Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Pulang Dari Acara Reuni


__ADS_3

"Yah bagaimana lagi, pada akhirnya kita akan berpisah aku berharap setelah kita semua menikah kita akan kembali bersama-sama, " ucap Mira yang berharap tetap akan bersama.


"Iya aku juga beranggapan seperti itu, tapikan setelah menikah Adisty bakalan pergi ke Amerika, " balas Lily yang setuju dengan ucapan dan pendapat Mira.


"Tenang aja kali, nanti aku juga kan tetap bakalan pulang ke Indonesia, " ucap Adisty.


"Udah ah beres-beres kamar yuk, " ajak Andra yang mengajak mereka semua untuk membereskan barang-barang mereka.


"Iya juga, nanti kita bisa-bisa di tinggal di sini lagi, " setuju Max sambil berjalan menyusul Andra menuju kamar.


Adisty di bantu oleh Kelvin untuk pergi ke kamarnya, setelah sampai di sana Adisty malah di minta untuk duduk saja oleh Kelvin. Jadi Kelvin lah yang membereskan pakaian dan barang-barang Adisty yang lainnya.


"Makasih yah, " ucap Adisty sambil menatap Kelvin yang sedang membereskan barang Adisty.


"Iya gak papa kok, " balas Kelvin.


"Jadi pengen di beresin sama Andra nih gue, " ucap Lily yang iri melihat Adisty dan Kelvin.


"Ya udah minta aja sana, palingan nanti kamu di usir sama Andra, " ledek Mira sambil tertawa.


"Iya sayangnya Andra gak pernah romantis, " balas Lily yang tau akan mustahil saja kalau dirinya minta pada Andra.


"Lu turunan mana sih Vin? ganteng banget, " tanya Lily sambil menatap kagum pada Kelvin.


"Kalian udah deh gak usah godain pacar ku, kalau lagi beres-beres ya terusin aja, " balas Adisty sambil menatap sinis Lily.


"Dih nanya sama siapa yang jawabnya siapa, kitakan gak nanya kamu, " ucap Lily yang terus saja menggoda Adisty.


"Udah ah mending kita buru-buru beres-beresnya aku mau cepetan pulang, " ujar Mira yang ingin cepat-cepat pulang.


"Iya-iya sibuk amat sih yang mau nikahan, gak tau aja rasanya udah nikah kayak gimana, " balas Lily yang sudah tau bagaimana hidup dalam hubungan pernikahan.


"Emangnya gimana Li? " tanya Adisty.


"Ah pokoknya gitu deh, nanti juga kalian merasakannya, " balas Lily yang tak mau memberitahu bagaimana kehidupan setelah menikah.


"Baiklah-baiklah, " ucap Mira yang tak mau bertanya lagi.

__ADS_1


Setelah beberapa menit akhirnya mereka selesai membereskan baju dan barang-barang mereka, setelah itu mereka memasukkannya ke dalam mobil mereka masing-masing, kali ini Adisty akan pulang bersama dengan Kelvin.


Raihan akan pulang bersama Rossy, kemarin Rossy ke Bogor bersama supirnya jadi setelah sampai di bogor Rossy menyuruh supir nya untuk kembali pulang ke Jakarta.


Semua orang juga sudah siap untuk pulang siang ini, tak terasa hari sudah siang kembali.


"Aku sama Kelvin duluan yah, soalnya ada yang perlu aku kerjakan, " pamit Adisty yang berniat pulang duluan.


"Ya udah hati-hati yah, " balas Max sambil melambaikan tangannya ke hadapan Adisty.


Adisty dan Kelvin pun masuk ke dalam mobil Kelvin dan mulai memajukan mobil mereka, " Dah semuanya, " ucap Adisty sambil melambaikan tangannya pada mereka yang masih berada di sana.


"Sayang hari ini kita mau kemana emangnya? kamu kok ngajak aku buru-buru pulang? " tanya Adisty yang rupanya tak tau kenapa Kelvin mengajaknya buru-buru pulang.


"Nanti malam keluarga ku akan ke Indonesia untuk menemui keluarga ayahmu, mereka akan membicarakan masalah pertunangan kita nanti, " balas Kelvin.


"Oh, terus kenapa harus pulang sekarang? padahal waktu nya masih lama loh, " tanya Adisty lagi.


"Aku pengen berduaan sama kamu siang ini, kamu tau gak aku udah rindu sama kamu, " balas Kelvin sambil menatap hangat Adisty.


"Kamu kalau bicara bisa aja, kita kan di sana juga bisa berduaan, " ujar Adisty.


"Iya deh terserah kamu, " ucap Adisty sambil memegang lengannya Kelvin.


Di Villa mereka masih menunggu yang belum siap.


" Lama banget sih? " ucap Lily yang sudah mulai kesal mengunggu.


"Sabar, " ucap Andra sambil memegang puncak kepala Lily.


"Aku udah capek nunggu dari tadi, emang mereka pikir menunggu itu gak capek sama membosankan apa? " ucap Lily kesal.


"Ya udah kamu tunggu di mobil aja! " titah Max.


Tanpa menjawab ucapan Max Lily langsung masuk ke mobil nya dan menunggu mereka di dalam mobil aja. Tak perlu menunggu waktu lama akhirnya mereka semua siap untuk pulang, jadi mereka akhirnya pun pulang dengan beramai-ramai.


"Akhirnya pulang juga, " ucap Mira yang akhirnya pulang juga.

__ADS_1


"Iya aku udah capek tau gak, " setuju Max.


"Hari ini kita gak ada acara lain kan? " tanya Mira sambil menatap Max.


"Kayaknya hari ini gak ada deh, soalnya menurutku semuanya udah beres deh kayaknya, " balas Max yang merasa semua persiapan pernikahan mereka sudah beres hanya tinggal menunggu waktu saja.


"Aku semakin gak sabar, " ucap Mira yang benar-benar tidak sabar dengan semua ini.


"Kamu sabar aja napa sih, " balas Max.


"Iya aku juga udah sabar segini tuh, kalau aku gak sabar mungkin saat ini aku akan meminta pernikahan kita di percepatan, " ucap Mira yang merasa dirinya kali ini sebenarnya sudah sabar.


"Iya deh iya terserah kamu aja lah, " balas Max.


"Malam ini makan malam yuk di rumah ku, " ajak Mira pada Max.


"Makan malam? boleh juga tuh, tapi itu gak ngerepotin kamu kan? " tanya Max.


"Ya enggak lah, masa iya ngerepotin segala, " balas Mira yang merasa tak direpotkan.


"Ya sudah nanti malam aku akan ke rumah mu, " setuju Max.


"Aku akan menyiapkan makan malam untuk kita, " balas Mira yang berniat menyiapkan makan malam itu sendiri.


Di mobil lain saat ini Raihan tengah membisu sambil menatap ke arah depan memperhatikan mobil yang berlalu-lalang di jalanan.


"Rey, bagaimana kalau nanti malam kita makan malam keluarga? sekalian kita bicara soal masalah kelanjutan hubungan kita? " tanya Rossy sambil menatap penuh harap pada Raihan.


"Kalau aku sih boleh-boleh aja, tapi nanti aku bicara sama ibuku dulu yah, " balas Raihan.


"Iya, nanti kamu tinggal bilang aja sama aku, ibumu mau atau tidaknya, " senang Rossy, akhirnya hubungan mereka akan semakin dekat.


"Apakah yang ku lakukan ini benar, aku bersama orang lain padahal hatiku masih berada di orang yang dulu, " gumam Raihan dalam hatinya.


"Oh iya Rey, aku seneng banget kalau kita benar-benar bisa bersama nanti sampai menikah, " Rossy membayangkan indahnya masa depannya jika bersama dengan Raihan.


"Aku juga senang, " balas Raihan singkat dan datar.

__ADS_1


"Setelah menunggu waktu lama, akhirnya kamu mau juga membuat hubungan kita jauh lebih serius, " senang Rossy.


"Andai kau tau alasan kenapa aku mau bersama mu, mungkin kau akan lebih baik tak bersama ku lagi, " batin Raihan kembali bicara.


__ADS_2