Kisah Cinta Yang Konyol

Kisah Cinta Yang Konyol
Kembali Ke Dunia Nya


__ADS_3

Adisty dan Raihan sudah sampai di rumah Raihan, Adisty dan Raihan langsung masuk ke rumah itu dan langsung menemui ibunya Raihan.


"Assalamu'alaikum tante, " ucap Adisty saat masuk ke rumah ini.


"Eh kamu sayang, akhirnya Raihan ajak kamu juga ke sini, " balas ibunya Raihan yang kegirangan karena Adisty akhirnya datang ke rumah ini.


"Iya tante, aku juga seneng akhirnya bisa ke sini lagi. Gak nyangka yah ternyata udah lama banget aku gak ke sini, " ucap Adisty yang baru sadar kalau dirinya sudah lama tidak datang ke rumahnya Raihan.


"Ya udah kita masak yuk buat makan siang, kamu pasti belum makan yah, " ibunya Raihan mengajak Adisty untuk masak.


"Iya tante aku juga ingin belajar masak supaya nanti kalau aku nikah sama Raihan aku udah bisa masak, " balas Adisty yang setuju dengan ajakan Ibunya Raihan.


"Ya udah aku ke kamar dulu yah mau ganti baju, " ucap Raihan yang saat ini sudah berada di tangga rumahnya.


"Iya sana sekalian mandi, bau tau gak, " balas Adisty sambil menutup hidungnya.


"Enak aja kalau lu ngomong, " ucap Raihan tak Terima di katai bau oleh Adisty.


"Emang bau, " kekeh Adisty sambil pergi ke arah dapur bersama ibunya.


"Udah ah nanti kalian ribut lagi, " ucap Ibunya Raihan yang merelai ribut mereka dengan membawa Adisty ke dapur untuk memulai masaknya.


"Oh iya tante maaf yah, " balas Adisty sambil cengengesan.


"Ya udah kamu ambilkan bahan-bahan untuk masak nya di kulkas dong! " titah ibunya Raihan pada Adisty.


Adisty langsung mengambilkan bahan-bahan untuk memasak dan mereka berdua pun mulai memasak untuk makan siang hari ini. Sedangkan di kamar Raihan saat ini tengah memakai pakaian, karena dirinya baru saja selesai mandi.


Tiba-tiba ponselnya berbunyi ia langsung mengangkat telpon tersebut, " Ada apa lagi sih? " tanya Raihan pada orang yang menelponnya.


"Rey gue cuman mau ngasih tau sama luh, Akmal meninggal karena di keroyok orang tadi pagi, " balas orang yang berada di sebrang telpon.


"Seriusan? gue ke sana sekarang, " ucap Raihan sambil buru-buru turun dari rumahnya.


"Mah aku pergi dulu, " pamit Raihan buru-buru.

__ADS_1


"Mau kemana? aku ikut, " balas Adisty yang malah mengejar Raihan, ia ingin ikut Raihan kemana pun ia Raihan pergi.


"Kamu gak udah ikut yah, tunggu aja di sini, " ucap Raihan yang tak mau Adisty ikut.


"Aku gak mau tau, pokoknya aku mau ikut, " kekeh Adisty yang malah mendahului Raihan masuk ke mobilnya.


Raihan mengacak-ngacak rambutnya dan masuk ke dalam mobilnya, kalau Adisty ikut kemungkinan ia akan tau apa yang selama ini Raihan sembunyikan dari dirinya.


Raihan tidak peduli sekarang, yang ia pedulikan saat ini adalah nyawa temannya. Setelah sampai di rumahnya Akmal Raihan langsung turun dari mobil di ikuti oleh Adisty yang juga turun dari mobilnya.


"Kalau mau marah jangan di sini yah, nanti kalau udah pulang dari sini, " ucap Raihan yang tak mau membuat mereka yang berada di sana semakin kacau.


Adisty sekarang tau kalau misalkan ada hal yang Raihan sembunyikan darinya, akhirnya Adisty berjalan mengikuti Raihan masuk ke rumah Akmal.


"Dimana dia? " tanya Raihan pada teman-temannya.


"Di dalam, " balas salah satu dari temannya dengan murung.


Raihan dan Adisty langsung melihat mayat dari Akmal dan Adisty benar-benar akan marah jika sudah pulang dari sini. Karena tak tahan akhirnya Adisty pergi ke mobil Raihan sendiri.


"Aku tunggu di mobil, " ucap Adisty yang langsung pergi begitu saja.


Tapi ternyata Raihan membohongi Adisty ia malah masih aktif dengan dunia nya itu, bahkan ia masih menjadi ketua nya. Itu sangat membuat Adisty kecewa, bagaimana pun Raihan seharusnya jujur pada Adisty. Karena sebentar lagi mereka kan akan menikah.


Setelah beberapa waktu kemudian akhirnya Raihan masuk ke dalam mobil dan menatap ke arah Adisty yang masih kesal. Tanpa bicara apapun Adisty langsung melepaskan cincin pertunangannya pada Raihan membuat Raihan benar-benar kaget.


"Maksud kamu apa? " tanya Raihan.


"Maksud aku apa? kamu masih tanya itu sama aku? " balas Adisty sambil tersenyum sinis.


"Kamu mau batalin semuanya hanya karena masalah sepele? " tanya Raihan.


"Aku gak bilang mau batalin semuanya yah, aku cuman butuh waktu, " balas Adisty yang tidak mau mengakhiri semuanya tapi ia butuh waktu.


"Terus kenapa kamu balikin cincin ini? " tanya Raihan sambil mengacungkan cincin nya ke hadapan Adisty.

__ADS_1


"Aku gak pantas pakai itu, karena dalam hal itu aja kamu gak mau terbuka sama aku. Apalagi yang lainnya, " balas Adisty yang langsung menatap ke arah depan sambil melipat kedua tangannya di dada.


"Aku punya alasan kenapa aku gak bicara sama kamu, " ucap Raihan yang mencoba menjelaskan sebuah alasan pada Adisty.


"Aku gak butuh itu untuk saat ini, aku mohon sekarang anterin aku ke rumah kamu. Aku tau ibumu pasti sedang menunggu ku pulang, setelah itu nanti kamu datang sendiri ke restoran yang udah aku pesan. Aku gak mungkin membatalkan itu semua, " Balas Adisty datar.


"Cuman karena aku ikut lagi geng motor kamu sampai semarah ini? " tanya Raihan yang beranggapan ini hanyalah hal sepele.


"Ini bukan hanya kamu ikut geng motor doang, tapi ini tentang keterbukaan. Aku udah bilang sama kamu, kalau masalah ini aja kamu gak terbuka sama aku apalagi masalah lain, " balas Adisty yang merasa ia marah saat ini adalah hal yang wajar.


"Aku juga gak mau kamu kembali terbelit masalah kayak dulu lagi, kamu mau orang yang kamu sayang kembali kehilangan nyawanya hanya untuk nolongin kamu? " sambung Adisty.


"Ya aku aku gak mau lah, " balas Raihan.


"Ya udah makannya berhenti ikut-ikutan geng motor, " titah Adisty.


"Tapi aku gak bisa, " balas Raihan yang merasa tak bisa meninggalkan dunia nya.


"Ya udah kalau gak bisa sekarang anterin aku pulang ke rumah mu, " ucap Adisty.


Akhirnya Raihan pun mengantarkan Adisty kembali ke rumahnya, setelah sampai di rumahnya Adisty langsung makan karena ibunya Raihan sudah selesai masak.


"Kamu abis dari mana tadi? lama banget yah," tanya Ibunya Raihan.


Sebelum menjawab ucapan ibunya Raihan Adisty terlebih dahulu menatap Raihan, sebelum akhirnya ia kembali menatap ibunya Raihan, " Enggak tante aku abis dari rumah temennya Raihan, " balas Adisty.


"Oh kirain tante abis dari mana. "


Setelah makan kini Adisty berpamitan pada ibunya Raihan, " Tante aku pulang dulu yah, " ucap Adisty sambil bersalam.


"Kamu gak anterin dia pulang? " tanya Ibunya lada Raihan.


"Gak usah tante, lagian aku bawa mobil sendiri, " Adisty tiba-tiba memotong ucapan mereka.


"Oh baiklah kalau begitu, hati-hati yah, " ucap Ibunya Raihan kembali.

__ADS_1


Raihan mengantar Adisty sampai depan mobilnya Adisty, " Aku minta maaf, " ucap Raihan.


Adisty hanya menatap Raihan lalu ia masuk dalam mobilnya dan pergi dari depan rumahnya Raihan, ia rasa ia masih butuh waktu untuk menenangkan dirinya saat ini.


__ADS_2