Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Semuanya Berakhir


__ADS_3

Flashback


Setelah pulang dari restoran Adisty langsung menaiki mobilnya dan pulang, namun saat di perjalanan ia melihat mobilnya Raihan berada di pinggir jalan. Awalnya ia tidak berniat untuk menghampiri Raihan namun ada hal yang perlu ia tanyakan pada Raihan.


Ia sangat terkejut saat mengetahui Raihan tengah memeluk seorang wanita yang tengah duduk di sampingnya, jujur hatinya sangat hancur kali ini. Sudah cukup Raihan berbohong karena ia kembali mengikuti komunitas motornya, kali ini Raihan Tengah berpelukan dengan wanita lain.


Flashback Off


Di dalam mobil Adisty terus saja menangis ia benar-benar tidak menyangka Raihan akan setega ini padanya, padahal selama ini Raihan sangat membuatnya percaya kalau Raihan tidak akan jatuh cinta lagi sana orang lain.


"Aku benci kamu Rey, aku benci, " teriak Adisty dalam mobil sambil memukul setir mobilnya.


Setelah beberapa menit kemudian Adisty pun sampai di rumahnya, saat Adisty turun Raihan langsung menarik tangannya Adisty untuk menjelaskan beberapa hal padanya.


"Aku minta maaf, untuk yang kali ini kamu salah paham, " ucap Raihan.


Adisty menatap Raihan, " Aku gak butuh alasan kamu kenapa kamu sampai meluk wanita itu, aku cuman kecewa sama kamu kenapa kamu harus berpelukan sama wanita itu. Kamu sendiri lagi yang meluknya, " balas Adisty sambil terus menangis.


"Tapi aku punya alasan, " ucap Raihan yang kembali merasa dirinya tidak salah.


"Alasan apa yang membuat kamu harus berpelukan sama wanita lain? " tanya Adisty sambil menatap tajam Raihan.


"Karena-karena, " belum saja Raihan menyelesaikan ucapannya Adisty keburu memotong ucapan Raihan.


"Aku gak butuh alasan murahan yang akan kamu ucapan kan padaku, mulai sekarang mending kamu jangan pernah muncul di hadapanku lagi, " Adisty mengusir Raihan.


"Maksud kamu apa? " tanya Raihan.


"Rey aku capek, sekarang aku capek Rey. Semalam ini aku yang selalu ngertiin kamu, selama ini aku yang selalu berusaha nyimbangin kamu, aku udah capek Rey, aku sekarang lagi butuh waktu, " ucap Adisty.


Keluarga Adisty yang mendengar keributan mereka berdua langsung keluar dan merebut Adisty dari tangannya Raihan, " Ada apa ini? " tanya Ayahnya Adisty.


"Aku gak mau liat Raihan lagi, " ucap Adisty yang langsung memeluk ibunya.


"Sayang ini ada apa sih? " tanya ibunya yang mencoba menatap Adisty.


"Aku bilang aku gak mau liat pria itu lagi, udah cukup, " kesal Adisty sambil berlari masuk ke rumahnya.

__ADS_1


"Kamu udah denger apa yang anak saya ucapkan? sekarang kamu pergi dari sini, sebenarnya ada baiknya juga sih Adisty putus dari kamu, saya akan jodohkan dia sama orang yang lebih baik daripada anda, " Ayahnya Adisty mengusir Raihan dari halaman rumahnya.


"Kamu apa-apaan sih? jangan terlalu kasar sama dia, " ibunya Adisty membawa Raihan pergi dari hadapan suaminya.


"Sayang kamu mending pulang dulu yah? nanti tante coba bicara sama Adisty, " ucap ibunya Adisty pada Raihan.


"Ya sudah tante saya pulang dulu yah, " pamit Raihan yang langsung masuk ke mobilnya dan pergi dari rumah itu.


Ibu dan ayahnya Adisty kembali masuk ke rumah, ibunya Adisty langsung pergi ke kamarnya Adisty untuk menanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada hubungan mereka saat ini.


"Adisty kamu kenapa sayang? " tanya ibunya sambil mengetuk pintu kamar Adisty.


"Masuk aja mah aku gak kunci pintunya, " balas Adisty.


Ibunya langsung masuk dan duduk di samping Adisty, " Sayang ada apa sih? kamu cerita sama mamah yah, " pinta ibunya.


Adisty langsung tidur di pangkuan ibunya sambil menatap wajah ibunya, " Mah Raihan selingkuh, aku liat dengan mataku sendiri kalau Raihan sedang pelukan sama orang lain, " Adisty menceritakan apa yang terjadi barusan.


"Benarkah? mamah gak percaya ah kalau Raihan sampai selingkuh, " ibunya tidak percaya kalau Raihan selingkuh.


"Mah kenapa sih gak percaya? sekarang itu udah gak jaman liat orang dari dalam nya aja, " Adisty kembali meyakinkan ibunya atas apa yang ia lihat.


"Aku akan memaafkan kesalahan Raihan sebesar apapun tapi aku gak bakalan maafin perselingkuhan sekecil apapun perselingkuhan itu, " balas Adisty yang benar-benar membenci perselingkuhan.


"Ya sudahlah itu adalah hak mu, mamah gak bakalan campuri kehidupanmu terlalu dalam, " ucap ibunya yang tak mau mencampuri kehidupan anaknya terlalu dalam.


"Lalu pernikahan mu bagaimana? " tanya Ibunya sambil menatap Adisty.


"Batalkan saja, lagian aku sudah tak ada hubungan lagi sama Raihan, " balas Adisty sambil tiduran.


"Benarkah segampang itu? " tanya Ibunya kembali.


"Aku sudah bilang bu, aku tidak akan pernah memaafkan perselingkuhan, " balas Adisty meyakinkan ibunya.


"Ah sudahlah terserah kamu, " ibunya masih merasa apa yang anaknya lakukan ini sangat keterlaluan, ya walaupun ibunya tau kalau pengkhianatan itu memang menyakitkan.


Tapi apakah tak sebaiknya di perjelas dulu apa yang terjadi, " Mah, aku akan kirim Adisty ke Amerika, " ucap Ayahnya Adisty yang membuat ibunya terkejut.

__ADS_1


"Apakah kamu ini gila? " balas ibunya.


"Kenapa kau bicara seperti itu? aku sudah memikirkannya dengan benar, aku tidak mau Adisty kembali terluka dan drop nanti itu beresiko pada kesehatannya, " jelas ayahnya.


"Apakah itu tidak terlalu keterlaluan? " tanya ibunya yang merasa itu terlalu berlebihan.


"Tidak, " balas ayahnya.


Di tempat lain Raihan mengajak Max untuk bertemu ia ingin bercerita banyak hal pada Max, ia tau awalnya ia memang salah tapi ia beranggapan kalau Adisty terlalu keterlaluan untuk yang saat ini.


Kenapa wanita itu tidak pernah mau mendengarkan dulu penjelasannya, yah walaupun ia juga bingung akan menjelaskan apa soal kejadian tadi. Mereka sudah berada di rumah tempat mereka dulu berkumpul.


"Ternyata rumah ini masih sama yah, " ucap Max sambil memperhatikan sekeliling rumah tersebut.


"Memangnya kamu mau rumahnya berubah kayak gimana? " tanya Raihan.


"Ah sudahlah tidak penting masalah rumah ini, sekarang apa yang ingin lu ceritain sama gue? " tanya Max yang sudah penasaran dengan cerita Raihan.


"Gue putus sama Adisty, " ucap Raihan.


Hampir saja mata yang tersimpan rapih di wajahnya Max akan keluar dari tempatnya ia benar-benar tidak menyangka dengan apa yang ia dengar barusan.


"Lu pasti bercanda ya kan? " tanya Max sambil cengengesan ia masih tidak percaya dengan apa yang di ucapkan Raihan.


"Gak guna gue bohong sama luh, " balas Raihan.


"Kenapa itu bisa terjadi? " tanya Max yang mulai percaya dengan ucapan Raihan.


"Karena kebodohan gue, " balas Raihan yang memang mengaku ini karena nya.


"Serius luh? " tanya balik Max.


"Serius lah, " balas Raihan.


"Sayang banget tau, kalian itu udah mau hampir nikah loh, " Max menyayangkan hubungan mereka berdua.


"Adisty gak mau dengerin penjelasan gue sih, " Raihan merasa Adisty juga salah.

__ADS_1


"Adisty terlalu kek anak kecil tau gak, padahal gue punya alasan untuk hal itu, " sambung Raihan.


Kini Raihan menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya dan Adisty pada Max, dan akhirnya Max tau apa yang sebenarnya terjadi pada mereka. Sebenarnya Max tak bisa memutuskan siapa yang salah, karena dua-duanya memang salah.


__ADS_2