Ku Kejar Kau Ke Paris

Ku Kejar Kau Ke Paris
Eps. 37 Tes Kerja


__ADS_3

Dyana heran Kenapa Alexa yang berasal dari luar negeri bisa sampai mengenal sosok Sean dan jadi berpikir jika memang lelaki itu sangat populer dan terkenal hingga ke negara lain.


“Aku tidak mengenalnya dengan baik. Aku pernah bertemu dengannya beberapa kali saja di sebuah acara amal.”jawab Dyana menjelaskan pada Alexa.


“Oh begitu...”balas Alexa yang sempat berharap jika Dyana kenal dekat dengan Sean dan mungkin saja dia bisa membantunya.


Meskipun kecewa karena Dyana ternyata tidak dekat dengan Sean, namun Alexa bisa kenal dan bertemu dengan Dyana.


Mereka kemudian pun melanjutkan obrolan sampai hidangan makanan mereka habis.


Tiga puluh menit kemudian Alexa memutuskan untuk kembali ke penginapan karena hari sudah larut.


“Dyana senang bertemu dengan mu. Ku harap kau punya waktu luang lagi dan kita bisa bertemu kembali.”ucap Alexa kemudian berdiri dari tempat duduknya dan berpamitan pada gadis itu.


“Aku juga senang bertemu dengan mu. Kita bisa bertemu lagi di lain waktu. Jika kau ada kesulitan di sini bilang saja maka aku akan membantumu.”balas Dyana tersenyum lebar pada Alexa dan sudah menganggap gadis itu sebagai temannya.


“Sampai jumpa lagi...”ucap Alexa perjalanan keluar dari cafe dan melambaikan tangannya.


Dyana tersenyum dan balas melambaikan tangan pada Alexa. Dia pun kemudian kembali duduk di tempatnya tadi dan bergabung kembali bersama temannya.


Dyana baru menyimpan nomor ponsel Alexa setelah mereka saling bertukar nomor ponsel tadi.


“tap... tap... tap...”Alexa berjalan kaki dengan tersenyum menuju ke penginapan.


“kriek....”Sepuluh menit kemudian dia tiba di penginapan dan langsung masuk ke kamarnya.


Alexa berganti baju dan merebahkan diri di tempat tidur, memejamkan matanya.


Beberapa jam kemudian, Alexa yang sudah tidur pulas masuk ke alam mimpi.


Dalam mimpi Alexa bertemu dengan sosok Sean. Dia melihat lelaki itu di area Resort di pantai Anyer.


Alexa menemani Sean secara pribadi di sana bahkan naik jet ski yang sama di tengah lautan.

__ADS_1


Terlihat mereka berdua tertawa bersama dan tampak Sean sesekali memeluk pinggangnya.


“Sayang... biar aku yang ganti mengemudikannya.”ucap Sean sambil memegang setir jetski.


“Tidak... aku masih ingin mengemudikannya.”jawab Alexa menolak dan tetap memegang setir jetski.


Namun Sean tetap memegang setir jetski, dan akhirnya Alexa mengalah memberikan kemudi itu pada Sean.


“Terima kasih sayang... aku pinjam sebentar nanti akan ku kembalikan padamu.”ucap Sean lalu mencium kening Alexa.


Tiba-tiba Alexa terbangun di tengah malam dengan berkeringat dingin.


“Bah... mimpi apa aku barusan ? kenapa aku bermimpi menjadi kekasih dari lelaki itu ?!”ucap Alexa sambil mengusap keningnya menghilangkan bekas ciuman Sean yang terasa nyata baginya.


Alexa merasa kemudian menatap jam dinding yang menunjukkan pukul 01.00 dini hari.


“Sebaiknya aku tidur lagi Dan semoga saja aku tak bermimpi pria itu.”gumam Alexa kemudian kembali tidur dan memeluk guling.


“Aku terus segera berangkat tidak boleh terlambat...”gumam Alexa yang masih merasa ngantuk dan sebenarnya ingin kembali tidur di tengah dinginnya cuaca saat ini.


Alexa berdiri dan masuk ke kamar mandi. Beberapa saat kemudian gadis itu keluar dari kamar mandi dan ganti baju.


Alexa duduk di depan sebuah cermin kemudian merias dirinya.


“Sudah selesai...”ucapnya menutup lipstik yang barusan dipakainya dan memasukkannya ke dalam tas.


Alexa melihat menu sarapan pagi yang terhidang di meja dan segera memakannya.


Selesai makan dia pun keluar dari penginapan dan menuju ke jalan raya untuk menunggu taksi.


“Taksi.... !” Panggil Alexa dengan bersemangat saat melihat taksi melintas di depannya.


Taksi itu berhenti dan Alexa segera masuk duduk dengan tenang di belakang.

__ADS_1


“Pak.... tolong antar aku ke Aldric Groupe.”ucap Alexa memberitahukan tempat tujuannya pada sang supir.


Supir di sana tak banyak bicara. Supir itu mengangguk dan mengantar Alex a menuju ke perusahaan Sean.


Sementara itu di perusahaan Sean, di sebuah ruang khusus tampak beberapa HRD sudah datang lebih awal dan duduk di tempatnya masing-masing menunggu jam tes dimulai.


Di luar ruang test, tepatnya di lobi banyak para peserta tes sedang duduk menunggu tes dimulai.


Taksi berarti tepat di depan perusahaan Sean.


“Sudah sampai nona...”ucap sang supir memberitahu.


“Terima kasih banyak...” jawab Alexa kemudian segera membayar ongkosnya lalu turun dari taksi.


“tap... tap... tap...”Alexa berjalan menuju ke perusahaan Sean.


Sesampainya di lobby dia menemui petugas resepsionis dan menyampaikan pada mereka Jika dia adalah panggilan tes hari ini.


“Baik nona silakan duduk dulu di sana bersama yang lainnya untuk menunggu.


Sepuluh menit kemudian seorang HRD turun dari lantai santai satu dan mengajak para peserta tes untuk mengikutinya naik ke lantai ke satu menuju ke sebuah ruang tes secara bergantian.


Alexa masuk sebuah lift bersama peserta tes lainnya. Saat pintu hampir tertutup dia melihat Sean keluar dari lift, Namun Sean tidak melihat dirinya.


“Sudah ku duga lelaki itu pasti datang untuk mengetes juga.”batin Alexa tersenyum lebar menatap sosok Sean.


Pintu lift tertutup dan dalam hitungan menit pintu kembali terbuka. Alexa perjalanan keluar kemudian menuju ke sebuah ruangan di mana di sana para peserta tes lainnya berkumpul.


BERSAMBUNG....


Dear all readers..... jangan lupa tinggalkan komen kalian di kolom komentar ya.


Salam...💋

__ADS_1


__ADS_2