Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 10 Banyak Wanita


__ADS_3

Di akhir pekan di hari Sabtu, Sean biasa menghabiskan waktunya di villa mewahnya yang ada di dekat pegunungan.


Di villa itu semua fasilitasnya lengkap. Di sana tersedia berbagai hiburan mulai dari casino, bar, tempat bermain billiard, kolam renang dan lain sebagainya.


Semua fasilitas itu dibuka untuk umum setiap hari kecuali di akhir pekan yang hanya bisa di nikmati oleh dirinya atau beberapa tamu penting dan teman dekat saja.


“brak... !”Sean turun dari mobil dan berjalan masuk menuju ke Villa.


Dari dalam villa keluar beberapa orang wanita saat mengetahui lelaki itu datang.


“Hai Sean... hari ini kau ingin di temani oleh siapa ?”tanya salah seorang wanita mengenakan gaun seksi berwarna hitam yang maju menghampirinya.


Sean berhenti berjalan di depan para wanita tadi. Dia menatap satu persatu wanita yang ada di sana. Dia pun kemudian menunjuk salah satu wanita yang menurutnya malam ini terlihat paling cantik dan paling seksi di antara para wanita lainnya.


“Ah ya... terima kasih... kau sudah memilihku untuk menemanimu malam ini.”jawab seorang wanita yang berbunga-bunga karena terpilih untuk menemani lelaki paling di buru oleh para wanita itu.


Wanita yang mengenakan gaun berwarna salem itu pun segera maju dan berjalan di samping Sean yang masuk ke villa.


“Hmm... kali ini kita tidak beruntung...”ucap salah satu wanita pada temannya karena tidak terpilih untuk menemani sean malam ini dan rasa iri pada teman wanitanya yang terpilih.


Di dalam villa Sean menuju ke tempat bermain billiard berada. Di dalam sana sudah ada beberapa temannya lelaki yang sudah menunggunya.


“Sean... akhirnya kau datang...”ucap seorang lelaki menghampiri Sean bersama teman lainnya.


“Harry... ayo kita main sekarang...”balas Sean berjalan bersama dengan Heri dan teman lainnya lalu melepaskan tangan wanita yang tadi menemaninya dari lengannya.


Harry dan yang lainnya menata bola di tengah meja billiard. Sementara Sean mengambil stik yang ada di sudut ruangan di dekat meja billiard.

__ADS_1


“Ayo mulai.... kau duluan saja...”ucap Harry memberi kesempatan pada Sean untuk bermain duluan.


Sean langsung membidik bola dengan stik yang dipegangnya.


“Dug.... !”dengan satu sodokan dia berhasil memasukkan tiga bola. Dia kemudian mengangkat stiknya dan membiarkan Harry bermain.


Selama dua jam ke depan Sean bermain bergantian dengan temannya yang ada di sana dan hasil akhirnya Sean yang memenangkan permainan itu.


Selesai bermain billiard Sean keluar dari ruangan itu dan menuju ke ruangan lain. Saat dia masuk ke ruangan lain wanita yang menemaninya tadi tidak mengikutinya karena di ruangan lain akan ada wanita lain yang akan menemani Sean.


“Tap... tap... tap...”Sean berhenti di depan bar. Dia melihat ada beberapa wanita yang yang berharap akan dipilih olehnya untuk menemani dirinya malam ini.


“Hmm... semua wanita ini terlihat sama. Bahkan sikap mereka pun sama. Aku ingin sesuatu yang beda.”batinnya saat melihat para wanita tadi dan sama sekali tidak tertarik pada mereka. Sepintas lelaki itu teringat pada sosok Alexa yang di lihatnya dari sosial media namun dia hanya sekedar mengingatnya saja tidak lebih.


Sean hanya menatap para wanita tadi kemudian berlalu meninggalkan mereka dan masuk ke bar.


“Hai Sean... boleh aku duduk di sini ?”tanya seorang wanita menghampirinya dan menyapanya.


“Ya tentu...”jawab lelaki itu singkat.


Wanita bergaun merah yang barusan menyapanya seketika duduk di depannya sambil membawa segelas minuman berisi anggur merah.


“Sean... minum lah ini...”ucap wanita tadi menyerahkan satu gelas minuman berisi anggur merah pada Sean.


Sean menerima gelas dari wanita tadi dan melihatnya sebelum meminumnya.


“Meskipun tak beraroma tapi aku tahu dalam minuman ini dicampurkan obat yang sangat kuat.”batinnya saat melihat aroma dan teksturnya yang berbeda kemudian menaruhnya kembali ke meja.

__ADS_1


Sean yang ingin tahu motif apa di balik wanita tadi mendekati dirinya tak tinggal diam.


Lelaki itu menoleh ke samping kiri ke arah seorang lelaki yang menjadi bartender di tempat itu. Sean menatap lagi tadi sambil tersenyum. Dan ternyata si bartender mengerti kode yang dikirimkan oleh Sean padanya.


Bartender tadi berjalan ke belakang dengan alibi mengambil beberapa botol anggur untuk pesanan beberapa pengunjung.


Setelah tiba di belakang bartender tadi langsung menuju ke pusat saklar.


“klak... !”Lelaki itu mematikan saklar dan seketika lampu di tempat itu padam meskipun hanya dalam waktu beberapa menit saja.


Di tengah suasana yang gelap Sean segera menukar gelasnya dengan gelas milik wanita yang ada di depannya.


Sepuluh detik setelahnya lampu kembali menyala.


“Cheers...”Sean mengambil gelas berisi anggur dan mengajak wanita tadi untuk meminumnya.


Tanpa ragu dan cemas dua orang itu menghabiskan anggur dalam gelas tadi.


Setelah lima belas menit wanita tadi merasakan kepalanya pusing dan pandangan matanya kabur.


“plak... plak...”Sean menepukkan tangannya saat Linda sudah sudah tak sadarkan diri di meja.


Dan setelahnya beberapa lelaki berotot segera datang dan membawa Wanita itu pergi dari sana lalu membawa ke suatu ruangan.


Mereka memeriksa apa saja yang dibawa oleh Linda dan mendapati wanita itu membawa alat perekam dan mereka langsung menghancurkannya di tempat.


Begitulah begitu banyak wanita yang ingin dekat dengan lelaki itu, apa pun niatnya baik maupun buruk.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2