Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 80 Ciuman Pembangkit Kesadaran


__ADS_3

Di lain tempat Alexa saat ini sudah sadarkan diri dari pengaruh obat bius. Gadis itu berada di sebuah ruangan.


“Hiss... kepalaku pusing sekali, dimana ini ?”gumam Alexa saat membuka mata dan melihat ke sekitar.


Ia pun berdiri mencoba memeriksa ruangan tempatnya berada saat ini. Tidak ada jeruji besi yang mengurungnya, hanya ruangan tertutup dan terkunci rapat.


“Apa aku kembali di sekap ? Tapi aku sedikit beruntung tubuh ku tidak terikat.”gumam Alexa kembali duduk setelah mengingat apa yang terjadi sebelumnya.


“Apa Austin Bertrand yang menangkap ku kembali ? Tapi Kenapa dia menangkap ku lagi ?”batin Alexa habis pikir dan tak mengerti apa yang dipikirkan oleh lelaki tua itu.


Beberapa menit kemudian Alexa mendengar suara sebuah mobil berhenti di sekitar ruangan tempatnya di tahan.


“tap... tap... tap...” terdengar suara langkah beberapa orang Setelah turun dari mobil menuju ke tempat yang berada.


“Lebih baik aku pura-pura tidur saja agar bisa melihat apa yang sebenarnya ingin mereka lakukan.”batin Alexa menatap ke arah pintu.


Ia pun segera kembali ke sudut ruangan tempatnya tadi berada. Gadis itu meringkuk dan memejamkan mata.


“klik...”seseorang membuka pintu lalu masuk ke ruangan.


“Turunkan saja lelaki ini di sini !”ucap seorang lelaki pada raganya yang membawa tubuh Sean yang masih tak sadarkan diri akibat pengaruh obat tidur.


Seorang lelaki lain berjalan menuju ke tempat Alexa berada.


“Hmm.... gadis ini masih tidur rupanya. Bawa lelaki itu ke sini saja !”ucap seorang lelaki yang terlihat Sepertinya dia merupakan pemimpinnya memberi perintah.


Lelaki lain kemudian membawa tubuh Sean dan menempatkannya di dekat Alexa.


Alexa tidak tahu siapa lelaki yang barusan disekap bersamanya.


“Aroma ini... ini aroma parfum Sean. Apa dia jika ikut tertangkap ?”batin Alexa tak berani membuka mata saat mencium aroma khas parfum Sean yang dia hafal.

__ADS_1


“Kalian berdua tunggu di sini sampai bos kami datang sendiri !”ucap lelaki tadi menatap Alexa dan Sean bergantian.


“Tugas kita sudah selesai. Ayo kita pergi dari sini secepatnya.”ucap lagi tadi memberi perintah. Dan mereka semua keluar dari ruangan itu.


“bam....”suara pintu tertutup.


“klik...”mereka segera mengunci kembali pintunya.


“broom.... !”mobil meluncur meninggalkan tempat Sean dan Alexa ditahan.


Setelah keadaan dirasa benar-benar aman Alexa membuka mata dan melihat ke arah samping.


“Sean... ! Bagaimana bisa kau ada di sini ?”pekik Alexa yang terkejut sekali melihat Sean berada di sampingnya dalam kondisi tak sadarkan diri.


“Pasti dia dibius sama seperti ku.”gumam Alexa menggeser duduknya lebih mendekat dan melihat lelaki itu masih memejamkan matanya.


Alexa melihat Sean dari dekat. Entah kenapa tiba-tiba dia ingin menyentuh pipinya.


“Maaf karena aku kau jadi ikut terseret masalah bersamaku.”ucap Alexa lirih merasa bersalah menatap wajah Sean.


“Apa yang ku lakukan ?”Dengan cepat ia pun segera menyingkirkan tangannya dari bibir ranum Sean sebelum lelaki itu bangun dan salah paham padanya.


“greb... !”dalam keadaan masih belum sadar Sean meraih tubuh Alexa yang ada di depannya.


Alexa melihat lelaki itu yang tiba-tiba berkeringat dingin dan mengigau.


“Ibu... tolong jangan pergi ! jangan tinggalkan ayah dan aku. Aku janji akan menjadi anak yang penurut !”ucap Sean berteriak dan mempererat pelukannya pada Alexa.


“Lepaskan aku... apa yang kau lakukan padaku ?”ucap Alexa menarik mundur tubuhnya sambil mendorong tubuh Sean namun lelaki itu erat sekali memeluknya dan dia tak bisa melepaskan dirinya.


Sean terlihat meronta entah apa yang dimimpikannya dan dia pun menarik Alexa lebih erat mendekat pada dirinya.

__ADS_1


“bugh... !”tanpa sengaja bibir Alexa menyentuh bibir merah Sean.


“Bibir lembut siapa ini yang mencium ku ? Aku merasakan sentuhan ini sebelumnya.”batin Sean dan mencoba bangkit dari kesadarannya.


Dalam keadaan hampir sadar Sean mencium lembut bibir Alexa kemudian membuka mata.


“Alexa apa itu kau ?”ucap Sean membuka mata dan mendapati gadis itu ada di depannya.


Dia mengira Semuanya mimpi dan baru menyadari jika dirinya mencium bibir Alexa.


“Maaf... aku tidak bermaksud demikian.”ucap Sean mengakhiri ciuman dan mengalihkan pandangan karena merasa malu.


Alexa segera duduk dan menggeser duduknya menjauh dari Sean.


“Ya tak apa...”jawab Alexa singkat karena mengetahui lelaki tadi melakukannya dalam keadaan tidak sadar.


Di lain tempat, Austin Bertrand sedang berada di dalam sebuah mobil dan meluncur menuju ke tempat dua orang tadi ditahan setelah mendapatkan laporan dari pengawalnya.


“ckiit...”suara mobil berhenti di dekat ruangan mereka.


Mereka berdua seketika langsung menoleh ke arah pintu.


“Siapa lagi yang datang kemari ?”ucap Alexa yang masih duduk di depan Sean.


“Klak... !”Tiba-tiba pintu terbuka, terlihat sosok lelaki berkacamata hitam dan bertopi hitam masuk ke ruangan setelah menutup kembali pintunya.


“Austin Bertrand ?! Sudah kuduga itu pasti kau !”ucap Sean saat melihat lelaki tadi melepas kacamata hitam dan topi hitamnya.


“Kita akhirnya bertemu lagi di sini. Aku tidak menyangka ternyata aku sedang mengganggu adegan romantis kalian berdua.”jawab Austin sambil tersenyum kecil.


“Lelaki sialan katakan pada kami apa sebenarnya mau mu ?!”balas Sean menatap lelaki di depannya dengan tatapan geram dan penuh kebencian setelah apa yang dia lakukan pada dirinya.

__ADS_1


Alexa berbalik dan ikut menatap lelaki di depannya dengan penuh kebencian karena membuat dirinya terluka.


BERSAMBUNG....


__ADS_2