Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Operasi Mata


__ADS_3

"Ah sudahlah lagian ini urusan orang lain, mungkin saja Lily sedang punya masalah dengan Andra. Sedangkan itu adalah hal yang wajar dalam suatu pernikahan, lagian aku kan bentar lagi akan nikah. Aku jadi tidak sabar menanti waktu itu, " gumam Adisty sambil membayangkan begitu indahnya jika sudah menikah.


"ADISTY, " Tiba-tiba suara teriakan ibunya dapat membuat Adisty kaget dan lamunannya pun buyar.


"Ada apa? " balas Adisty dari kamarnya.


"Di luar ada Raihan tuh, katanya mau ajak kamu ke rumah sakit, " jawab ibunya Adisty.


"Ah kok udah dateng sih? aku kan belum sempat pakai make-up dan juga ganti pakaian, bagaimana kalau nanti Raihan akan putus denganku jika aku berpenampilan seperti ini, " panik Adisty yang langsung buru-buru bersiap-siap.


"Ah tapi masa bodo lah, Laki-laki yang suka sama aku kan banyak. Jadi gak papa lah kalau Raihan mau ninggalin aku, aku males ganti pakaian, " Adisty hanya mengambil tas selempang dan kaca matanya lalu setelah itu, ia berlari menuju ke Raihan yang sudah menunggunya.


"Kamu mau pergi ke rumah sakit ngapain? " tanya ibunya sambil menatap Adisty.


"Mah temen aku lagi sakit, " balas Adisty seadanya. Tanpa berhenti atau melihat ke arah ibunya, ia hanya melanjutkan jalannya saja.


Setelah berada di luar Adisty langsung masuk ke mobil Raihan, " Pagi sayang, " sapa Adisty sambil tersenyum manis ke hadapan Raihan.


"Tumben hari ini penampilan kamu kayak gini? " tanya Raihan sambil menjalankan mobilnya.


Adisty menatap ke arah depan, " Kamu datangnya kecepetan sih, " balas Adisty yang langsung memakai kaca mata yang ia bawa di tas selempang nya.


"ya aku pikir kamu udah siap, " ujar Raihan sambil fokus menyetir.


"Saat itu aku di telpon Max terus aku langsung telpon dan ajak kamu deh, " balas Adisty sambil menguncir rambutnya.


"Oh gitu, terus siapa aja yang mau ke sana? " tanya Raihan.


"Cuman kita aja sih, soalnya tadi aku udah telpon Lily dia malah gak mau ikut. Sayang aku kok ngerasa ada hal yang berubah yah sama Lily, " balas Adisty sambil membicarakan perubahan Lily.


"Berubah? emangnya dia punya jam power Rangers? " tanya Raihan sambil menatap Adisty.


"Ahh gak lucuuuuu, aku lagi gak bercanda ih, " kesal Adisty, ia kesal Raihan kenapa harus bercanda di saat dirinya serius.


"Iya maaf, maaf. Abisnya dari tadi serius mulu, " balas Raihan sambil tersenyum.

__ADS_1


"Terus kenapa tadi siapa sih yang berubah? aku lupa, " sambung Raihan.


"Tuh kan, Lily sayang, Lily yang berubah. Aku tuh gak tau sih, ini cuman aku yang ngerasain atau emang berubah, " balas Adisty.


"Emangnya berubah kenapa? maksud aku berubahnya kayak gimana? " tanya Raihan.


"Pokoknya nih yah, sekarang ini Lily aneh aja. Setiap kali aku minta ketemu pasti aja dia sekarang sering nolak, padahal dulu kan dia gak pernah nolak, " jelas Adisty. Menceritakan perubahan Lily.


"Ih kamu ini kayak gimana sih, sekarang kan dia itu udah nikah, udah punya dunianya sendiri. Ya pantes aja dia kayak gitu, nanti juga kalau aku udah nikah sama kamu aku gak bakalan izinin kamu main mulu, " balas Raihan.


"Emang kita bakal nikah? " goda Adisty sambil menatap Raihan dan tersenyum.


"Emangnya ada yang mau sama kamu selain aku? aku juga suka sama kamu terpaksa tau, " balas Raihan bercanda.


"Ahhh jahat, " ucap Adisty sambil cemberut dan memalingkan tatapannya.


"Sayang aku bercanda, " balas Raihan sambil mengacak-acak rambutnya Adisty.


Setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di rumah sakit di mana akan di operasinya Mira, mereka langsung saja masuk dan menemui Max yang sedang menunggu Mira di depan ruang operasi bersama dengan orang tuanya Mira.


Adisty dan Raihan datang ke sana sambil bergandengan, " Hey, " sapa Adisty sambil melambaikan tangannya pada Max.


"Hay tante, " Adisty membungkukkan tubuhnya ke hadapan ibunya Mira.


Ibunya Mira pun tersenyum ke arah Adisty dan Raihan.


"Woy gue tanya juga, " ucap Max sambil menyenggol lengan Adisty menggunakan sikutnya.


"Bentar napa, aku kan lagi memberi hormat dulu sama tetangga aku, " balas Adisty sambil menatap tajam Max.


"Lagian kapan lu nanya? tadi lu kan bilangnya cuman kalian lama banget. Dimana nanya nya? " sambung Adisty sambil mengangkat kan sebelah alisnya.


"Ah tau ah, kalian berdua datang bukannya bikin gue tenang ini mah malah bikin gue tambah pusing tau gak, " balas Max sambil membelakangi mereka.


"Sayang, sayang. Lagian kita ke sini kan bukan untuk ketemu dia yah? kita duduk di sana aja yuk, " ajak Adisty pada Raihan. Adisty mengajak Raihan untuk duduk.

__ADS_1


Mereka berdua pun duduk di kursi tunggu, namun Max malah ikut duduk di samping Raihan. Walau bagaimana pun Max butuh kedua temannya untuk mencairkan suasana, suasana di sana terlalu tegang tanpa mereka berdua.


"Dih dia ikut juga, " ledek Adisty sambil tertawa.


"Heh jangan berisik ini rumah sakit, " ujar Raihan sambil memukul lengan kanan Adisty.


"Sayang sakit, " manja Adisty.


"Lebay banget sih luh jadi orang, dulu juga kebiasaan lu berantem. Ngapain sekarang cuman di pukul aja sakit? " sindir Max.


"Apaan sih luh? biarin terserah gue. Kulit-kulit gue, " balas Adisty sambil memegang tangannya Raihan dan menyenderkan kepalanya di lengan Raihan.


Setelah waktu tunggu yang amat sangatlah lama akhirnya dokter yang mengoperasi Mira keluar dari ruangannya dan membicarakan bagaimana operasi ini berjalan.


"Bagaimana dok? " tanya ibunya Mira.


"Semuanya berjalan dengan sempurna, mungkin ini juga berkat doa dari kalian semua, " balas dokter tersebut.


"Tapi kita akan bawa pasien ke ruangan rawat dulu, jadi nanti jenguk nya di sana saja, " sambung dokter tersebut.


"Yeyeyeyeye, akhirnya berhasil juga, " girang Max sambil memegang kedua tangannya Adisty.


"Woy tangan gue lepasin, " balas Adisty.


"Ih tangan pacar gue, " Raihan melepaskan kedua tangan Max yang berada di tangannya Adisty.


"Sorry gue seneng banget soalnya, " balas Max sambil cengengesan.


"Udah ah sana luh liat pacar luh, " titah Raihan sambil merangkul Adisty.


"Eh yang, kok aku baru inget sih, " ucap Adisty sambil menatap ke arah Raihan.


"inget apa? " tanya Raihan.


"Walaupun sekarang operasi nya berjalan dengan lancar, Mira tetap gak bakalan bisa buka perban sekarang yah, aku kan datang ke sini cuman mau Mira liat muka aku, " balas Adisty yang membuat Raihan tidak tau harus berkata apa.

__ADS_1


"Tau ah, " ujar Raihan sambil meninggalkan Adisty ke ruang rawat Mira.


"Ayang tungguin ih, ya maaf aku gak tau, " balas Adisty meminta maaf pada Raihan.


__ADS_2