Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Kembali Posesif


__ADS_3

Hari sudah kembali berganti, matahari telah menyinari bumi dan membuat bumi ini kembali di selimuti kehangatan yang di berikan sang matahari.


"Adisty bangun, " Raihan menggoyangkan tubuhnya Adisty yang masih terlelap dalam tidurnya.


Adisty tak mau membuka matanya dan membuat Raihan kembali menggoyangkan tubuhnya dengan agak keras.


"Adisty kamu gak mau pulang buat siap-siap? " tanya Raihan sambil terus menggoyangkan tubuhnya Adisty.


Adisty tiba-tiba duduk sambil membuka matanya dengan sangat lebar dan menatap Raihan dengan keadaan wajah bangun tidurnya.


"Aku ketiduran di sini sampai pagi? " tanya Adisty sambil menatap Raihan dengan tatapan yang tak dapat di artikan.


"Iya, semalam aku mau bangunin kamu tapi ibuku bilang katanya tak usah. Kasihan kamu pasti capek, " balas Raihan yang berdiri dan mulai menjauh dari hadapan Adisty.


"Demi apa ini beneran? " tanya Adisty yang masih tidak percaya kalau ia tidur di rumahnya Raihan.


"Memangnya untuk apa aku bohong? " tanya balik Raihan.


"Ah ibuku gimana? dia pasti nyariin aku sekarang, " histeris Adisty sambil buru-buru turun dari kasurnya dan berniat untuk pulang.


"Tenang aja napa, ibuku sudah bilang semalam pada ibumu kalau kamu tidur di sini ia juga bilang kalau kamu ketiduran dan tak enak membangunkan kamu, " Raihan akhirnya menjelaskan pada Adisty kalau dirinya sudah memberikan keluarga Adisty.


"Oh baiklah lagian mau protes pun sekarang sudah terlambat, " Adisty kembali tenang dan duduk di kasur sambil terdiam.


"Ya sudah kamu ke kamar mandi dulu, terus pakai baju ku. Setelah itu kamu turun ke meja makan, ibuku sudah menyiapkan makanan untuk mu, " titah Raihan.


"Hey, " panggil Adisty sambil menunjuk dan menatap Raihan dengan tatapan intimidasi.


Raihan berbalik kembali ke arah Adisty, " Ada apa? " tanya Raihan sambil mengerutkan dahinya.


"Kamu tidak berbuat apapun kan padaku? kamu tidak macam-macam kan? " tanya Adisty yang berhasil membuat Raihan tertawa mendengar ucapan konyol yang Adisty ucapkan.


"Benarkan kau bertanya itu padaku? kau bukan tipe ku dan ingat kau tak pernah membuat ku nafsu, badanmu kan rata, " balas Raihan sambil keluar dari kamar nya meninggal Adisty.


"Dasar pria brengsek, " ucap Adisty sambil mengelus dadanya.

__ADS_1


"Iya aku tau aku datar tapi aku tetaplah wanita, " teriak Adisty dari balik kamar.


Raihan tertawa kembali mendengar teriakan Adisty, setelah itu Adisty masuk ke kamar mandi Raihan dan mulai mandi. Setelah mandi dirinya langsung mencari pakaian Raihan yang kecil dan cocok di tubuhnya.


Adisty mengacak-acak lemari Raihan karena ia tak kunjung mendapatkan pakaian yang pas di badannya, terlebih lagi celananya kalau masalah pakaian ia bisa dana menggunakan kaos yang besar.


Setelah ia menyerah akhirnya ia kembali menggunakan rok mini yang ia gunakan kemarin malam, lalu Adisty menggunakan kaos hitam polos milik Raihan.


Adisty mengikat ujung kaos bawahnya agar tak terlihat kebesaran, dan membuat perutnya terlihat sedikit. Setelah itu Adisty langsung turun dari kamar itu menuju meja makan untuk sarapan.


"Siang tante, " sapa Adisty pada ibunya Raihan.


"Apa-apaan kamu ini, " ucap Raihan yang melihat Adisty mengunakan kaos yang di ikat.


"Apaan sih? " tanya Adisty yang langsung duduk di samping ibunya Raihan dan mulai sarapan.


"Aku gak suka kamu pakai-pakaian yang kamu ikat seperti ini, perut mu kemana-mana tau, " sinis Raihan tanpa menatap Adisty.


"Memangnya kau siapa berani melarang ku? " tanya Adisty yang juga sedang sibuk makan.


"Sudahlah masih pagi kalian jangan berantem, nanti ributnya di terusin kalau udah makan, " ujar ibunya Raihan yang melarang mereka bertengkar.


Setelah beberapa menit kini Adisty pamit pulang pada ibunya Raihan karena kali ini ia harus pulang, masih banyak hal yang perlu ia siapkan untuk acara reuni mereka yang akan berangkat nanti siang.


Namun saat Adisty akan masuk ke mobilnya Raihan, Raihan mendadak menarik tangannya Adisty.


"Apa? " tanya Adisty sambil menatap selidik pada Raihan.


"Bukan gak talinya, " Raihan meminta pakaian Adisty di buka talinya.


"Aku gak mau, " balas Adisty yang tak mau membuka tali bajunya.


"Ya udah, " Raihan akhirnya membuka tali bajunya Adisty menggunakan tangannya sendiri.


"Apaan sih? ini model tau gak, " kesal Adisty sambil kembali akan mengangkat kaosnya.

__ADS_1


"Sudah cepat masuk, " Raihan memegang kedua tangannya Adisty dan menariknya untuk masuk mobil, agar Adisty tak dapat mengubah bentuk kaosnya itu lagi.


Setelah dalam mobil Adisty merasa bete karena kelakuan Raihan yang menurutnya sangat keterlaluan.


"Maksud kamu apa coba? " tanya Adisty kesal tanpa mau menatap Raihan.


"Aku masih gak suka lihat kamu seperti itu, aku sudah bilang dulu padamu. Aku tau bagaimana fungsi mata laki-laki, " balas Raihan yang langsung memajukan mobilnya.


Hari ini Raihan juga akan menjemput Rossy di bandara, setelah dari rumahnya Adisty ia akan menjemput Rossy.


"Terserah kamu, " ucap Adisty kesal.


Selama perjalan pulang Adisty tak mau bicara apapun pada Raihan sampai-sampai ia ingat akan satu hal yang membuatnya tertawa, ia tau setelah pulang Raihan akan marah padanya dan semua ini akan terbalaskan.


"Oh iya aku cuman mau bilang maaf sama kamu, " ucap Adisty sambil berusaha keras menahan tawanya.


Raihan menatap selidik pada Raihan, " Apa yang kau lakukan? sampai-sampai membuat mu tertawa, " tanya Raihan.


"Tidak ada, aku tidak melakukan apapun, " balas Adisty yang tak mau mengakuinya.


"Terus kenapa kamu minta maaf? " tanya Raihan lagi.


"Memangnya kenapa? gak boleh aku minta maaf. Siapa taukan aku punya dosa sama kamu, " balas Adisty.


Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di depan rumahnya Adisty, Adisty langsung turun dari mobil Raihan.


"Baju ku ketinggalan, nanti kamu ambil baju ku yah, sekalian kalau mau kamu cuci aja bajuku, " ucap Adisty yang baru sadar kalau pakaiannya tertinggal di kamar Raihan.


"Iya, " balas Raihan datar yang langsung memajukan mobilnya, entah kenapa sekarang ini perasaanya benar-benar sedang tidak enak. Ia merasa Adisty melakukan sesuatu pada kamarnya, jadi sekarang ia ingin cepat-cepat pulang saja.


Tapi ia tetap harus menjemput Rossy hari ini, yang akhirnya Raihan memutuskan untuk menjemput Rossy terlebih dahulu sebelum akhirnya ia pulang ke rumah dan melihat keadaan kamarnya.


Di rumah Adisty tertawa membayangkan wajahnya Raihan ketika tau kamarnya berantakan, sekarang ini Raihan adalah orang yang tak suka dengan berantakan. Ia adalah orang rapih dan disiplin, jadi saat Raihan tau kamarnya berantakan ia akan sangat kesal pada Adisty.


"Makannya jangan main-main sama Adisty, " ucap Adisty sambil masuk ke rumah dan menemui ibunya.

__ADS_1


"Kamu semalam tidur di rumahnya Raihan? " tanya ibunya sambil menatap Adisty.


"Iya katanya sih aku ketiduran di sana dan mereka gak enak mau bangunin aku, " balas Adisty yang mengiyakan ucapan ibunya.


__ADS_2