan sang kakak


Tiba-tiba chycilia datang ke kelas kembali berniat menemui Zayyan


"Zu, Za kemana?" Tanya nya berbinar


"perpus kayanya Kak, ada apa?" Jawab Zea karena melihat Zu terlihat pura-pura tak mendengar Chycilia berbicara


"boleh minta tolong nggak Ze?" Ujarnya sopan


"tolong apa kak?" Jawab Ze


"aku mau minta maaf sama Za, pulang sekolah bisa ketemu di cafe Zuu nggak ya?" Tanya Chycilia lagi


"Maaf ka sebelumnya, kami sepulang sekolah nggak bisa mampir dulu, karena kebetulan keluarga kamiaosh berduka, kakak nanti kerumah ajah abis Isya, ada acara tujuh harian kakek nenek kami" Jawab Ze jujur


"emang boleh aku dateng?" Tanya Chycilia bingung

__ADS_1


"ya boleh lah ka, tapi maaf bajunya agak sopan ya ka, jangan kurang bahan gini, karena keluarga besar kami semua seperti aku" Jelas Ze lagi dengan senyum smirk dibalik niqabnya "lu mau ngerjain abang, gw duluan yang akan ngerjain lu, aah ulet keket main-main sama Zuu family" ujar Zea dalam hati


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


__ADS_2