
Serigala itu semakin dekat dengan Alexa. Sedangkan Sean yang khawatir padanya segera berlari dengan cepat dan menarik dari situ menjauh dari serigala.
“bugh... !”Serigala Neng datang dari arah belakang Sean dan bertubrukan dengan serigala yang tadi akan menyerang Alexa.
Alhasil saat ini mereka berdua dikepung oleh serigala dan dua ekor Serigala lagi datang menyusul temannya.
“Kenapa tiba-tiba ada serigala ?”ucap Alexa panik menatap serigala yang mengepung mereka berdua.
“Aku yakin ini pasti ada hubungannya dengan Austin Bertrand.”jawab Sean singkat.
Alexa dan Sean saling memunggungi dan menatap masing-masing dua serigala yang ada di depan mereka.
“Nona Alexa apa kau bisa mengatasi tamu mu ?”tanya Sean menoleh ke samping kiri.
“Kurasa kau tak perlu memanggil ku nona lagi. Cukup panggil namaku saja. Aku akan mengatasinya. Bagaimana denganmu tuan Sean, apa kau bisa mengatasinya sendiri ?”jawab Alexa sambil menoleh ke kiri.
“Tentu saja aku bisa.”jawab Sean singkat.
Dua Serigala yang seperti haus darah maju dan memperlihatkan gigi taringnya yang tajam pada Alexa.
“Bugh... bagh... bugh....!”Alexa melompat dan dengan cepat mendarat di atas tubuh dua serigala tadi lalu dia menghantamkan tubuh serigala itu ke tanah dengan keras sekali.
“kaing....”dua serigala tadi merasakan kesakitan dan mereka segera lari terbirit-birit menuju ke semak sebelum Alexa menghajarnya lagi.
“Kau butuh bantuan tuan Sean ?”ucap Alexa yang menepuk tangannya untuk membersihkan bulu serigala yang menempel di sana.
Sean hanya diam saja dan dia tak menyangka saja Alexa bisa menumbangkan dua serigala tadi dengan mudah dan lebih cepat dari dirinya.
“Bugh... bugh !”Sean mencekik seekor serigala yang ada di dekat kakinya lalu dia menghantamkan tubuh nya ke serigala lainnya dengan keras.
“kaing...kaing...”dua serigala tadi merasakan kesakitan dan segera lari tunggang langgang ke arah sebelum kembali dihajar oleh Sean.
__ADS_1
“haah....”Sean berbalik dan menghirup nafas lega tamu tak di undang mereka pergi.
Mereka berdua kembali berjalan beriringan menuju ke tempat Victor menunggu mereka.
Di lain tempat seorang bodyguard yang melihat serigala kirimannya kembali dengan terluka, kembali menghubungi seseorang.
“Ya baik tuan. Perintah akan segera dilaksanakan.”jawab boneka tadi setelah telepon tersambung.
Bodyguard tadi mengirimkan sinyal sonar kecil udara pada rekannya yang lain.
Di saat Sean dan Alexa hampir sampai ke tempat Victor berada. Terdengar suara dari udara.
“whirrr...”dua buah helikopter datang mendekati mereka.
Sean yang mengira Sivan mengirimkan helikopter untuknya tersenyum lebar dan melambaikan tangannya.
“Victor.... kemari ! Bantuan sudah datang !”teriak Sean memanggil sopirnya.
“Tuan mundur ! Itu bukan kiriman dari Fantôme !”teriak Victor yang baru menyadari jika ada perbedaan yang mencolok di sana.
“Apa... ?!”Sean terkejut dan seketika mundur bersama Alexa namun sudah terlambat.
“whirr... !” dua helikopter tadi menurunkan jaring besar yang dengan cepat menangkap Alexa dan Sean.
“Apa-apaan ini ?!”teriak Sean dan Alexa bersamaan. Mereka berdua mencoba membebaskan diri dari jaring yang membungkus tubuh mereka namun semuanya sia-sia saja.
“whir....” dua helikopter tadi segera menarik jaring yang sudah mereka bentangkan lalu kembali mengudara setelah berhasil menangkap Sean dan Alexa.
Victor tiba di tempat Sean berada sebelumnya dan melihat tuannya sudah di bawa pergi oleh helikopter tadi.
“Tidak.... kembalikan tuan ku !”teriak Victor kencang menetap ke atas.
__ADS_1
Ia pun berlari mengejar helikopter itu hingga kakinya tersangkut pada sebuah pohon dan membuatnya jatuh.
“bugh.... !”Victor jatuh karena tersandung. Dia pun hanya bisa melihat helikopter itu membawa Sean pergi.
Victor berdiri Islam menyingkirkan kayu yang menjepit kakinya. Ia kemudian berjalan kembali menuju ke tempatnya semula.
Dari kejauhan dia melihat dua mobil hitam datang ke arahnya.
“Ckiit...”mobil berhenti di dekat mobil Victor berada. Sivan dan yang lainnya keluar dari mobil lalu berjalan menghampirinya.
“Dimana tuan Sean ?”tanya Sivan saat melihat kita berjalan seorang diri dengan raut muka tak berdaya.
“Sivan... kau lama sekali baru datang. Kami sudah lama sekali menunggumu. Sekarang tuan di tangkap oleh helikopter bersama dengan nona Alexa.”jawab Victor menjelaskan apa yang barusan terjadi pada bos mereka.
Sivan terkejut sekali pada laporan yang diberikan oleh Victor barusan dan dia masih belum sepenuhnya memahami masalah yang terjadi.
“Siapa yang menangkap tuan ?”tanya Sivan.
“Aku juga tidak tahu siapa yang menangkap tuan. Entahlah setelah keluar dari rumah Tuan Austin Bertrand kami menemui beberapa masalah di jalan.”jawab Victor menceritakan meskipun tidak tahu hal itu berhubungan atau tidak.
“Aah... hal ini pasti ada kaitannya dengan lelaki itu. Sudah bisa dipastikan yang menangkap tuan adalah dia, karena ini masih wilayahnya.”balas Sivan menanggapi sambil merupakan tangan.
Ia habis pikir kenapa lelaki itu menangkap Sean yang notabene tak punya salah padanya.
“Baiklah kau pulang dulu dengan beberapa tim Fantôme. Aku akan melakukan investigasi dan mengejar helikopter yang menangkap tuan Sean.
Victor masuk ke mobil bersama tim Fantôme lainnya lalu segera keluar dari hutan. Sedangkan Sivan mencoba menghubungi tim Fantôme lainnya yang ada di markas untuk mengirimkan bantuan ke tempatnya sekarang juga.
Sementara itu di dalam helikopter seorang lelaki menahan Alexa dan mengikat tangannya serta membuatnya duduk dalam keadaan terikat.
BERSAMBUNG....
__ADS_1