
Kali ini Alexa memutuskan untuk tidak bermain di pantai lagi karena hari masih pagi dan selain itu dia tak mau kalungnya tersangkut lagi di karang seperti beberapa waktu yang lalu.
Gadis itu memilih untuk duduk dan mengamati dari kejauhan para turis yang di pandunya kali ini.
“whoosh....”Angin berhembus sedikit kencang dan membuat topi yang saat ini dikenakan oleh Alexa terbang tertiup angin menuju ke tempat lain.
“Ah... sial... !”ucap Alexa saat melihat topinya yang terlepas. Dia pun berlari mengejar topinya di tengah keramaian dan melewati banyak turis yang sedang berjalan di sana.
“buk...”di tengah jalan Dia membentur bahu seorang turis.
“Oh, I'm sorry sir...”ucap Alexa pada seorang lelaki bule yang di tabrak nya dan lelaki itu ternyata adalah Sean.
Sean terpaku menatap gadis di depannya. Dia tak menyangka akhirnya bisa menemukan gadis yang dicarinya juga.
“Akhirnya aku menemukan mu juga...”batin Sean menatap langsung ke mata Alexa.
“Oh... it's okay...”jawab Sean singkat dan tak mempermasalahkan hal itu.
Alexa pun segera berlari kembali untuk mengejar topinya dan meninggalkan Sean.
Sementara Sean berbalik dan melihat Alexa. Dia pun menepi dan bersembunyi di balik keramaian untuk mengawasi Alexa.
“Dapat.... !”ucap Alexa yang berhasil mengambil topinya dengan sedikit melompat ke udara dan meraihnya.
Dia pun kembali berjalan ke tempatnya tadi berada setelah mendapatkan topinya.
Sementara Sean yang melihat dari kejauhan dan mengawasi setiap gerak-gerak Alexa hanya menggelengkan kepalanya saja melihatnya.
__ADS_1
“Gadis itu benar-benar bukan gadis biasa. Ku rasa mungkin akan sedikit merepotkan mengambil apa yang ku cari...”batinnya berpikir tak akan semudah seperti yang dia bayangkan.
Setelah Alexa Berjalan jauh darinya dia mencoba mengikuti gadis itu di tengah keramaian untuk mengetes ketajaman feeling Alexa.
Alexa berjalan dengan santai sambil memakai topinya kembali dan membuatnya agar tidak mudah lepas terkena angin.
Dia merasa ada seseorang yang mengikutinya dan dia pun berhenti sejenak kemudian menoleh ke belakang untuk memeriksanya sendiri.
“Aneh... aku merasa seperti diikuti oleh seseorang... tapi ternyata tidak ada yang mengikuti ku.”batin Alexa saat menatap ke belakang dan semuanya terlihat ada yang mencurigakan dan mengikuti dirinya.
Dia pun berjalan lagi tiga langkah untuk mengetes apa benar ada yang mengikutinya.
“tap... tap... tap...”Alexa berjalan kemudian berhenti dan melihat ke belakang.
Sean yang saat itu mengikutinya segera bersembunyi di tengah keramaian agar tidak ketahuan.
Alexa kembali berjalan dan pura-pura tidak gugup. Dia mencoba tenang kemudian mempercepat langkahnya dan mengambil jalan lain.
Sean berjalan pelan dan mengikuti Alexa kemanapun dia pergi.
“Ternyata gadis itu mempunyai feeling tajam dan itu berarti aku tak bisa mengambilnya dengan paksa dan aku harus menggunakan cara yang halus untuk mengecoh nya....”gumam Sean yang mencoba menahan gerakannya dan beralih pada rencana lainnya.
Hari semakin siang dan Alexa menuju ke kios yang ada di sepanjang Resort pantai Anyer untuk membeli minuman sekedar untuk melepas dahaganya.
“Bu... tolong dua air mineral...”ucap Alexa di sebuah kios memesan minuman.
Penjual kios itu sudah hafal dengan Alexa dan tanpa perlu menyebutkan jenis minuman apa yang dipesan oleh gadis itu, wanita itu menyerahkan dua botol minuman isotonik pada Alexa.
__ADS_1
“Terima kasih bu...”ucap Alexa menerima 2 minuman tadi sambil menyerahkan beberapa lembar uang.
“gleg.... gleg... gleg...”Alexa langsung menenggak habis dua botol minuman tadi.
“Klang... !”suara Alexa membuang botol kosong ke tempat sampah.
Selesai minum dia pun tak langsung kembali ke area resort. Dia memutuskan untuk duduk sebentar di kursi yang disediakan di kios sekedar menyandarkan punggungnya yang terasa kaku.
“tap... tap... tap...”Alexa mendengar suara derap langkah kaki menuju ke tempatnya duduk.
“Srak...” suara seseorang menarik kursi di depannya.
Dia melihat seorang turis akan duduk di depannya.
“Orang ini... bukannya dia adalah orang yang tadi ku tabrak saat mengambil topi ku...”batin Alexa melihat Sean yang berdiri di depannya memegang kursi dan masih mengingat wajahnya meskipun hanya sebentar berpapasan dengannya.
“Excuse me miss... may i sit here ?”Ucap Sean bertanya sekaligus meminta izin terlebih dulu pada Alexa sebelum dia duduk.
“Yes, you may sit there, sir...”balas Alexa singkat dan tanpa punya prasangka buruk pada turis itu.
Sean ingin menahan Alexa sebentar dan mengajaknya ngobrol sebentar sambil melihat liontin yang dikenakannya untuk memasukkannya Apakah itu asli atau tidak.
“Excuse me miss... could you do a favor... ? Tell me please what kind of good taste drinks here ?”ucap Sean bertanya pada Alexa untuk memberitahu nya minuman apa yang terkenal di tempat itu.
Alexa menjelaskan minuman apa saja yang terkenal di kios itu pada Sean. Sementara lelaki itu tampak melihat liontin Alexa dan mengamatinya.
BERSAMBUNG.....
__ADS_1