KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"

KISAH CINTA SANG JAWARA "TAWURAN"
118


__ADS_3

Zayyan dan Zea sudah kembali kerumah mereka, terlihat Zulfan sudah menunggunya didepan pintu


"Kalian dari mana, aku kan nyariin, kok ditinggal?" Tanya Zulfan beruntun


"Lu kan sibuk sendiri dari tadi sama HP lu" Jawab Zayyan asal


"kenapa nggak ngajak?" Tanyanya lagi masih ngotot


"gw udah manggil, tapi lu anteng ajah Zu" Jelas Zayyan lagi


"dari mana sih?" Tanya Zulfan sekali lagi


"Adek lu kan patah hati, gw cuma abis anter dia nyari angin ajah" Bisik Za tepat ditelinga Zu


"patah hati sama pfftt" Mulut Zu sudah di bekap oleh Za


"bisa pelan dikit nggak sih" kesal Zayyan


"iya sorry, kelepasan gw" Jawab Zu


"udah okeh sekarang?" Tanya Zu lagi melihat si bungsu sudah langsung masuk kedalam kamarnya


"kelihatannya oke, cuma nggak tau masuk kamar nangis lagi atau nggak Zu" Jawab Zayyan cemas


"nggak jodoh kali Za, lagian kita masih muda gini loh samchon udah mau kepala empat masa iya sih lu tega ngasih adek lu om om lapuk" Jawab Zu asal


"ish, nih anak mulutnya ya" kesal Za


"emang kenyataan gitu lu jangan sewot Za, tuh jelas si Arhan ganteng muda adek lu nggak ngelirik sama sekali, padahal kita selama ini pura-pura nggak tau Arhan naksir berat sama si Adek!" Jelas Arhan

__ADS_1


"Jangan bahas Ade hyeong! ada yang lebih penting" Ujar Zayyan memperlihatkan foto yang ia ambil diam-diam dirumah Maysun


"Maksdunya?" Tanya Zulfan menunjuk ke foto anak kembar laki-laki dan perempuan serta sosok lelaki yang selama ini keberadaan nya sengaja mereka lupakan


"Nih lu lihat, Maysun kalo nggak disekolah kaya gini!" Ujar Zayyan memperlihatkan foto Maysun tanpa embel-embel kacamata, serta tompel nya dengan rambut banyak warna warni yang membuat Zulfan tercengang


"anjay mirip neng Jennie Pink Black" teriak Zulfan tak berkedip


"Hyeong, serius dikit napa! lu urusan cewek sexy ajah nomor satu, intinya bukan itu!" kesal Zayyan


"Iya Za, gw tau, makanya si adek nyuruh kita hati-hati kan, terutama lu, karena Maysun dendam nya sama lu" Jelas Zulfan


"kita harus apa? bongkar atau nunggu si adek yang bertindak?" Tanya Zayyan mencoba mencari solusi bersama si sulung Zayyan


"Tunggu adek bergerak ajah, kita main aman kaya yang udah-udah, gw yakin adek udah punya caranya sendiri buat soal beginian, yang penting lu nggak lengah aja Za, jangan asal terima barang dari fans-fans garis keras lu itu" sindir si sulung


"udah waktunya tidur, buruan balik kamar, besok kita nggak tau ketemu musuh model apa lagi, inget ngelawan musuh utih tenaga lebih Za" ujar si sulung cengengesan


"iya gw balik kamar ya!? " Jawab Zayyan yang langsung berbalik arah menuju kamar tidurnya


Dikamar Zulfan tak langsung tertidur, matanya masih menatap langit-langit bingung


"gw kira selama ini Zayyan naksir Maysun karena diem-diem suka perhatian, ternyata main nya alus juga itu anak, hah hampir ajah kena tipu!" Ujar Zulfan pada dirinya sendiri


"okeh, kita adu strategi Maysun, kita lihat kali ini pria di belakang lu mau pake cara apa lagi bikin onar sama keluarga gw" Ujar Zulfan lagi


*


Pagi disekolah

__ADS_1


Zea masih tidak seceria biasanya, apalagi melihat mata bulatnya yang sedikit membengkak, cukup menunjukkan kalau ia masih cukup bersedih soal pernikahan Dami


"Kenapa matanya bengkak Ze?" Tanya Arhan penasaran


"patah hati" jawab Zulfan sengaja


"patah hati???" ujar Arhan membeo


"hmmm, si kesayangan nya mau nikah!" Jawab Zulfan lagi


"Oppa, joyonghi haejullae?" (bisa diem nggak bang!) Ujar Zea kesal, membuat Zulfan mengatupkan mulutnya seketika


"Mayaun ko nggak kelihatan Han?" Tanya Zayyan yang sedari banyak diam


"ada di kelas, nggak tau lagi sibuk apa?" Jawab jujur Arhan


"cie nanyain?" Ledek Zulfan


"mulai lagi deh" Cicit Zayyan malas seraya menggelengkan kepalanya


"Nggak apa lagi Za, Maysun kan cantik!" Pancing Zulfan


"Berisik banget sih lu! suka ngaco deh lagian gw tau kali Maysun naksirnya sama siapa? ya nggak Han!" ledek balik Zayyan ke Arhan


"hah? emang siapa?" Jawab Arhan pura-pura tidak tau


"Abang, Oppa, Arhan, diem kenapa sih, berisik banget tau bikin makin pusing ajah!" Ujar Zea sedikit keras, karena ia tau ada seseorang yang terus mencuri dengar pembicaraan mereka ber empat


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

__ADS_1


__ADS_2