
Hari ini Adisty sudah berada di bandara internasional dan dirinya sudah menginjakkan kakinya di Indonesia alangkah bahagianya Adisty saat ini.
"Welcome to Indonesia, " teriak Adisty kegirangan sambil berputar-putar di sana.
Setelah itu Adisty langsung mencari taksi untuk pulang ke rumahnya, hari ini ia ingin bertemu terlebih dahulu dengan kedua orang tuanya. Setelah menemukan taksi ia langsung saja pulang ke rumah nya tanpa bepergian ke tempat lain lagi.
Kini Adisty sampai di rumahnya setelah membayar tagihan taksinya, Adisty pun langsung berjalan menuju pintu utama rumahnya sambil membawa koper yang berisikan pakaiannya.
"Assalamu'alaikum, " ucap Adisty sambil mengetuk pintu itu.
"Iya bentar, " balas seseorang dari balik pintu tersebut.
Adisty sudah menunggu kedatangan ibunya dengan tidak sabar, selama ini ia jarang bertemu dengan ibunya tapi kalau ayahnya Adisty sering bertemu. Karena kan terkadang ayahnya pergi ke Amerika untuk melihat kerjaannya yang berada di sana.
"Ya ampun ternyata kamu, " kaget ibunya sambil memeluk Adisty dengan erat.
"Mah aku kangen, " ucap Adisty dalam pelukan ibunya.
"Kenapa kamu gak bilang dulu sih kalau mau pulang? mamah kan jadi bisa siapin makanan buat kamu, " tanya ibunya sambil melepaskan pelukan anaknya.
"Aku mau ngasih kejutan sama mamah, " balas Adisty.
"Kamu bawa koper banyak banget, bawa apa aja kamu? " tanya ibunya yang melihat Adisty membawa dua koper.
"Yang satu isinya baju aku sama bajunya Kelvin sedangkan yang satunya lagi aku bawa oleh-oleh, " balas Adisty.
"Kelvin mau ke sini juga? " tanya ibunya lagi.
"Iya, tapi besok. Itu juga baru rencana, diakan orang orang sibuk mah, " balas Adisty.
"Mah gak mau mempersilakan anaknya ini masuk apa? aku udah pegel tau, " ucap Adisty yang sudah lelah terus berdiri sedari tadi.
"Ya ampun mamah sampai lupa nyuruh kamu masuk, ya udah yuk masuk kita ngobrol nya di dalam aja, " balas ibunya sambil mempersilahkan Adisty masuk.
__ADS_1
Mereka pun langsung duduk di sofa ruang tamu, " Ke rumah sendiri udah kayak tamu aja yah sekarang mah, " ucap Adisty sambil cengengesan.
"Bisa aja kalau ngomong, " balas ibunya.
Adisty langsung mengambil koper yang berisikan oleh-oleh dan membukanya di atas meja, " Mah nih aku udah tandai oleh-oleh buat mamah, " Adisty memberikan oleh-oleh yang ia beli untuk ibunya.
"Wah makasih yah, " ucap ibunya senang.
"Abis ini aku mau ke rumah Lily yah, aku mau liat anaknya, " ujar Adisty.
"Iya tapi kamu istirahat aja dulu sekarang, pasti kamu capek, " balas ibunya yang meminta Adisty untuk istirahat terlebih dahulu.
"Iya mah, " ucap Adisty yang langsung menutup kembali kopernya dan membawanya masuk ke kamar tercintanya.
Setelah sampai di kamar lamanya Adisty langsung membanting tubuhnya ke kasur, "Ah aku rindu tempat ini, " gumam Adisty sambil menatap seisi ruangan tersebut.
Beberapa waktu kemudian Adisty sudah mandi dan berganti pakaian, hari ini Adisty akan pergi ke rumahnya Lily. Ia sudah tidak sabar melihat anaknya Lily yang sangat imut itu, saat ia di Amerika Lily sering sekali mengirimi fotonya Liana pada dirinya.
Kali ini Adisty mau melihatnya secara langsung, Adisty juga sudah menenteng Tote bag oleh-oleh untuk Lily dan anaknya itu, ia tidak mau membelikan oleh-oleh untuk andra. Ia rasa Andra kan seorang pria, jadi Adisty tak mau membelikan apapun untuk Andra.
"Iya tapi jangan pulang terlalu malam, " balas ibunya.
"Iya mah, lagian ini masih siang, " ucap Adisty yang saat ini sudah berada di depan rumahnya.
"Aku naik apa yah, ah kebetulan aku lagi pakai celana nih. Bawa motor aja ah, lagian aku udah rindu gak bawa motor, " ucap Adisty sambil menatap motornya.
Setelah itu Akhirnya Adisty memutuskan untuk memakai motornya, namun karena ia baru saja kembali menggunakan motor setelah dua tahun lamanya, ia tidak sengaja menabrak mobil seseorang.
"Aduh, " gumam Adisty yang masih berada di motornya, ia tidak mau kena marah besar karena sudah membuat mobil orang lain tergores.
"Maaf yah mba aku gak sengaja, " Adisty meminta maaf pada orang yang mengendarai mobilnya.
"Gak papa kok, tapi lain kali hati-hati yah, " balas wanita yang berada dalam mobil tersebut.
__ADS_1
"Makasih yah mba, " ucap Adisty yang kembali memajukan mobilnya ke rumah Lily yang hanya tinggal beberapa meter lagi.
"Baik juga tuh cewek, gue pikir bakalan marah besar, " Gumam Adisty.
"Kamu gak papa kan? " tanya Raihan pada Rossy yang kaget karena telah menabrak seseorang yang menggunakan motor.
Rupanya orang yang Adisty tabrak tadi adalah Rossy, kebetulan juga Rossy saat itu sedang bersama dengan Raihan. Tapi Adisty tidak melihat Raihan dalam mobil itu, Adisty hanya dapat melihat Rossy nya saja.
"Emang yah siapa sih orang yang bawa motor barusan, seenaknya aja ngambil jalan orang, " ucap Raihan yang kesal pada orang yang mengendari motor barusan, kalau saja Rossy tidak tepat menginjak remnya mungkin saja mereka akan tabrakan yang sangat parah.
"Udah lah sayang gak usah di pikirin, " balas Rossy yang tak mau mempermasalahkan hal itu yang terpenting saat ini adalah dirinya tidak kenapa-napa.
"Sebentar, kenapa aku kayak kenal motor nya yah, " Gumam Raihan dalam hati, entah kenapa tiba-tiba ia merasa kenal dengan motor yang barusan.
"Ah tidak mungkin, " Raihan menghilang segala kemungkinan yang ia pikirkan saat ini tentang siapa wanita itu.
Rossy pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju kantor, sedangkan saat ini Adisty sudah sampai di depan rumahnya Lily dan juga Andra.
Adisty turun dari motornya lalu membuka helmnya dan membereskan penampilan nya saya ini yang terlihat sangat berantakan, setelah menurutnya selesai ia langsung pergi ke pintu utama rumah itu.
"Permisi, " ucap Adisty sambil mengetuk pintu.
"Iya tunggu sebentar, " balas seseorang dari balik pintu rumah itu.
Saat Lily membuka pintu rumahnya ia benar-benar terkejut dengan siapa yang saat ini ada di hadapannya, " Ahhhh aku gak mimpi kan? " tanya Lily pada dirinya sendiri.
"Ya enggak lah, mau aku pukul? " tawar Adisty sambil tersenyum dan merentangkan tangannya.
"Ah Adisty kapan pulang? " tanya Lily sambil memeluk Adisty.
"Tadi pagi, " balas Adisty yang saat ini sedang berpelukan dengan Lily.
"Ya udah masuk yuk, " ajak Lily yang telah melepaskan pelukannya Adisty.
__ADS_1
Mereka berdua pun masuk ke rumah Lily dan duduk di sofa yang berada di ruang tamu, " Bentar yah, " ucap Lily sambil pergi menuju kamarnya.
Lily berniat mengambil anaknya yang akan ia perkenalkan pada Adisty, ia juga tau kenapa Adisty ke rumahnya, pasti Adisty mau menemui anaknya ini.