
Saat Darrel tengah asik makan siang dengan JI Soo ternyata Asher masih mengikuti Ji Soo
"Lu kenapa kesini Sher?" Tanya Darrel tak senang
"ada urusan sama bokin lu" Jawab Asher cuek
"nggak usah cemburuan gitu deh, ini urusannya sama Naresh lu tau nggak dia mau bundir Cok!" Ujar Asher frustasi, Darrel tak kalah kaget dengan penuturan Asher
"Bundir? ada masalah apa?" Tanya Darrel serius
"Naresh naksir Dokter Shin, Dokter Shin malah curhat ke Naresh naksir gw, tanpa ba bi bu makanya Naresh minta pindah tugas ke Sokor kan, Naresh nggak ada cerita apa-apa ke gw Rel, gw tau nya juga barusan dari bokin lu, Ji Soo ketemu Naresh di Sungai Han frustasi gitu lah segala macem, makanya gw juga pusing harus gimana gw?" Tanya Asher pada Darrel, sementara Ji Soo tersenyum samar seperti biasa badannya memang tidak ada di dekat Kayyisha, tapi telinganya tersimpan aman di dekat Kakak sepupunya itu, sehingga ia bisa mendengar apapun yang mereka bicarakan "alhamdulillah, obat pertama bereaksi dan tubuh Eonni tidak menolak sama sekali" Ucapnya dalam hati
"Saran aku, katakan di depan Dokter Yumi kalau emang kamu suka sama Dokter Yumi, atau langsung bilang ke Dokter Shin, kalau Naresh sangat menyukai dia, jangan telalu perhatian sama semua wanita, bisa jadi kamu nya bicara pakai mulut, wanita lain yang terimanya pakai hati alias kebawa perasaan"celetuk Ji Soo tanpa melihat ke arah Asher atau Darrel
"lu berani nggak?" Tanya Darrel
"nggak tau, asal lu tau gw pernah nembak Dokter Yumi mengalahkan semua gengsi gw, dan lu tau, gw di tolak dengan alasan mind blowing bener" Jawab Asher
"apa alasannya?" Tanya Darrel penasaran
"mau fokus dengan kelahiran anak-anak kembarnya Zuumar dulu, itu alasannya" Sahut Asher
"lu serius?" Tanya Darrel lagi
"Demi Allah, masih nggak percaya juga lu?" Tanya Asher balik yang mendapat jawaban gelengan kepala dari Darrel
"Eh Ji Soo, sebenernya gw udah lama curiga, kehamilan Kayyisha tuh kenapa-kenapa kan?" Tanya Asher menyelidiki
"aku nggak tau, aku kan belum pernah hamil" Jawab Ji Soo sekenanya
__ADS_1
"kenapa lu punya pikiran kaya gitu?" Tanya Darrel
"gw pernah nggak sengaja lihat wajah Kayyisha ketiduran pas niqabnya ke buka, dan wajah nya Kayyisha tuh kaya ada sayap kupu-kupunya merah banget, gw cari tau di internet hasilnya itu salah satu gejala auto imun gitu Rel, makanya lu perhatiin deh Dokter Yumi sama Dokter Shin 24 jam ngawasin Kayyisha kan? kita kenal Kayyisha bertahun-tahun lalu Rel, kita tau dia sekuat apa, entah gw yang kelewat overthinking entah emang sebenernya ada masalah yang mereka sembunyiin dari kita, dan gw rada Zuumar nggak tau masalah ini" Jelas Asher panjang lebar
"gw juga pernah lihat wajah Kayyisha yang merah" Ucap Darrel dalam hati
"gw tuh ngerasa beberapa kali Kayyisha sering pamit sama kita-kita, nitip anaknya, mungkin ini alasan kenapa si tante nolak gw Rel" Ujar Asher lagi
"maksud lu, Kayyisha sakit dan anak-anak nya menjadi taruhan gitu?" Tanya Darrel kaget
"feeling gw kaya gitu Rel" Ucap Asher lagi, membuat Ji Soo kaget "kenapa mereka secerdas ini? mengetahui semua yang kami rahasiakan baik-baik" Ucapnya dalam Hati
"Ji Soo ya! lu pasti tau masalah ini kan?" Tanya Asher menyecar
"andwaeee..!!!" Jawab Ji Soo
"aku nggak tau apa-apa karena tiga bulan kemarin aku sibuk banget di sekolah kan?" ujar Ji Soo berkelit, seraya bertanya balik namun Darrel tau betul Ji Soo menemui Dami diam-diam tempo hari pasti ada sesuatu yang ia sendiri tidak boleh tahu
"hadeh, sakit banget kepala gw Rel rasanya, masalah Naresh belum selesai, kalo beneran Kayyisha kenapa-kenapa gimana Rel? vertigo dadakan kepala gw rasanya" Ujar Naresh berteriak frustasi membuat para pengunjung cafe menoleh ke arah mereka
"berisik banget lu Sher, kita kaya topeng monyet loh, di tontonin orang se cafe" Ujar Darrel sebal
"biarin ajah, orang cafe juga punya kita ini, terserah lah mau teriak mau jerit-jerit" Jawabnya makin menyebalkan
"Jinjja Baboya!!!" Umpat Ji Soo kesal
"dengarkan, kalaupun ada masalah yang tidak di share oleh dokter Yumi atau Dokter Shin ke kita semua, mereka pasti akan cari jalan keluar terbaik demi Kak Kayyisha dan anak-anak nya, jangan lupa virus dalam tubuh Hana ajah masih bisa mereka cari obat penawaranya, apalagi Kayyisha yang tengah mengandung, mereka pasti akan melakukan hal terbaik untuk Kayyisha, sekarang Naresh lah yang menjadi fokus utama kalian, gimana caranya bawa dia pulang tanpa luka hati yang makin membesar" Jelas Ji Soo sebisanya untuk meredakan banyak ke khawatiran pada para sahabat Zuumar
"Mianhae, tidak berniat untuk membohongi kalian, aku hanya tidak mungkin memberitahu kan keadaan Kayyisha yang sebenarnya pada kalian, aku tidak mungkin menghianati kakakku sendiri" Ucap Ji Soo dalam hati
__ADS_1
_
Tak terasa bulan berganti usia kandungan Kayyisha sudah memasuki waktu 31 minggu, obat yang Ji Soo berikan hanya tersisa 3 butir lagi, namun takdir berkata lain pagi ini rumah Zuumar terjadi kehebohan Kayyisha ditemukan tak sadarkan diri saat Zuumar kembali dari Shalat Subuh berjama'ah
"Zuumar, kami harus mengambil tindakan segera" Ucap Dokter Shin dengan lelehan air mata di wajahnya
"lakukan apapun yang terbaik Dokter, saya mohon selamatkan mereka" Ujar Zuumar pasrah
"Zuumar, maaf kami harus menyampaikan kemungkinan terburuk ini di awal" Ucap Dokter Yumi terpotong
"maksudnya apa Dokter?" Tanya Zuumar tak kuasa
"kami hanya bisa menyelamatkan 2 diantara ke empat nya" Jawab Doker Shin lagi menguatkan Dokter Yumi yang sudah tak kuasa menahan tangisnya
"2 diantara 4, selamatkan Kayyisha Dok, saya mohon selamatkan Kayyisha" Pintar Zuumar lagi
"Zuumare oppa" Panggil Ji Soo memberikan sebuat surat yang sudah disimpan lama olehnya
"ini permintaan terakhir Kayyisha, semua tertulis disini, mohon ikhlaskan Kayyisha dan putrimu, sesuai permintaan Kayyisha, kami akan menyelamatkan dua putramu" Ucap Dokter Shin, Zuumar memegangi surat dari Ji Soo kemudian mencengkram kuat leher kemeja Ji Soo
"kalian sudah tau ini dari awal? kenapa kalian sembunyikan semua ini dariku?????" Teriak Zuumar meluapkan kekesalan
"Mianhae oppa" Jawab Ji Soo tak banyak bantah
"Zuumar, lepas!" Ujar Darrel membantu Ji Soo melepaskan diri dari cengkraman Zuumar yang tengah frustasi itu
"Kak, lakukan operasi segera" Titah Ji Soo pada Dou dokter Hebat didepannya "aku akan siapkan penerbangan ke Korea, kalau kalian ingin melihat Kayyisha dan Yeon Aida untuk terakhirnya aku izinkan hanya 15 menit, lepas operasi Jenazah mereka akan aku bawa ke Korea, sesuai permintaan terakhir Kayyisha Eonni, ia ingin di kebumikan bersebelahan dengan Kak Azqa" Ujar Ji Soo menahan tangisnya
🍀🍁🍀🍁🍀🍁🍀🍁🍀🍁
__ADS_1