Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Pergi Entah Kemana


__ADS_3

"Dia siapa? " tanya Adisty sambil menunjuk Jessica menggunakan tatapan matanya.


Kelvin meminta semuanya untuk masuk dan menutup pintu itu, agar tak ada orang lain yang mendengarnya. Semuanya kini sedang duduk, ada yang duduk di sofa dan juga ada yang duduk di kasur.


Jujur Adisty saat ini sudah punya pikiran negatif tentang wanita itu.


"Cepat jawab aku! siapa dia? " tanya Adisty sekali lagi, namun saat ini suaranya agak naik.


Saat Kelvin akan menjawab ucapan Adisty, Jessica menahannya ia tau kalau Kelvin kemungkinan besar tak akan mengatakan yang sebenarnya dan itu hanya akan membuat ini semua semakin ribet.


"Biar aku jelasin, " pinta Jessica sambil menatap Kelvin.


Jessica langsung menatap ke arah Adisty, " Aku saat ini sedang mengandung anaknya Kelvin, " ucap Jessica tanpa basa-basi.


Semua yang berada di kamar itu langsung tertawa mereka menganggap ucapan Jessica itu hanya bercanda saja.


"Aku sih terserah kalian mau percaya atau tidak padaku, tapi pertunangan dan pernikahan Adisty dan Kelvin tak akan pernah terjadi, " ucap Jessica yang tak peduli akan mereka percaya atau tidak pada ucapannya. Yang pasti ia sudah mengatakan yang sebenarnya dan akan membatalkan acara pertunangan dan pernikahan mereka.


"Ini bener? " tanya Adisty yang sudah tak tahan dengan air matanya.


Kelvin pun mengangguk dan mengakui kalau apa yang di ucapkan Jessica memang benar.


"Aku-aku gak percaya sama kamu, " ujar Adisty sambil berdiri dan menangis mendengar semua kenyataan ini.


Lily bangun dan memeluk Adisty ia mencoba menenangkan gadis itu, " Kamu yang sabar yah, " ucap Lily.


"Sabar kamu bilang? " ucap Adisty sambil tersenyum kecut.

__ADS_1


"Apa yang membuat lu berdua ngelakuin itu? " tanya Adisty marah.


Jessica berdiri di hadapan Adisty, " Kelvin setiap malam selalu datang ke rumahku, karena dia bilang kamu gak bisa memuaskan dirinya, jadi dia minta untuk tidur bersama ku menemani dirinya, " jelas Jessica yang menjelaskan apa yang terjadi pada mereka yang berada di sana.


"Aku gak nyangka sama kamu Vin, " ucap Adisty sambil menunjuk Kelvin menggunakan telunjuknya.


"Dasar brengsek, kalian berdua tuh sama aja, apalagi kamu. Kamu itu wanita marahan, " lanjut Adisty yang benar-benar tidak menyangka semua ini akan ia dengar.


"Aku minta maaf Adisty, " Kelvin memegang kedua tangannya Adisty untuk meminta maaf.


"Jangan sentuh aku, aku gak mau di sentuh oleh manusia kotor seperti kalian, " balas Adisty yang benar-benar tak mau di sentuh oleh Kelvin.


"Tapi ini juga semua salah mu, yang tidak memenuhi keinginan ku, " Kelvin malah balik menyalahkan Adisty.


Adisty tertawa mendengar hal itu, " Hey kamu punya otak tidak? aku bukan orang murahan yang akan memberikan mahkota hidupku padamu, pada lelaki yang kotor dan brengsek seperti mu, " Kesal Adisty yang bisa-bisanya Kelvin bicara hal itu pada dirinya.


"Kalian berdua memang sama saja tak punya harga diri, " balas Adisty yang langsung berjalan keluar dari kamarnya sambil masih menangis.


Semua yang berada di kamar Adisty langsung mengejar Adisty, mereka tak mau Adisty melakukan hal bodoh di sini kali ini.


Adisty sudah sampai di halaman rumahnya, semua orang saat ini tengah menatap Adisty yang keadaan nya sudah sangat berantakan dan sangat kacau.


"Untuk para tamu undangan yang saya hormati tolong kalian pulang saja, saya tidak akan pernah bertunangan, " ucap Adisty langtang sambil pergi dari sana.


Semua tamu undangan dan juga keluarga dari dua belah pihak saling bertanya ada apa sebenarnya, apa yang sedang terjadi di sini sebenarnya.


"Adisty ada apa? " tanya ibunya yang coba mengejar Adisty.

__ADS_1


Adisty menghentikan langkahnya lalu berbalik ke arah ibunya, kebetulan Kelvin dan Jessica pun ada di hadapannya saat ini.


"Mah tanyakan saja pada dua orang kotor ini, " balas Adisty sambil menunjuk Kelvin dan Jessica. Setelah itu Adisty kembali berlari dan masuk ke dalam mobilnya ia sedang ingin menenangkan perasaan yang sedang kecewa saat ini.


Ibunya Adisty menatap ke arah Kelvin dan Jessica, kebetulan lagi para sahabat Adisty datang dan langsung menenangkan ibunya Adisty dan para tamu undangan.


Max di tugaskan untuk mencari Adisty dan yang lainnya bertugas menjelaskan apa yang terjadi dengan sebaik mungkin pada para tamu undangan, yah walaupun mereka tak bicara semua yang terjadi.


"Adisty ayok angkat telponnya, " ucap Max yang saat ini kehilangan mobil Adisty yang tadi ia ikuti.


Ia hanya tak mau Adisty melakukan hal gila, karena Adisty akan sangat hilang kendali kalau sampai dirinya sedang kesal atau sedang kecewa. Max hanya tak mau kejadian dulu terulang kembali, dimana saat Adisty kecewa pada kedua orang tuanya.


Entah kenapa Max malah mengirim SMS pada Raihan, ia berniat mengirimkan pesan itu pada Adisty tapi ia malah salah orang. Parahnya lagi Max tak sadar akan hal itu, setelah mengirim pesan yang salah itu Max langsung menyimpan ponselnya lalu fokus mencari Adisty.


Sementara itu saat ini Adisty sedang membawa mobil dalam kecepatan di atas Rata-rata, sambil terus menangis dan terkadang ia memukul setir mobil itu.


Saat ini ia tak tau akan pergi kemana perasaannya saat ini sangatlah kacau dan berantakan, sekali lagi ia harus kembali gagal menikah. Setelah kejadian dulu ia gagal bersama Raihan karena tak percaya, kali ini ia gagal karena ia terlalu percaya pada Kelvin.


Padahal selama ini Kelvin juga sering menunjukkan perilaku yang aneh setiap pulang malam, Kelvin selalu bilang kalau dirinya lembur tapi waktu lembur Kelvin itu tak masuk akal.


Tapi karena Adisty takut kalau ia tak percaya ia akan kembali kehilangan seseorang seperti dulu ia kehilangan Raihan, namun dengan terlalu percaya pun ia kini harus kehilangan seseorang lagi.


"Apakah memang aku ditakdirkan untuk terus kehilangan seseorang? " tanya Adisty pada dirinya sendiri.


Di tempat lain saat ini Raihan sudah akan berangkat karena pertunangan mereka akan di mulai, namun saat ia akan keluar dari kamarnya ia mendadak mendapatkan pesan dari Max, awalnya ia beranggapan mungkin Max akan memberinya selamat akan pertunangan dirinya.


Namun alangkah terkejutnya saat ia tau isi pesan dari Max yang ia pastikan Max salah kirim pesan.

__ADS_1


"Adisty lu dimana sih? gue tau ini berat buat luh, tapi gue mohon jangan lakukan hal bodoh. Mungkin emang Kelvin si pria kotor itu bukan jodoh lu, tapi lu gak harus kayak gini juga, lu bikin semua khawatir karena nyariin luh, biarin lah si Kelvin itu bahagian sama selingkuhan dan calon anaknya, luh jangan kalah, " Kira-kira begitulah isi pesan yang di sampaikan Max.


__ADS_2