Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Alasan Tak Mau Meninggalkan


__ADS_3

Di rumah Lily saat ini Andra masih saja marah-marah pada Lily, setelah beberapa hari ini Andra tidak lagi bekerja karena berbagai alasan. Andra juga sudah mulai mencari kerja namun akhir-akhir ini ia selalu saja emosional.


"Lily kamu gak masak malam ini? " tanya Andra sambil berteriak.


Lily yang sedang di kamarnya pun keluar dan melihat Andra, " Kamu pikir mau masak apa? kulkasnya aku masak, belanja bulanan kitakan udah abis, " balas Lily kesal.


"Ya kamu belanja dong kalau habis, " ucap Andra sambil berjalan mendekati Lily.


"Kamu pikir belanja itu bisa pakai daun Iyah, " balas Lily.


"Emang uang yang kemarin aku kasih abis? " tanya Andra kembali.


"Ya ampun. Kamu pikir uang segitu cukup apa buat kita makan satu bulan, yang benar saja, " balas Lily sambil memegang keningnya.


"Ya udah kenapa gak kamu pinjam uang aja sama mamah kamu, diakan banyak uangnya, " ujar Andra sambil berdiri di depan Lily.


"Eh kamu pikir aku gak punya malu gitu? aku harus bilang apa lagi sama mereka? kalau aku kembali harus pinjem uang sama mereka lagi. Mainnya kamu harus cepetan kerja, " balas Lily sambil menunjuk Andra.


"Kamu pikir cari kerja itu gampang yang sabar dong, " ucap Andra sambil menunjuk-nunjuk kepala Lily.


"Iya aku mah sabar kok, tapi kalau makan jangan pernah minta sama aku, " balas Lily sambil berjalan masuk kembali ke kamarnya.


"Oh gitu yah kamu sekarang, oke kalau itu mau kamu, " teriak Andra yang melihat Lily masuk ke dalam kamarnya.


"Asal kamu tau dari tadi pagi aku juga belum makan, sekarang kamu malah marah-marah minta makan sama aku. Gimana aku gak kesel coba, " balas Lily dari balik pintu kamarnya sambil menangis.


Andra pergi dari rumahnya entah kemana. Sementara itu di restoran Tulip yang berada di jalan kemangi Raihan dan Adisty sedang makan di sana, setelah pulang dari rumah sakit mereka rupanya kelaparan.


"Sayang cobain punya ku deh, " Adisty menyuapi Raihan.


"Kamu juga cobain punya ku, " Raihan berbalik menyuapi Adisty.


"Punya kamu kok rasanya aneh yah, " ucap Adisty yang merasa makanan Raihan rasanya aneh.


"Kok aneh? malahan menurutku enak tau, " balas Raihan yang merasa makanannya enak.


"Ya udah terserah kamu deh, " pasrah Adisty.

__ADS_1


"Oh iya yang aku ngerasa Lily sekarang aneh tau gak, " sambung Adisty yang kembali membicarakan hal itu pada Raihan.


"Aku kan udah bilang sama kamu kalau mereka sekarang itu udah beda dunia, " balas Raihan yang sudah capek menjelaskan permasalahan ini pada Adisty.


"Beda dunia, emangnya kalau beda dunia kita dunia apa? dunia para jin gitu, " ledek Adisty sambil memutar bola matanya malas.


"Hey kamu bilang apa barusan? " tanya Raihan yang mendengar ledekan Adisty.


"Bilang apa yah? aku lupa, " balas Adisty yang malas mengulang ucapannya.


"Maksud aku padahal baik loh, kita itu udah gak usah-" tiba-tiba ucapan Raihan di potong oleh adisty.


"Udah aku juga tau apa yang bakalan kamu ucapin, iya deh aku gak bakalan ngurusin urusan mereka lagi. Aku janji sama kamu, " potong Adisty.


"Itu baru pacarku yang baik, " balas Raihan sambil mengelus rambutnya Adisty.


Saat Adisty akan menatap ke arah luar matanya malah menangkap sosok Andra yang sedang berjalan masuk ke restoran itu, Adisty langsung meminta Raihan untuk menatap ke arah Andra.


"Kamu liat deh di belakang ada siapa! " titah Adisty.


Raihan langsung berbalik dan menatap ke arah Andra, tapi Raihan malah kembali berbalik dan melanjutkan makannya tanpa memperdulikan siapa yang datang.


"Emang kamu mau aku kayak gimana? loncat-loncat kegirangan karena ada Andra di sini? inget aku masih sehat, gak gila, " balas Raihan sambil menatap datar Adisty.


"Ah terserah kamu aja lah, " ucap Adisty.


"Pulang yuk udah kan makannya? " ajak Raihan yang kini mereka sudah selesai makan.


"Ya udah kamu bayar sana aku mau nanyain Lily sama Andra, " titah Lily.


Lily pergi menghampiri Andra yang seperti nya sedang memesan makanan untuk di bawa pulang, sedangkan Raihan saat ini sedang membayar tagihan makan.


"Hay, " sapa Adisty sambil berdiri di samping Andra.


Andra langsung menatap orang yang memanggilnya barusan, " Hay juga, " saut Andra.


"Lily nya mana? aku pikir kamu di sini sama Lily? " tanya Adisty.

__ADS_1


"Gak ada dia di rumah gak mau ikut, jadi aku pesenin makan deh. Buat kita makan bersama di rumah, " balas Andra berbohong.


"Oh aku pikir Lily sakit, ya udah nanti kalau udah nyampe di rumah tolong titipin salam buat Lily yah, " pinta Adisty sambil tersenyum ramah pada Andra.


Raihan pun datang dan langsung menggandeng Adisty lalu mengajak Adisty untuk pulang, " Pulang yuk, " ajak Raihan.


"Oh kalian makan berdua? aku pikir cuman Adisty nya doang, " tanya Andra saat melihat Raihan juga ada di sini.


"Iya aku baru pulang dari rumah sakit abis liat Mira yang baru aja operasi mata, terus kita lapar karena belum makan dari pagi jadi kita kesini dulu deh makan, " jelas Adisty.


"Oh aku pikir kalian sengaja mau makn di sini, kalian gk mau mampir dulu ke rumah ku? Rumah ku deket kok dari sini, " tawar Andra.


"Gak usah lagian ini udah malam kita pulang yah, " pamit Adisty yang langsung berjalan keluar dari sana dan pergi masuk ke mobilnya Raihan.


"Besok kamu mau cari kerja atu mau kemana? " tanya Adisty yang sudah berada di dalam mobil.


"Kayaknya mau cari kerja deh, " balas Raihan.


"Oh, besok kan aku mau liat Mira lagi, jadi aku ke sana nya sendiri aja yah? atau aku minta di jemput sama Max, " jelas Adisty.


"Terserah kamu sih, aku mah gimana enaknya aja, " balas Raihan yang tidak terlalu mempermasalahkan hal itu lagi.


"Ya udah jadi gimana besok aja lah. "


Di rumah Lily kini wanita itu sedang pergi ke dapur untuk minum tiba-tiba Andra datang lalu memberikan kotak nasi pada Lily, " Nih, " ucap Andra.


Lily menatap kitak nasi itu sambil mengambilnya, tanpa mampu berkata apapun pada Andra.


"Makan yuk, " Andra membawa Lily ke meja makan untuk makan nasi itu, tadi Andra membelinya dua kotak.


Setelah mereka berdua duduk Andra langsung membukakan punya Lily tak lupa ia juga membuka yang miliknya.


"Maaf yah kalau aku sering marah-marah sama kamu, aku lagi banyak pikiran akhir-akhir ini, " Andra minta maaf atas semua yang ia lakukan selama ini pada Lily.


Lily tersenyum ia tau kalau setelah marah-marah Andra selalu bersikap manis padanya, ini adalah salah satu alasan kenapa Lily tak mau meninggalkannya sampai saat ini.


"Aku akan selalu maafin kamu kok sayang, bahkan sebelum kamu minta maaf, " balas Lily sambil tersenyum manis.

__ADS_1


"Ya udah makan ah katanya kamu belum makan dari tadi pagi, " titah Andra.


__ADS_2