Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 49 Kabur


__ADS_3

Keesokan harinya Alexa bangun di pagi hari setelah akhirnya tertidur selama tiga jam. Gadis itu duduk di tepi tempat tidur dan melihat ke sekitar.


“Rupanya sudah pagi sekarang...”gumamnya saat melihat secerdas sinar yang menerobos masuk ke ruangan itu melalui kisi-kisi jendela.


Alexa kemudian berdiri dan berjalan sampai di depan jendela lalu berhenti di sana. Dia membuka tirai jendela untuk melihat pemandangan di luar ruangan.


“Aku ingin pergi dari tempat ini...”gumamnya terus menatap keluar jendela.


Alexa kembali menatap ke sekitar untuk mencari jalan keluar.


“Aku harus keluar dari tempat ini lebih dulu apapun caranya baru aku mengambil kembali liontin ku...”batin Alexa melihat ruangan itu dengan lebih cermat lagi.


Gadis itu kemudian berjongkok dan melihat ke bawah kolong tempat tidur untuk mencari sesuatu yang bisa dia gunakan untuk membuka ruangan itu namun sayang dia tak menemukan apapun di sana.


Alexa beralih menatap ke atas dimana di sana ada sebuah pintu kecil di langit-langit.


“Apa itu.... apakah aku bisa keluar lewat sana ?”gumamnya saat melihat pintu berukuran 60x60 cm.


Alexa kemudian naik ke atas tempat tidur dan membuka pintu yang ada di langit-langit. Di sana terlihat rangkaian kabel panjang yang menuju ke suatu ruangan.


“Mungkin ini adalah kabel jaringan listrik di ruangan ini. Apa aku harus lewat sini...”ucap Alexa lagi setelah melihat di balik pintu itu dan menutup pintu itu kembali.


Alexa mencari alternatif lain dan melihat kaca jendela yang dipasang teralis di sana.


“Aku tidak bisa keluar lewat jendela itu...”gumamnya yang ingin keluar lewat jendela dengan memecahkan kacanya.


Alexa beralih menatap pintu dan berpikir sejenak.


“Jika aku keluar lewat pintu... pasti sensor di ruangan ini akan menyala dan itu secara otomatis akan memberitahukan keberadaan ku pada mereka semua.”gumam Alexa lagi berpikir dan ternyata tak aman jika lewat pintu.

__ADS_1


Satu-satunya tempat yang menurutnya aman melarikan diri adalah pintu yang merupakan tempat jaringan kabel penerangan di ruangan itu.


“Baiklah sebaiknya aku mencoba lewat sini saja dan segera bergegas sebelum ada yang ke sini dan memeriksa ku.”ucap Alexa kembali berdiri di depan tempat tidur menatap ke atas.


Gadis itu kemudian naik ke tempat tidur. Dia membuka pintu itu yang seukuran dengan lebar tubuhnya lebar-lebar.


“Hap...”Alexa melompat dan berpegangan pada tepi pintu langit-langit.


Alexa menggeser tubuhnya ke atas pelan-pelan dan akhirnya seluruh tubuhnya bisa masuk ke ruangan panel kabel itu.


“Aku harus berhati-hati sekali di sini jangan sampai aku menyentuh salah satu kabelnya...”batinnya saat melihat puluhan kabel besar yang berbelit dan tersusun rapi di sana.


Alexa terus bergerak merayap dengan pelan sampai menuju ke ujung pintu keluar lainnya.


“kriek...”Alexa melihat sebuah pintu di ujung dan dia segera membukanya.


“Ini ada dimana...”gumam Alexa yang masih berada di dalam ruangan panel kabel.


Dia pun Berhenti sejenak dan melihat ke atas untuk mencari pintu keluar lainnya. Dan benar saja dia melihat sebuah pintu lagi yang ada di di tepi ruangan.


“kriek...”Alexa membuka kembali pintu itu yang ternyata membawanya keluar dari sebuah ruangan dan saat ini dia berada di sebuah atap bangunan.


“Oh... aku sudah ada di luar sekarang...tapi di mana pintu keluarnya ?”gumamnya lagi.


Alexa berdiri di atas atap dan mengedarkan pandangan ke sekitar untuk mencari keberadaan pintu keluar. Namun Saya ingin mengamati semua bangunan di situ tampak sama.


“Aku cari jalan keluarnya sambil jalan saja...”


“flop... !”Alexa melompat turun dari atap bangunan dan menjejakkan kakinya ke lantai.

__ADS_1


Tak jauh dari tempat Alexa turun adalah kamar Sean.


Lelaki itu baru bangun tidur dan membuka matanya. Kebiasaan paginya membuka jendela untuk membiarkan udara bersirkulasi.


“whoosh....”angin pagi segar menerobos masuk ke jendela kamarnya.


Sean berdiri di depan jendela dan melihat keluar jendela. Tatapan nya kemudian terhenti pada sosok seseorang yang berlari dengan cepat melintasi ruangan yang ada di depan kamarnya.


“Tunggu... siapa itu pagi-pagi sekali berlarian di sana ?”ucap Sean menatap sosok beberapa meter di depan kamarnya.


Sean melihat seseorang itu seperti sosok yang dikenalnya.


“Siapa tadi itu..... kenapa mirip sekali dengan Alexa ?”gumamnya.


Tanpa pikir panjang dia pun segera mengambil laptopnya yang masih menyala dan melihat rekaman CCTV tempat di mana Alexa ditahan.


“Sial... ternyata dia sudah tak ada di ruangan itu. Jadi itu tadi adalah dia ?”pekik Sean terkejut dan habis pikir bagaimana gadis itu bisa kabur secepat itu tanpa sepengetahuan dirinya atau yang lainnya.


“Tak ada waktu untuk melihat mundur rekaman CCTV dan sekarang aku harus menangkap dia sebelum dia kabur dari sini.”gumam Sean saat akan melihat rekaman mundur CCTV.


Lelaki itu kemudian menaruh laptopnya ke meja sambil terus melihat nya dan berjalan menuju ke pintu.


Tepat di saat Alexa melewati pintu kamar Sean, lelaki itu segera membuka pintu dengan cepat.


“greb...!”Sean menarik tangan Alexa dan memegangnya dengan erat.


Alexa berbalik dan mendapati Sean menangkap dirinya.


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2