
Saat ini Adisty mulai turun ke lantai di mana resepsi pernikahannya di adakan, dengan kedua sahabatnya yang saat ini berada di sebelah Adisty.
Raihan sudah menunggu Adisty di pelaminan bersama dengan kedua orang tua Adisty dan ibunya Raihan, Adisty diantarkan ke sana. Setelah itu Lily dan Mira pergi ke pasangan mereka masing-masing yang sudah menunggu di bawah panggung pelaminan.
Karena di pelaminannya menggunakan panggung namun yang pendek hanya saja sangat besar, Adisty berpelukan dengan Raihan. Tanpa sadar Adisty menjatuhkan air mata bahagianya, ia tak percaya ini akan terjadi padanya.
"Aku gak nyangka kalau kita bakal kembali lagi, " ucap Adisty di pelukan Raihan.
"Aku tau hal itu, " balas Raihan sambil membalas pelukan Adisty dengan erat.
Mira dan Max melihat ini benar-benar terharu ia tak menyangka kalau ini memanglah terjadi, tapi ini memang pantas untuk mereka. Setelah perjalanan panjang mereka saat selama ini itu pantas mendapatkan semua ini.
"Sayang mereka cocok yah, " ucap Mira sambil merangkul pinggang nya Max dan menyandarkan kepalanya ke dada Max.
"Yah ini semua berkat kerja sama mereka, mungkin dulu mereka memang gagal dalam menjalin hubungan. Tapi aku yakin mereka saat ini akan belajar dari kegagalan ini, " balas Max yang ikut merangkul pundaknya Mira.
"Iya aku juga beruntung pada akhirnya dipertemukan dengan kalian, " ucap Mira yang sangat beruntung dapat dipertemukan dengan mereka saat dulu.
Mungkin jika Mira tak di pertemukan dengan mereka dulu, saat ini Mira tak akan seperti ini.
"Aku tau itu, karena ini sudah jalan takdirnya Tuhan, " balas Max sambil mengecup keningnya Mira singkat.
Di tempat lain Lily dan Andra juga sangat senang akan halal ini, " Sayang aku tau mereka pasti bersatu, " ucap Lily sambil menatap Andra yang berada di sebelahnya.
"Yah begitulah takdir, " balas Andra.
"Mereka emang pantas kok mendapatkan semua ini, " ucap Lily sambil kembali menatap ke arah depan menatap Adisty dan Raihan.
"Aku tau itu, " balas Andra.
Di depan Raihan masih mencoba menghapus air matanya Adisty, " Sayang jangan nangis dong, aku kan sekarang udah jadi suami kamu, " ucap Raihan.
"Aku tau itu dan karena itu jugalah aku menangis, " balas Adisty sambil menangis.
Seorang wanita memberikan Raihan tisu untuk menghapus air matanya Adisty, lalu Raihan pun menghapusnya dengan perlahan-lahan.
"Kalau kamu nangis nanti make-up nya luntur sayang, kan kamu udah make-up dari tadi siang, " ucap Raihan kembali.
"Iya deh aku gak bakalan nangis, " balas Adisty sambil menghapus air matanya.
Kini sudah waktunya bersalaman dengan tamu yang datang, Adisty tak henti-hentinya tersenyum pada mereka yang memberinya selama dan kini sudah giliran Lily dan Andra.
__ADS_1
"Hay selamat yah, akhirnya kalian bersama lagi juga, " ucap Lily memberikan selamat pada Raihan dan juga Adisty.
"Makasih yah, " balas Adisty sambil memegang tangannya Lily.
"Oh iya semoga kalian sepat nyusul yah, " goda Lily sambil tersenyum.
"Kamu doakan saja semoga nanti aku dapet anak kembar, " balas Adisty yang mau anaknya nanti kembar.
"Baiklah akan aku doakan, " ucap Lily.
Kini Lily berganti ke hadapan Raihan, "Awas lu yah kalau bikin sahabat gue nangis atau kecewa lagi, gue buang lu ke laut, " ancam Lily pada Raihan.
"Ya enggak lah, aku akan berusaha sekuat mungkin agar dia gak terluka karena ulahku, " balas Raihan.
"Berisik luh, jangan cuman ngomong doang. Lagian gue gak butuh omongan luh gue butuh bukti, " ucap Lily sambil meninggalkan Raihan.
Sedangkan Raihan hanya menatap Lily dengan tatapan aneh dan heran, tak biasanya ia akan marah. Yah mungkin jika itu menyangkut sahabat terbaiknya ia pasti akan marah besar.
"Hey bro, " panggil Andra sambil melakukan salaman apa pria.
"Apa? " balas Raihan.
"Selamat yah, semoga aja kalian selalu dalam kebahagiaan, " ucap Andra.
"Udah ah gitu aja, soalnya gue gak jago buat bikin kata-kata indah, " ucap Andra sambil pergi dari hadapan mereka mengejar Lily yang sudah pergi ke tempat makanan.
Kini waktunya Mira dan Max yang memberikan selamat pada mereka, " Selamat yah, " ucap Mira pada Adisty.
"Iya makasih yah, " balas Adisty sambil membalas senyuman manis Mira.
"Akhirnya udah sah aja kalian, cepet juga yah nyusul nya, " ucap Mira sambil menaik turunkan alisnya.
"Yah mau gimana lagi udah gak tahan mau nikah, mau apa-apa bawaannya jadi males, " balas Adisty bercanda.
"Bisa aja lu mah, " ujar Mira sambil tertawa.
"Kenyataan, " ucap Adisty kembali sambil ikut tertawa.
"Udah ah, kasian banyak yang ngantri, " balas Mira yang berpindah ke hadapan Raihan. Bukannya apa-apa tapi di belakangnya masih banyak orang yang menunggu giliran untuk bersalaman dengan Adisty dan Raihan.
"Selamat yah, tapi ingat jangan buat Adisty nangis lagi yah, " ucap Mira pada Raihan, setelah itu ia pergi dari hadapan Raihan.
__ADS_1
"Selamat yah, " ucap Max pada Adisty.
"Makasih yah, " balas Adisty sambil menatap Max.
"Ok, semoga kalian menjadi keluarga yang selalu di berikan kebahagiaan, " ucap Max.
"Iya semoga saja, " balas Adisty.
"Ya udah, " Max pun pergi ke hadapan Raihan sambil memeluk Raihan.
Kini mereka melepas pelukan itu lalu saling berhadapan, " Selamat yah, " ucap Max.
"Makasih untuk segalanya, " balas Raihan, ia tau kalau Max adalah orang yang paling berjasa kedua setelah ibunya di dunia ini dalam hidupnya.
"Tenang aja, " ucap Max.
Kini acara demi acara telah selesai mulai dari acara hiburan sesi foto, makan-makan dan lain sebagai, hari sudah mulai malam tamu undangan pun sudah pada pulang.
Adisty dan yang lainnya bahkan sudah berganti pakaian, mereka saat ini sedang berada di depan pantai dan sedang duduk bersama di kursi panjang yang dapat menampung mereka semua.
Mereka saat ini sedang menikmati senja, menatap indah lautan dengan cahaya senja yang tak kalah indahnya.
"Hidup kalian baru akan di mulai setelah ini, " ucap Lily yang sudah menelan pahit manisnya menjalin pernikahan.
"Semua akan sangat berbeda setelah menikah dalam jarak waktu yang lama, " ucap Andra menambahkan.
"Aku tau itu, semua menang tak akan sama lagi, " balas Adisty sambil menatap ke depan.
"Iya kalian harus banyak-banyakin sabar, " ujar Lily kembali.
"Sabar dan bisa menjadi dewasa dalam sebuah masalah itu adalah kunci dari segalanya, " ucap Andra.
"Gue yang baru nikah minggu kemarin-kemarin aja udah banyak banget kayaknya yang berubah dalam hidup gue, " balas Max yang juga sudah merasa ada yang berubah.
"Ya begitulah, " ucap Lily sambil tersenyum.
"Kita harus yakin kalau kita bisa, tapi kalau memang tak bisa mempertahankan hubungan akhiri saja jangan memaksanya, tapi sebisa mungkin jangan akhiri semua hubungan yang kalian buat sendiri, " balas Max sok bijak.
"Akhirnya aku sampai pada titik dimana aku benar-benar akan memberikan semua hidupku pada Raihan, semua kini baru akan di mulai, aku tak tau apakah aku bisa mempertahan ini semua. Tapi aku akan tepat berusaha sekuat tenaga ku, untuk mempertahankan semuanya, aku berjanji di bawah senja kalau aku tak akan mengeluh dengan hidupku nanti, " gumam Adisty dalam hatinya sambil merangkul Raihan lalu menyenderkan kepalanya ke Raihan.
"Aku berjanji di bawah senja dan lautan kalau aku tak akan pernah pergi dari sisinya apapun yang terjadi, aku memang tak akan berjanji untuk menyakitinya. Karena aku adalah manusia yang memang selalu melakukan kesalahan, tapi aku sungguh-sungguh dalam mengucapkan janjiku tadi, " gumam Raihan yang juga menyenderkan kepalanya di atas kepala Adisty.
__ADS_1
Semuanya kini tengah di landa rasa cinta dan kasih sayang, namun kalian harus tau masalah akan selalu datang menerpa mereka suatu saat nanti, namun aku yakin kalau mereka akan melewati semua itu dengan berpegangan tangan.