Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Berangkat Ke Villa


__ADS_3

Hari sudah mulai siang, Lily dan Andra sudah bersiap-siap pergi menuju tempat yang di perintahkan. Karena mereka berniat untuk perginya beramai-ramai ke villa nya, agar terasa menyenangkan.


"Gimana udah siap semuanya? " tanya Lily pada Andra.


"Udah deh kayaknya, " balas Andra yang langsung ke mobil mereka.


"Oh iya susunya Liana udah di bawa semua kan? " tanya Lily yang khawatir Liana akan kehabisan susu di sana.


"Kamu tenang aja semua persediaan udah aku bawa, " balas Andra yang sudah merasa kalau dirinya sudah membawa semuanya dengan benar.


"Ya sudah kita berangkat sekarang aja, " Lily mengajak Andra untuk segera berangkat.


Andra pun mulai memajukan mesin mobilnya dan pergi dari halaman rumahnya tersebut.


"Adisty mau berangkat sama siapa? " tanya Andra tanpa menatap Lily.


"Aku denger-denger sih katanya mau sama Raihan, " balas Lily yang merasa pernah mendengar orang yang mengatakan bahwa Adisty akan pergi bersama dengan Raihan.


"Itu bagus sekali, siapa tau aja mereka mau kembali memulai kisah cinta mereka, " ucap Andra senang.


"Iya aku akan doakan yang terbaik untuk mereka, sebenarnya aku mendukung mereka mau sama siapa aja yang penting itu adalah pasangan yang dapat menjaga mereka dengan benar, " balas Lily yang mendukung mereka berdua mau pasangan bersama siapapun.


"Iya juga sih, kita kan gak bisa milih pasangan orang lain sesuai keinginan kita, " ujar Andra yang merasa ucapan Lily ada benarnya.


"Iya lah, " balas Lily.


Sedangkan saat ini Liana malah tidur di pangkuan Lily, ia selalu saja tidur jika naik mobil. Liana adalah anak yang sangat pintar dan baik, ia jarang sekali menangis dan mau di gendong oleh siapapun.


Di tempat lain Adisty sedang menunggu Raihan yang sudah hampir 15 menit Raihan tak kunjung datang juga.


"Tuh anak kebiasaan deh suka terlambat, " ucap Adisty yang sudah mulai kesal karena Raihan belum juga datang dan menunjukkan batang hidungnya.


Tiba-tiba mobilnya Raihan berhenti di hadapannya, Adisty menatap mobil itu dengan tatapan sinis dan kesal. Raihan turun dan berdiri di hadapan Adisty sambil menatap Adisty dengan tatapan kesal, mereka berdua saking melayangkan tatapan kesal.

__ADS_1


"Apa luh? " tanya Adisty sambil mengangkat dagunya.


"Gue gak mau tau yah, nanti pulang dari acara reuni ini lu harus beresin kamar gue, " balas Raihan yang tetap mau Adisty yang kembali membereskan kamarnya.


"Dih enak aja, beresin aja sendiri, " Adisty tak mau membereskan kamar Raihan.


"Oh jadi kamu mau tantang aku nih, baiklah kalau begitu. Aku gak mau bantuin kamu buat dekorasi panggung dan gak mau tampil di acara nanti, " ancam Raihan sambil memalingkan wajahnya.


"Dih siapa peduli, emangnya aku akan takut kamu gak mau lakuin itu, " balas Adisty yang merasa tidak takut dengan ancaman Raihan barusan.


Tiba-tiba ibunya Adisty datang memecahkan keributan mereka.


"Hey ada apa dengan kalian ini? " tanya ibunya Adisty sambil berdiri di samping Adisty dan Raihan.


"Tuh anak gak tau diri ini, ia malah minta aku buat beresin kamarnya. Emang aku pembantunya apa seenaknya nyuruh aku, " Adisty memberitahu apa yang sedang menjadi perdebatan Adisty dan Raihan.


"Tapi tante dia yang beresin kamar aku, " Raihan membela dirinya, ia memang meminta Adisty membereskan kamarnya tapi kan kamarnya berantakan gara-gara Adisty sendiri.


"Berarti kalau begitu kanu yang harus beresin kamar Raihan, kan kamu yang berantakin kamar Raihan, " balas ibunya Adisty yang tau kalau ini memang salah anaknya.


"Sudah kalian mau berangkat atau tidak? oh iya nih ada kue buat kamu, " ibunya Adisty memberikan kue yang tadi ia buatkan untuk Raihan.


"Iya sepesial pakai telor dua, " sindir Adisty sambil masuk ke dalam mobil Raihan mendahului Raihan pemiliknya sendiri.


"Makasih yah tante, " balas Raihan pada ibunya Adisty.


"Iya sama-sama sayang, " ucap Ibunya Adisty.


"Ya sudah aku pergi dulu yah tante, " pamit Raihan sambil berjalan menuju mobilnya.


Saat Raihan masuk ia sudah melihat Adisty sedang marah dan kesal padanya, tapi wajahnya ini lah yang Raihan rindukan dari Adisty. Raihan suka senang kalau Adisty sedang marah dan kesal pada siapapun, terlebih kalau kesalnya karena kelakuan dirinya.


Tanpa banyak bicara lagi Raihan langsung memajukan mobilnya menuju tempat pertemuan, karena kan mereka akan berangkat bersamaan.

__ADS_1


Di dalam mobil Adisty benar-benar tidak sudi berbicara sedikitpun pada Raihan, ia sudah sangat kesal pada pria yang berada di sampingnya ini.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di tempat kumpul, semua orang berteriak saat tau kalau Raihan satu mobil bersama Adisty, mereka juga mau Adisty dan Raihan kembali bersama. Dulu saat di sekolah Adisty dan Raihan adalah pasangan Terfavorit di jamannya.


Mereka ingin pasangan mereka seperti Adisty dan Raihan, makannya saat mereka mendengar kalau Adisty dan Raihan putus mereka juga ikut menyayangkan hal itu sebenarnya. Tapi yah mau gimana lagi mereka tak dapat melakukan apapun untuk membuat hubungan mereka kembali bersama.


Karena kan Adisty dan Raihan putusnya juga sangat mendadak.


"Sama-sama lagi nih, " ledek temanya Raihan.


"Berisik luh, " balas Raihan yang risih terus di omongkan.


"Berita bagus nih, " teriak yang lainnya.


"Udah napa sih gak usah di ladenin nanti juga mereka capek sendiri, " Adisty merasa Raihan terlalu berlebihan.


"Ya tapi kan aku gak mau Rossy, " ucapannya menggantung.


"Kamu gak mau Rossy tau? ya udah aku satu mobil sama Lily aja, " Adisty berniat untuk turun dari mobilnya Raihan.


Namun Raihan menarik tangannya dan meminta Adisty untuk tetap diam di mobilnya, ia tau apa yang ia lakukan dapat membuat Adisty merasa tak enak.


"Gue minta maaf, " ucap Raihan pada Adisty.


"Ngapain harus minta maaf, lu gak salah kok, mungkin gue emang gak seharusnya satu mobil lagi sana luh, " balas Adisty.


"Gak, gue minta lu jangan turun yah, Rossy gak bakalan marah kok. Lagian kita kan cuman satu mobil aja, " ucap Raihan yang kembali meyakinkan Adisty kalau Rossy tak akan marah.


Padahal Raihan sendiri tak tau bagaimana nanti reaksi Rossy saat tau ia satu mobil dengan Adisty yang merupakan mantannya Raihan. Tapi ya sudahlah itu urusan belakang sekarang ya sekarang, nanti yang nanti.


Lagian pikirnya Rossy tak akan pernah mempermasalahkan hal yang seperti ini.


Tak lama kemudian Lily dan Andra pun datang, di susul oleh mobil Mira dan Max yang datang ke tempat ini. Setelah semuanya di absen akhirnya kini semua telah kumpul dan mereka pun akan segera memulai perjalan mereka.

__ADS_1


Takut keburu gelap, kemarin Dika dan dua temannya juga sudah mengecek villa itu dan mereka merasa villa itu nyaman. Dan juga pastinya cocok untuk mereka jadikan tempat reuni tahun ini.


__ADS_2