
Hari ini sudah mulai malam, Lily dan Adisty berniat untuk menginap di rumahnya Mira malam ini. Sedang Andra dan Raihan juga akan menginap di rumahnya Max malam ini.
"Adisty, " panggil Mira. Mereka saat ini masih berada di kamar Mira, setelah tadi siang mereka makan terus kerjaannya.
"Apa? " saut Adisty yang sedang tiduran dan memainkan ponselnya.
"Pergi ke restoran yuk, " ajak Mira.
"Restoran mana? " tanya Adisty kembali.
"Yang di deket rumah, " balas Mira.
"Wah lu semua gak mau ngajakin gue nih? " tanya Lily yang baru saja datang dari kamar mandi.
"Ya sama lu juga lah. Mau gak? " tanya Mira kembali.
"Ya udah yuk, " setuju keduanya.
"Eh Liana di bawa gak? " tanya Adisty yang menghentikan langkah mereka, padahal mereka baru saja akan keluar dari kamar Mira.
"Enggak, dia lagi tidur. Aku titip dia sama pembantu rumah tangga lu aja yah? " balas Lily yang tak mau membangunkan Liana yang sudah tertidur pulas.
"Iya lah terserah kamu, " ucap Mira, kini mereka kembali melanjutkan perjalanannya menuju ke restoran.
Mereka sudah berada di luar rumah, tadinya Mira mengajak Adisty dan Lily untuk naik mobil, tapi mereka berdua menolaknya mereka ingin jalan kaki saja malam ini.
"Udah lama gak jalan-jalan malam, " ucap Lily sambil terus berjalan kaki menuju Restoran yang hanya tinggal beberapa meter lagi.
"Emangnya mau ngapain jalan-jalan malam? nanti di sangka hantu lagi lu jalan-jalan malam, " balas Adisty.
"Lu mah kalau ngomong sama gue suka gitu ah, " ujar Lily sambil menatap sinis pada Adisty.
"Jangan marah napa, kan gue cuman bercanda, " balas Adisty.
"Lu traktir kita malam ini, baru gue gak bakalan marah sama luh, " ucap Lily sambil menatap Adisty.
"Iya gue traktir kalian deh, tapi nanti kalau kita makan bersama lagi, lu yah yang bayar. Soalnya kan lu akan menjadi pengantin baru, " balas Adisty sambil menatap Mira.
"Iya nanti kalau udah nikahnya aku traktir kalian deh, eh tapi biar uang si Max aja lah, " setuju Mira.
__ADS_1
"Gak papa yang penting bukan uang kita berdua yah, " balas Lily.
"Lu mah maunya gratisan doang, " ucap Adisty sambil menatap Lily.
"Biarin, " balas Lily.
Kini mereka sudah sampai di depan restoran itu, mereka duduk di kursi yang berada di dekat jendela. Adisty sih bilangnya biar bisa liat keadaan di luar kayak gimana.
Setelah memesan makanan kini mereka tengah menunggu pesanan makanan mereka datang ke hadapan mereka.
"Andra lagi ngapain yah? " tanya Lily sambil berpikir.
"Ya ampun baru gak ketemu satu malam aja udah kek gitu, tenang aja kali dia gak bakalan selingkuh kok, " balas Adisty yang melihat Lily terlalu berlebihan.
"Biarin suka-suka gue, " ujar Lily.
"Iya lah terserah lu dah, " balas Adisty yang akhirnya tak mau mempermasalahkan hal seperti ini.
Di tempat lain saat ini Raihan, Max dan Andra sedang main game namun sepertinya mereka sudah mulai bosan dengan permainan mereka kali ini.
"Ah bosen ah, " ucap Max sambil membanting stik game itu ke sembarang arah.
"Bilang aja bosen karena lu kalah mulu, " balas Raihan yang juga menghentikan permainannya.
"Malam ini kita main yuk keluar, " ajak Andra yang juga sudah mulai bosan dengan semua ini.
"Ide bagus tuh, " setuju Max.
"Ya udah yuk, " ucap Raihan yang langsung berdiri.
"Gue males bawa mobil, " ucap Andra yang saat ini mereka sudah berada di depan rumahnya Max.
"Bawa mobil lu aja, " titah Raihan pada Max.
"Ya udah deh pakai mobil gue aja, " Max setuju dengan ucapan Raihan.
Saat ini mereka akan pergi menggunakan mobilnya Max untuk pergi berjalan-jalan, tapi sebenarnya mereka belum punya tujuan yang pasti akan perjalan mereka malam ini. Padahal mereka kini sudah naik dalam mobil dan memajukan mobil mereka keluar dari halaman rumah Max.
"Mau kemana? " tanya Max.
__ADS_1
"Tau, " balas Raihan singkat dan datar.
"Kok gak tau sih? " tanya Max kembali.
"Tanyain aja sama si Andra, bukannya dia yang ngajak kita pergi, " balas Raihan.
"Andra mau kemana? " tanya Max pada Andra.
"Gak tau, " balas Andra yang juga tak tau mau kemana.
"Ih kalian ini kenapa sih? bikin gue kesel aja, masa iya kita mau muter-muter Jakarta, " ucap Max kesal.
"Ke klub malam aja, kita cari yang seger-seger, " canda Andra.
"Ya udah kita ke sana, tapi pulangnya gue kasih tau sama Lily kalau lu abis main di klub sama orang lain, " ancam Raihan tanpa menatap wajahnya Andra.
"Gue bercanda tau gak, masa iya sih gue mau ke sana, " balas Andra yang merasa dirinya hanya bercanda.
"Berarti kalau kita ke sana lu gak mau ikut? ya udah lu turun di sini berarti, " goda Max.
"Jadi kalian mau ke sana beneran? " tanya Andra tak percaya.
"Kenapa enggak, dulu juga kita sering ke klub malam kan? " balas Raihan.
"Kok gitu sih, gue bilangin Adisty sama Mira lu yah, " ancam Andra yang akan bicara pada Mira dan Adisty kalau sampai mereka berdua pergi ke klub malam.
"Ya udah deh kuta gak bakalan bicara sama Lily kalau lu ikut, " balas Max sambil berusaha menahan tawanya.
"Nah kalau gitu baru boleh, gue bakalan tutup mulut deh, " ujar Andra senang.
"Ngarep banget kek nya gue ajak lu ke klub malam, ya kali kita ke sana sekarang, " balas Max sambil tersenyum.
"Ah ternyata kalian cuman kerjain gue, " ucap Andra yang baru sadar kalau Raihan dan Max saat ini sedang mengerjai dirinya.
"Emang dari dulu lu tuh bodoh yah, masa gitu aja gak nyadar kita kerjain sih? " balas Raihan sambil ikut tertawa.
"Terserah lu semua deh, gue mah mana peduli, " ucap Andra kesal.
Setelah beberapa lama mereka berkeliling memikirkan tempat mana yang akan mereka kunjungi akhirnya mereka memutuskan untuk makan di sebuah restoran saja, karena memang pada dasarnya mereka saat ini sedang lapar. Sedari pagi mereka bertiga merasa belum makan katanya.
__ADS_1
Max memarkirkan mobilnya di parkiran yang sudah di sediakan restoran itu, setelah itu Raihan, Max dan Andra pun masuk ke restoran itu dan mulai memesan makanan aapa yang akan mereka pesan untuk makan malam ini.
Jujur mereka sekarang ini serasa mengulang kembali masa lalunya, masa lalu di mana mereka sering sekali bersama-sama, bahkan mereka sudah menganggap satu sama lain adalah keluarganya tanpa terkecuali.