
Raihan keluar dari kamarnya dengan keadaan murung dan tak punya semangat, " Ada apa sayang? " tanya ibunya yang tau kalau anaknya saat ini sedang sedih.
Raihan menatap ibunya lalu memberikan pesan yang ia dapatkan dari Max, ibunya tersenyum sambil mengelus pundak Raihan, ia tau apa maksud dari anaknya ini.
Di tempat lain Adisty sudah sampai di sebuah taman yang berada di dekat danau ia meminggirkan mobilnya belakang sebuah kursi putih panjang yang menghadap ke danau itu.
Adisty turun dari mobilnya dengan keadaan yang sangat kacau, ia duduk di kursi panjang itu masih sambil menangis tak karuan bahkan saat ini suaranya sudah mulai habis.
"Tuhan kenapa kau tak mau membiarkan ku bahagia? apa dosa ku sampai membuat mu tega melakukan ini padaku, " tanya Adisty sambil menatap langit yang terlihat mendung.
Adisty kembali menundukkan kepalanya melihat ke tanah, " Apakah memang kau ingin aku membalas semua dosa-dosa yang dulu pernah aku lakukan? " tanyanya kembali.
"Aku sudah lelah Tuhan dengan semua ini, masalah selalu datang padaku dan tak membiarkanku istirahat sebentar saja, " ucap Adisty yang sudah benar-benar lelah dengan dunia ini.
"Jika memang kau tak akan membiarkan ku bahagia kenapa kau tak mencabut nyawa ku saja, " lanjut Adisty yang kini sangat frustasi.
"Kenapa Tuhan kenapa? " teriak Adisty mengeluarkan semua rasa kecewanya.
Max di jalan masih mencari Adisty. Mira, Lily dan Andra yang sudah menyelesaikan tugasnya pun langsung ikut turun tangan mencari Adisty, mereka satu mobil saat ini.
Lily tadi menitipkan Liana pada ibunya yang juga hadir ke acara pertunangan Adisty dan Kelvin yang gagal ini.
Tadi di rumah Adisty ada banyak keributan, masalah orang tuanya Kelvin yang meminta maaf pada keluarga Adisty atas kesalahan anaknya.
Flashback on
"Saya selaku ayah dari anak kurang ajar ini benar-benar minta maaf, " ucap Ayahnya Kelvin sambil membungkukkan tubuhnya ke hadapan Ayahnya Adisty.
"Aku tidak membencimu atau menyalahkan mu, aku hanya menyalahkan dan membenci anak mu? " balas ayahnya Adisty yang sangat marah pada Kelvin.
__ADS_1
"Kami benar-benar tidak tau kalau orang ini melakukan hal kotor semacam itu, " ucap ayahnya Kelvin kembali.
"Saya sudah katakan pada anda kalau anda tak perlu merasa bersalah, karena yang salah adalah anak anda. Sepertinya keputusan saya pun sudah bulat, saya akan mengambil perusahaan yang di pegang anak anda, " balas Ayahnya Adisty yang berencana mengambil perusahaan yang di kelola Kelvin.
"Tapi kau tenang saja, aku tidak akan membatalkan semua kerja sama saya di perusahaan anda, " lanjut Ayahnya Adisty sambil pergi dari hadapan mereka masuk ke rumahnya bersama dengan istrinya.
Ayahnya Kelvin langsung memarahi Kelvin di sana juga, bagaimanapun Kelvin sudah membuat dirinya malu di hadapan banyak orang hari ini.
"Saya akan mengeluarkan anda dari rumah saya, jangan pernah kembali ke hadapan saya, " ucap Ayahnya sambil ikut pergi ke arah mobilnya meninggalkan Kelvin bersama dengan Jessica berdua saja di sana.
Flashback Off
"Kita cari Adisty kemana? " tanya Mira yang tak tau harus mencari Adisty kemana, karena kalau hanya berputar-putar tak jelas mengelilingi Jakarta itu tidak mungkin.
Karena kalian tau sendiri kan Jakarta itu sangat luas dan sangat mustahil melakukan itu dalam satu hari saja.
"Li, lu kan sahabat lamanya Adisty, masa lu gak tau sih tempat mana yang selalu Adisty datangin kalau lagi sedih? " tanya Andra.
"Yah yang dulu deh, siapa tau aja Adisty pergi ke tempat itu, " balas Andra yang yakin kalau Adisty mungkin saja ada di sana.
"Ya udah aku tunjukkin deh, " Lily akhirnya mau menunjukkan diaman tempat dulu Adisty suka datangi kalau lagi sedih.
Sebenarnya ada dua tempat namun tempat yang satunya tak mungkin ia datangi soalnya inikan masih siang, Adisty biasa ke kafe malam untuk menghabiskan waktu bersama dengan alkohol.
Di tempat lain saat ini Rossy sudah tak sabar dengan kedatangan Raihan yang masih belum juga datang, akhirnya setelah menunggu beberapa menit mobilnya Raihan pun datang.
Namun mereka sangat kaget saat melihat hanya ibunya Raihan yang saat ini ada di sana, Rossy langsung berlari ke arah ibunya Raihan lalu menanyakan keberadaan Raihan.
Ibunya Raihan menatap Rossy dengan tatapan kasihan dan sedih, ia tau kalau pada akhirnya Raihan masih mencintai orang yang berada di masa lalunya. Dan jika itu terjadi Rossy lah yang akan menanggung luka tersebut.
__ADS_1
"Tante, Raihan nya mana? " tanya Rossy sambil terus menatap ibunya Raihan.
Ibunya Raihan langsung memeluk Rossy membuat semua yang berada di sana termasuk Rossy semakin kebingungan.
"Kamu yang sabar yah, " balas ibunya Raihan.
"Memangnya ada apa? " tanya Rossy sambil melepaskan pelukan ibunya Raihan, ia semakin khawatir dengan Raihan.
"Raihan gak akan datang, " balas ibunya Raihan.
"Ini gak mungkin tante, Raihan kan udah bilang sama aku kalau dia akan bertunangan dan menikah dengan ku, " ucap Rossy yang tak mempercayai ucapan ibunya Raihan ini.
"Sayang tante udah bilang sama kamu yang sabar yah, " balas ibunya Raihan yang kembali memeluk Rossy.
Namun Rossy langsung melepaskan pelukan itu dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca ia tak percaya ini terjadi padanya.
"Tapi apa yang buat Raihan membatalkan semua ini? " tanya Rossy kembali.
"Kamu pasti tau siapa orangnya, tapi untuk masalah alasannya kamu nanti tanya aja sama Raihan yah, " balas Ibunya Raihan yang mau Raihan sendiri yang mengatakan apa yang terjadi sebenarnya.
"Adisty, " ucap Rossy yang kini tak bisa menahan air matanya, bahkan tubuhnya saat ini rubuh ke lantai.
ibu dari Rossy langsung menghampiri ibunya Raihan, " Maksud anda apa? anda dengan seenaknya membatalkan semua ini? " tanya ibunya Rossy yang kesal karena ibunya Raihan membatalkan semua ini dengan gampangnya.
"Saya tak bisa memaksakan permintaan anak saya, menurut saya apa yang di paksakan tak semuanya berujung kebahagiaan, " balas ibunya Raihan yang pada dasarnya tak bisa memaksa keinginan anaknya.
"Tapi anda tidak bisa seperti ini, " ucap ibunya Rossy yang masih tak Terima dengan apa yang ibunya Raihan lakukan.
"Jika ini di paksakan pada akhirnya anak anda sendiri yang akan menderita, bahkan sejak dulu saya tidak merestui hubungan anak anda dan anak saya, karena saya tau kalau Raihan masih memiliki rasa pada Adisty, masa lalunya, " balas ibunya Raihan sambil berjalan meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Sebenarnya ibunya Raihan senang Raihan melakukan apa yang sejak dulu hatinya ingin lakukan, karena ia tau kalau sampai pertunangan ini di teruskan, apalagi sampai menikah itu akan sangat menyiksa untuk Rossy.
Ia harus menerima kenyataan kalau suaminya tak pernah mencintai dirinya, dan masih mencintai mantannya.