Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Penjemputan Rossy


__ADS_3

Di tempat lain saat ini Raihan sudah berada di bandara dan tengah menunggu Rossy pulang, tak perlu menunggu waktu lama akhirnya Rossy datang dan langsung bergelayut manja di lengannya Raihan.


Tapi Rossy mencium aroma parfum wanita di bajunya Raihan kali ini membuat dirinya penasaran Raihan bertemu dengan siapa hari ini, padahal ini masih pagi. Tapi Rossy tak mau mengucapkan itu, ia ingin dirinya sendiri yang mencari tau.


"Pulang yuk sayang, " ucap Rossy yang langsung mengajak Raihan pulang.


"Yuk, kamu gak mau mampir ke rumah ku dulu apa? " tanya Raihan sambil menatap Rossy dan membawakan koper Rossy.


"Boleh aku juga beli oleh-oleh untuk ibumu, " balas Rossy yang menyetujui ajakan Raihan untuk ke rumahnya Raihan terlebih dahulu.


"Ya sudah kita pergi sekarang, " Raihan langsung membawa Rossy untuk ke rumahnya, sebenarnya Raihan sudah penasaran dengan kamarnya saat ini.


Makannya dari itu Raihan mengajak Rossy untuk pulang dulu ke rumahnya, karena kalau langsung ke rumahnya Rossy itu akan memakan banyak waktu. Terus Raihan akan terus memikirkan keadaan kamarnya.


Beberapa menit kemudian akhirnya Raihan dan Rossy sampai di depan rumah Raihan. Mereka berdua langsung masuk ke rumah itu dan Raihan mempersilahkan Rossy untuk duduk di ruang tamu.


Raihan pergi memanggil ibunya dan memberitahu ibunya kalau Rossy sekarang ingin bertemu dengannya.


"Mah, " panggil Raihan ke arah dapur.


"Iya sayang? " saut ibunya.


"Di ruang tamu ada Rossy tuh, katanya mau ketemu mamah, " ucap Raihan pada ibunya.


"Ya udah ibu nanti ke sana, " balas ibunya.


Saat ini Raihan berjalan menuju kamarnya, alangkah terkejutnya Raihan saat melihat keadaan kamarnya saat ini sudah bagaikan kapal pecah. Pakaian yang berada di lemarinya kini sudah berserakan dimana-mana.


"ADISTY, " teriak Raihan yang membuat Rossy yang berada di ruang tamu kaget.


"Awas lu yah, " ucap Raihan kesal.


Kini pria itu kembali turun ke ruang tamu dan akan meminta Adisty membereskan tempat tidur nya kembali nanti bagaimana pun caranya.


"Kamu kenapa? " tanya Rossy sambil menatap Raihan yang sudah berada di sampingnya.


"Aku gak papa, " balas Raihan tanpa menatap Rossy ia masih kesal pada Adisty.

__ADS_1


"Eh ada tamu, " ucap ibunya Raihan yang baru saja datang ke sana.


"Eh tante, " saut Rossy sambil membalas senyuman ibunya Raihan.


"Kamu kenapa tadi teriak-teriak nama Adisty? " tanya ibunya Raihan yang juga mendengar teriakan Raihan.


Raihan langsung menatap ibunya, " Mah liat aja kamar ku, masa iya dia berantakan kayak gitu? aku gak mau tau pokoknya dia sendiri yang harus beresin kamar ku lagi, " balas Raihan yang tak peduli ada Rossy di sana.


"Ya sudah biar nanti mamah aja yang beresin mungkin tadi Adisty cari baju yang pas untuknya dan malas untuk membereskan pakaian itu kembali, " ibunya Raihan membela Adisty.


"Pokoknya aku gak mau tau jangan bereskan kamar ku, aku mau Adisty yang melakukannya, " kekeh Raihan yang tetap mau Adisty yang membereskan kamarnya.


Rossy seperti pernah mendengar nama Adisty itu tapi entah dimana, ia ingat-ingat lupa dengan Adisty itu.


"Oh iya tante, nih aku bawa oleh-oleh buat tante, " Rossy memberikan oleh-oleh yang ia bawa khusus untuk ibunya Raihan.


"Makasih yang sayang, " balas ibunya Raihan yang menerima oleh-oleh yang Rossy berikan padanya.


"Adisty itu siapa yah? " tanya Rossy sambil menatap Raihan dan ibunya Raihan bergantian.


"Dia temennya Raihan, " balas ibunya Raihan.


"Dia semalam latihan musik sama Raihan di sini, terus karena kemalaman ia ketiduran deh di kamarnya Raihan. Karena tante sama Raihan gak tega banguninnya jadi Adisty di biarkan tidur di kamar Raihan, sedangkan Raihan tidur di sini, " jelas ibunya Raihan.


"Oh jadi begitu, " balas Rossy yang merasa ada hal yang tak beres dengan gadis yang namanya Adisty itu.


Ia merasa Adisty begitu dekat dengan keluarga ini.


"Kamu mau pulang sekarang apa gimana? soalnya kan nanti siang aku bakal berangkat ke acara reuni itu sama temen-temen, " tanya Raihan sambil menatap Rossy.


"Ya sudah aku pulang sekarang deh, " Rossy juga merasa dirinya harus pulang sekarang.


Mereka berdua pun pulang dan pergi ke rumah Rossy tapi di perjalanan Rossy mengatakan bahwa dirinya tak bisa ikut siang ini bareng Raihan, ia paling menyusul malamnya atau bahkan hari minggunya.


Dan Raihan menyetujui apa yang Rossy katakan padanya, setelah selesai mengantarkan Rossy Raihan langsung pergi ke supermarket untuk membeli makanan dan berbagai kebutuhan dirinya di villa nanti.


Di tempat lain Adisty juga sedang membereskan barang-barang yang akan ia bawa untuk pergi ke villa itu. Tapi ia masih tak bisa menahan tawanya saat ia membayangkan bagaimana wajahnya Raihan saat melihat kamarnya.

__ADS_1


"Adisty, " panggil ibunya dari balik kamar.


"Iya mah, " saut Adisty.


"Udah beres belum? " tanya Ibunya.


"Bentar lagi, " balas Adisty.


"Kalau udah beres kamu tolong bawa makanan ini yah untuk Raihan, mamah sengaja buatkan kue untuk Raihan, " ucap ibunya.


"Kok cuman buat Raihan sih? " tanya Adisty heran.


"Iya mamah juga buat untuk kamu dan juga sahabat kamu, tapi mamah buat yang sepesial buat Raihan, " balas ibunya.


"Pilih kasih mamah mah, masa iya anaknya gak di samain sih? " tanya Adisty kesal.


"Sudahlah jangan banyak bicara, kalau gak mau nganterin kue buat Raihan biar mamah aja yang kasihnya, " balas Ibunya sambil menjauh dari kamar anaknya.


"Ya sudah terserah, " ucap Adisty acuh sambil kembali membereskan barang-barang nya.


Setelah beberapa lama akhirnya Adisty selesai membereskan barang-barang nya, kini wanita itu pergi ke lantai bawah ke arah ibunya.


Di tempat lain Max dan Mira juga sedang bersiap-siap bersama.


"Sayang Adisty mau berangkat sama siapa? gimana kalau sama kita aja, " usul Mira.


"Ok, nanti aku coba telpon Adisty deh, " balas Max.


"Ya sudah kita bereskan ini sekarang, " ujar Mira yang mengajak Max untuk lebih cepat dalam membereskan barang-barang nya.


Mereka berdua sedang berada di rumahnya Mira, kebetulan Max mendapatkan tugas menjadi penyusun acara bersama dengan Andra. Sedangkan Lily di tempatkan di mempersiapkan makanan.


Saat Max menelpon Adisty. Adisty bilang padanya Raihan mengajak Adisty untuk berangkat bareng ke villa yang berada di bogor itu. Tentunya kabar ini membuat Max senang, karena Max masih berharap Adisty bersama dengan Raihan kembali.


"Gimana Adisty mau gak berangkat sama kita? " tanya Mira sambil menatap Max.


"Katanya udah janji mau berangkat bareng Raihan, " balas Max sambil tersenyum nakal.

__ADS_1


"Ah aku berharap mereka bersama kembali, aku tuh bener-bener ngerasa Raihan dan Adisty adalah pasangan yang sangat serasi, " ucap Mira.


"Doakan aja supaya mereka balikan lagi, katanya kan kalau reuni sekolah itu suka muncul lagi rasa-rasa yang dulu gitu. "


__ADS_2